Garut Berpeluang Punya Pabrik Bioethanol, 15 Ribu Hektare Lahan Disiapkan

Senin, 21 September 2026 - 17:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri rapat koordinasi terkait program khusus pemerintah untuk bioethanol di Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri rapat koordinasi terkait program khusus pemerintah untuk bioethanol di Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

WARTAGARUT.COM – Kabupaten Garut berpeluang mendapatkan pembangunan pabrik bioethanol dan pabrik pengolahan singkong sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional.

Peluang tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi program khusus pemerintah terkait bioethanol yang dihadiri Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Jalan Pengadegan Selatan, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Syakur menyampaikan bahwa Garut memiliki potensi bahan baku yang mendukung pengembangan bioethanol, terutama dari komoditas jagung dan singkong.

Menurutnya, Garut dikenal sebagai salah satu kabupaten dengan produksi jagung terbesar di Jawa Barat.

Potensi tersebut menjadi modal bagi daerah untuk mengambil peran dalam pengembangan energi berbasis bahan baku pertanian.

“ Tadi kami mendapatkan informasi bahwa ada peluang bagi kami untuk dibangunkan pabrik bioethanol dan juga pabrik singkong,” ujar Syakur Amin.

Ia mengatakan, peluang pembangunan fasilitas pengolahan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat Garut meningkatkan budidaya jagung dan singkong.

Baca Juga :  Ketua PDM Garut Kecam Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur'an, Soroti Trauma Santriwati

Selain memperkuat sektor pertanian, keberadaan pabrik juga berpotensi membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Dan satu hal lagi tadi, disampaikan ini akan mendukung kami untuk penyerapan tenaga kerja. Nah ini kami sangat mendukung dan berharap bahwa ini bisa terealisasi,” lanjutnya.

Garut Siapkan Lahan untuk Bahan Baku Energi

Syakur Amin menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Garut saat ini mengelola sekitar 60 ribu hektare lahan untuk mendukung ketahanan pangan.

Dari pengelolaan lahan tersebut, pemerintah daerah berencana menambah alokasi sekitar 15 ribu hektare untuk penanaman jagung yang akan didedikasikan sebagai bahan baku energi.

Ia optimistis rencana tersebut dapat dijalankan karena kegiatan pertanian jagung telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Garut.

Selain jagung, Pemkab Garut juga mengalokasikan kurang lebih 12 ribu hektare lahan untuk pengembangan bioethanol berbahan baku singkong.

“Dan kami juga mengalokasikan kurang lebih 12 ribu hektare untuk bioethanol dari singkong,” kata Syakur Amin.

Baca Juga :  LPPM Uniga Gelar Sharing Session Persiapan Hibah Penelitian 2027

Pemkab Garut Siap Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Garut menyatakan kesiapan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk terkait pemanfaatan kawasan perhutanan untuk mendukung program ketahanan pangan.

Syakur Amin mengatakan, apabila kebutuhan lahan masih belum mencukupi, pihaknya akan membahas kemungkinan penambahan lahan bersama Kementerian Kehutanan.

“Tentu saja harus optimisme, tadi kami dikumpulkan dan akan diberikan kemudahan-kemudahan termasuk salah satu juga tadi mengenai kawasan perhutanan untuk ketahanan pangan,” ungkapnya.

Syakur Amin mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan Garut, termasuk peluang pengembangan industri pengolahan berbasis komoditas pertanian.

Ia berharap rencana pembangunan pabrik bioethanol dan pabrik singkong tersebut dapat terealisasi sehingga memberikan manfaat bagi sektor pertanian, penyerapan tenaga kerja, serta mendukung ketahanan energi nasional.

“Sekali lagi terima kasih Pak Menteri, Pak Sekneg dan juga Pak Presiden, yang sudah mengerti apa yang kami butuhkan,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari
Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola
Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan
PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan
Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik
PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama
Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik
10 Korban Selamat KM Virgo di Garut Terima Bantuan Rp3 Juta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

Rabu, 4 November 2026 - 18:26 WIB

Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Selasa, 3 November 2026 - 15:49 WIB

Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Senin, 2 November 2026 - 14:41 WIB

Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik

Berita Terbaru

Ilustrasi peserta mengikuti ujian berbasis komputer dalam proses seleksi calon pegawai negeri sipil.

GARUT TERKINI

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Rencana Pendaftaran dan Syaratnya

Sabtu, 7 Nov 2026 - 08:26 WIB

Ilustrasi peserta mengikuti ujian berbasis komputer dalam proses seleksi calon pegawai negeri sipil.

GARUT TERKINI

CPNS 2026 Dibuka November, Ini Penjelasan Pemerintah

Sabtu, 7 Nov 2026 - 07:17 WIB

Ketua PDM Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, menyampaikan pandangan mengenai manfaat ChatHPT bagi pemahaman keagamaan umat.

GADGET DAN TEKNOLOGI

Ketua PDM Garut: ChatHPT Bantu Umat Memahami Fatwa Tarjih Muhammadiyah

Jumat, 6 Nov 2026 - 13:03 WIB