Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan simbolis manfaat Jaminan Kematian kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam apel gabungan di Kabupaten Garut, 12 Oktober 2026.

Penyerahan simbolis manfaat Jaminan Kematian kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam apel gabungan di Kabupaten Garut, 12 Oktober 2026.

WARTAGARUT.COM – Sebanyak 82 ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Garut menerima manfaat Jaminan Kematian (JKM) dengan total nilai mencapai Rp2,659 miliar.

Penyerahan manfaat ini menjadi wujud nyata perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi keluarga pekerja yang ditinggalkan sekaligus bentuk kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Garut dalam memperluas perlindungan bagi masyarakat pekerja.

Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, dalam apel gabungan di Lapangan Apel Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (12/10/2026).

Penerima manfaat berasal dari berbagai kelompok pekerja, di antaranya perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengurus RT/RW, serta pekerja rentan yang memperoleh perlindungan melalui program pemerintah daerah.

Cakupan tersebut juga termasuk peserta program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 dan gerakan 1 ASN 1 Pekerja Rentan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Garut, Sandi Gandara, menyampaikan bahwa santunan yang diberikan bukan sekadar manfaat finansial, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarga yang ditinggalkan.

“Penyerahan manfaat Jaminan Kematian kepada 82 ahli waris dengan total nilai Rp2,659 miliar ini merupakan bukti bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan hidup keluarga pekerja. Kami berharap santunan ini dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup maupun mendukung masa depan keluarga,” ujar Sandi.

Baca Juga :  Hari Santri Nasional 202026, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Sandi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Garut atas komitmen dan konsistensinya dalam memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja yang memiliki keterbatasan ekonomi dan belum sepenuhnya mampu mengakses perlindungan secara mandiri.

Menurutnya, pekerja rentan merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perhatian bersama karena memiliki risiko sosial ekonomi yang dapat berdampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga apabila terjadi kecelakaan kerja maupun risiko kematian.

“Kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Garut menjadi langkah strategis untuk memastikan semakin banyak pekerja mendapatkan perlindungan. Melalui program seperti DBHCHT dan gerakan 1 ASN 1 Pekerja Rentan, kita membangun kepedulian bersama agar pekerja rentan juga memiliki jaring pengaman sosial ketika risiko kehidupan terjadi,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, tujuh ahli waris menerima santunan secara simbolis. Salah satunya adalah ahli waris Muslim Sapaat, perangkat Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, yang menerima total santunan dan manfaat sebesar Rp137.680.000.

Sementara itu, enam ahli waris lainnya masing-masing menerima santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta. Mereka merupakan ahli waris Oha Prayoga, perangkat Desa Sindangpalay; Yusep Saefuloh, anggota BPD Desa Karangsari; A. Muflih Afgani, anggota BPD Desa Giriawas; Aonadin, pengurus RT/RW Desa Cipangramatan; serta Rohaeni dan Manan Nurjaman, penerima manfaat program DBHCHT Tahun 2026.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, mengapresiasi sinergi yang terjalin dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Menurutnya, penyaluran manfaat tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada keluarga pekerja yang membutuhkan dukungan setelah kehilangan anggota keluarga.

Sandi menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan Garut akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, pemberi kerja, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk bagi pekerja informal dan pekerja rentan yang belum terlindungi.

“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk kepedulian dan investasi sosial bagi kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap pekerja memiliki kesempatan untuk mendapatkan perlindungan dan setiap keluarga memiliki kepastian bahwa mereka tidak harus menghadapi risiko sosial ekonomi sendirian,” tutup Sandi.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kabupaten Garut diharapkan dapat terus memperluas cakupan perlindungan sehingga manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan dapat dirasakan oleh semakin banyak pekerja dan keluarganya di Kabupaten Garut.***

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan
Baznas Garut Masih Menunggu Seleksi Pimpinan, Masa Jabatan Ketua Berakhir November
Cek Bansos BPNT 2026: Link Resmi dan Cara Cek Pakai NIK
Peringati HUT ke-25, Partai Demokrat Garut Gelar Donor Darah Serentak, Dukung Ketersediaan Darah PMI
PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama
Dirut PDAM Tirta Intan Garut Ungkap Pesan Sekda Jelang Purna Tugas
Sampah Menumpuk di Garut, Yudha Puja Turnawan Desak Anggaran 2027 Naik
Galaksi Security Academy Buka Diklat Satpam Kualifikasi Gada Pratama Angkatan I di Kabupaten Garut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Baznas Garut Masih Menunggu Seleksi Pimpinan, Masa Jabatan Ketua Berakhir November

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Cek Bansos BPNT 2026: Link Resmi dan Cara Cek Pakai NIK

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Peringati HUT ke-25, Partai Demokrat Garut Gelar Donor Darah Serentak, Dukung Ketersediaan Darah PMI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama

Berita Terbaru

Ucapan Sumpah Pemuda 2026

UCAPAN DAN TWIBBON

Ucapan Sumpah Pemuda 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 08:10 WIB

Plt Kepala MAN 1 Garut berfoto bersama siswi usai melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di ruang komputer MAN 1 Garut, Jalan Jend. Ahmad Yani Koropeak, Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Selasa (27/10/2026).

PENDIDIKAN

MAN 1 Garut Siapkan 348 Siswa Hadapi TKA 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:51 WIB

Ilustrasi Persebaya Surabaya menang 3-1 atas Madura United dalam Derbi Suramadu di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (26/10/2026).

Olahraga

Persebaya vs Madura United 3-1, Bajul Ijo Menang Dramatis

Senin, 26 Okt 2026 - 21:23 WIB