PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Garut meluncurkan PESONA Perikanan bersamaan dengan Kampanye Gemarikan 2026 di BBI Bayongbong, Selasa (3/11/2026).

Pemerintah Kabupaten Garut meluncurkan PESONA Perikanan bersamaan dengan Kampanye Gemarikan 2026 di BBI Bayongbong, Selasa (3/11/2026).

WARTAGARUT.COM – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Perikanan dan Peternakan secara resmi meluncurkan PESONA Perikanan dalam rangkaian kegiatan Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) Tahun 2026, yang dilaksanakan di Aula Balai Benih Ikan (BBI) Bayongbong, Kabupaten Garut, Selasa (3/11).

Peluncuran PESONA Perikanan menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Garut dalam mendorong pengembangan sektor perikanan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga penguatan kapasitas pelaku usaha, inovasi pengolahan, peningkatan nilai tambah produk, serta perluasan akses pemasaran hasil perikanan.

PESONA Perikanan merupakan inisiatif Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut yang mengedepankan penguatan kapasitas dan kompetensi, pemanfaatan teknologi, penguatan kelembagaan, serta kolaborasi sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk perikanan dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui program ini, para pelaku usaha perikanan, khususnya kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan, diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang semakin baik dalam mengembangkan produk olahan yang berkualitas, aman, inovatif, memiliki daya saing, serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Pengembangan teknologi pengolahan dan pengawetan, termasuk metode pengalengan dan retort, serta pemanfaatan pemasaran digital menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM perikanan Garut agar mampu berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut menyampaikan bahwa PESONA Perikanan diharapkan menjadi ruang pemberdayaan dan pengembangan usaha bagi masyarakat perikanan.

Peningkatan nilai tambah produk bukan hanya berkaitan dengan diversifikasi dan kualitas produk, tetapi juga bagaimana hasil perikanan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi nelayan, pembudidaya ikan, kelompok pengolah, dan seluruh pelaku usaha dalam rantai nilai perikanan.

Baca Juga :  MTsN 1 Garut Peringati Sumpah Pemuda, Paskibra Borong Prestasi

Dengan potensi pasar Kabupaten Garut yang besar, pengembangan produk perikanan segar maupun olahan memiliki peluang yang sangat menjanjikan. Oleh karena itu, penguatan keterampilan, inovasi produk, kelembagaan usaha, dan kemitraan pemasaran perlu dilakukan secara berkelanjutan agar produk perikanan lokal semakin dikenal, diminati, dan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.

Di sisi lain, peluncuran PESONA Perikanan dilaksanakan bersamaan dengan Kampanye Gemarikan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan untuk pemenuhan gizi keluarga dan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Dalam sambutannya, Bupati Garut menegaskan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini sebagai fondasi pembentukan sumber daya manusia yang sehat, kuat, dan cerdas.

Ikan merupakan sumber protein berkualitas yang juga mengandung omega-3, vitamin, dan mineral yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan fisik serta perkembangan otak anak.

Bupati juga menyoroti angka konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Garut tahun 2025 yang tercatat sebesar 14,95 kg/kapita/tahun.

Angka tersebut masih berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Barat sebesar 20,1 kg/kapita/tahun dan rata-rata nasional sebesar 26,08 kg/kapita/tahun.

Kondisi ini menunjukkan masih besarnya ruang untuk meningkatkan konsumsi ikan melalui edukasi dan gerakan yang lebih luas di tengah masyarakat.

Kampanye Gemarikan tahun ini melibatkan 150 siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Namiatusibyan.

Melalui edukasi bertema “Ikan bagi Pertumbuhan dan Kecerdasan”, para peserta diperkenalkan pada kandungan gizi ikan, manfaatnya bagi kesehatan dan tumbuh kembang, serta pentingnya membangun kebiasaan mengonsumsi ikan sejak usia dini.

Kegiatan juga dilengkapi dengan Senam Gemarikan, penyerahan paket olahan ikan, serta kuis edukatif bagi para peserta.

Baca Juga :  Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik

Kegiatan ini menjadi penting karena peningkatan konsumsi ikan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

Pemenuhan protein dan nutrisi yang cukup, khususnya pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan, berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak serta pencegahan masalah gizi, termasuk stunting.

Melalui sinergi PESONA Perikanan dan Gemarikan, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut berharap terbentuk hubungan yang saling menguatkan antara peningkatan produksi dan nilai tambah ekonomi perikanan dengan peningkatan konsumsi ikan masyarakat.

Di satu sisi, masyarakat perikanan memperoleh peluang untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan; di sisi lain, masyarakat memperoleh akses yang lebih luas terhadap produk perikanan yang aman, sehat, bergizi, dan beragam.

Ke depan, PESONA Perikanan diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, kelompok nelayan, pembudidaya, kelompok pengolah dan pemasar, UMKM, lembaga pendidikan, serta mitra usaha.

Sementara itu, Gemarikan diharapkan tidak berhenti sebagai kampanye sesaat, tetapi tumbuh menjadi budaya konsumsi keluarga dan masyarakat Garut.

PESONA Perikanan dan Gemarikan membawa satu semangat yang saling melengkapi: meningkatkan nilai ekonomi ikan bagi masyarakat perikanan sekaligus meningkatkan nilai gizi ikan bagi masyarakat luas.

Dengan demikian, pembangunan sektor perikanan tidak hanya menghasilkan produk dan aktivitas ekonomi, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya sumber daya manusia Kabupaten Garut yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas.***

Penulis : Soni Tarsoni

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan
Ketua PDM Garut Kecam Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an, Soroti Trauma Santriwati
Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik
RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan
Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak
Baznas Garut Masih Menunggu Seleksi Pimpinan, Masa Jabatan Ketua Berakhir November

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:49 WIB

Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 08:45 WIB

Ketua PDM Garut Kecam Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an, Soroti Trauma Santriwati

Senin, 2 November 2026 - 14:41 WIB

Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:48 WIB

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan

Berita Terbaru

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melantik Drs. Rd. Satria Budi, M.Si., sebagai Pj Sekda Kabupaten Garut dalam rangkaian Apel Gabungan di Lapangan Apel Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (2/11/2026).

GARUT TERKINI

Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik

Senin, 2 Nov 2026 - 14:41 WIB