Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Garut dan Anggota Komisi V DPR RI melaksanakan sosialisasi dan Pre-Construction Meeting pekerjaan preservasi Jalan Pamegatan–Singajaya di Aula Kantor Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Rabu (4/11/2026).

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Garut dan Anggota Komisi V DPR RI melaksanakan sosialisasi dan Pre-Construction Meeting pekerjaan preservasi Jalan Pamegatan–Singajaya di Aula Kantor Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Rabu (4/11/2026).

WARTAGARUT.COM – Perbaikan Jalan Pamegatan–Singajaya di Kabupaten Garut mulai memasuki tahap pelaksanaan melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026.

Pekerjaan sepanjang 6,5 kilometer ini memiliki nilai kontrak sekitar Rp38 miliar dan ditargetkan selesai dalam waktu 60 hari.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meminta masyarakat mendukung proses pembangunan meskipun berpotensi menimbulkan kemacetan dan rekayasa lalu lintas.

Menurutnya, gangguan sementara selama pengerjaan perlu dipahami demi memperoleh kondisi jalan yang lebih baik untuk jangka panjang.

Hal itu disampaikan Syakur saat menghadiri sosialisasi dan Pre-Construction Meeting (PCM) preservasi Jalan Pamegatan–Singajaya di Aula Kantor Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Rabu (4/11/2026).

“Menurut saya, lebih baik berkorban dua bulan, tidak apa-apa, tetapi insyaallah setelahnya kondisi jalan menjadi lebih baik,” kata Syakur.

Jalan Pamegatan–Singajaya Ditangani Sepanjang 6,5 Kilometer

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat, Ibnu Kurniawan, menjelaskan bahwa pekerjaan preservasi tersebut dibagi menjadi empat paket dengan total panjang penanganan 6,5 kilometer.

Pekerjaan menggunakan konstruksi beton kaku atau rigid pavement dengan ketebalan 20 sentimeter, lapisan beton kurus (lean concrete) setebal 10 sentimeter, serta Lapis Pondasi Atas (LPA).

Lebar jalan berkisar 4 hingga 4,5 meter, menyesuaikan kondisi dan ketersediaan lahan.

“Preservasi Jalan Pamegatan–Singajaya ini terbagi menjadi empat paket dengan total panjang penanganan 6,5 kilometer. Alokasi anggaran pengadaannya sebenarnya Rp43 miliar, sedangkan nilai kontraknya sekitar Rp38 miliar,” ujar Ibnu.

Ia meminta jajaran pelaksana dan kontraktor menyusun strategi kerja yang matang agar proyek dapat diselesaikan sesuai target.

Baca Juga :  IKKHG Garut Terima Kunjungan Gates Foundation dan Kemenkes untuk Tinjau DED 2.0

Tantangannya meliputi waktu pengerjaan yang terbatas, kondisi geografis Banjarwangi, serta musim penghujan yang mulai datang.

Ibnu menegaskan, kualitas konstruksi harus menjadi perhatian agar jalan tidak hanya bertahan dalam waktu singkat, tetapi dapat berfungsi sesuai umur rencana yang telah ditetapkan.

“Harapannya, hasil pekerjaan ini bukan hanya bertahan satu atau dua tahun, melainkan dalam jangka panjang sesuai dengan umur rencana yang sudah ditetapkan,” katanya.

Bupati Garut Minta Warga Memahami Potensi Kemacetan

Syakur mengatakan, perbaikan jalan tersebut telah lama dinantikan masyarakat.

Ia mengapresiasi dukungan pemerintah pusat serta peran Anggota Komisi V DPR RI, Ade Ginanjar, dalam mengawal usulan penanganan jalan tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini mulai terealisasi. Saya berharap pekerjaan ini benar-benar terlaksana dan memenuhi harapan masyarakat. Meskipun baru sekitar 6,5 kilometer, mudah-mudahan ke depan bisa berlanjut,” ujar Syakur.

Ia meminta Camat Banjarwangi dan tokoh masyarakat menyosialisasikan tahapan pekerjaan kepada warga, terutama terkait kemungkinan kemacetan akibat kendaraan besar dan proses pengecoran jalan.

Menurutnya, percepatan pekerjaan perlu dilakukan agar masyarakat tidak harus menghadapi gangguan lalu lintas dalam waktu yang lebih panjang. Karena itu, dukungan warga dinilai penting selama proses konstruksi berlangsung.

Syakur juga mengingatkan agar kepentingan bersama ditempatkan di atas kenyamanan pribadi selama pengerjaan.

“Saya minta Camat dan tokoh masyarakat mengingatkan warga agar tidak berpikir egois. Kita harus memikirkan bagaimana Banjarwangi menjadi tempat yang aman, nyaman, damai, dan tenteram, sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas,” katanya.

Perbaikan Jalan Diharapkan Menekan Biaya Transportasi

Bagi Syakur, manfaat perbaikan jalan tidak berhenti pada kondisi permukaan yang lebih baik.

Infrastruktur tersebut diharapkan mendukung kegiatan pendidikan, pekerjaan, dan perdagangan masyarakat.

Ia menilai jalan yang lebih baik dapat membantu menekan ongkos transportasi dan distribusi barang dari Banjarwangi menuju wilayah lain. Biaya angkutan yang lebih efisien berpotensi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga :  PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

“Harapan saya, jalan ini bisa memberikan manfaat. Nantinya, barang yang dijual dari Banjarwangi ke tempat lain bisa lebih murah karena kondisi jalan tidak jelek dan ongkos transportasi tidak mahal,” ujarnya.

Meski demikian, dampak terhadap biaya angkutan dan harga barang akan bergantung pada kondisi jalan setelah selesai, biaya operasional kendaraan, serta faktor distribusi lainnya.

Ade Ginanjar Sebut Perbaikan Jalan Dikawal di Tingkat Pusat

Anggota Komisi V DPR RI, Ade Ginanjar, mengatakan penanganan jalan tersebut merupakan bagian dari upaya memperjuangkan kebutuhan infrastruktur daerah melalui pemerintah pusat.

Ia menyebut, dari total anggaran Program Inpres Jalan Daerah sebesar Rp12 triliun secara nasional, alokasi pada tahap yang disampaikannya mencapai Rp4 triliun untuk berbagai daerah di Indonesia.

Ade mengaku kondisi infrastruktur di wilayah Banjarwangi, Singajaya, dan Peundeuy menjadi catatan dalam tugasnya di Komisi V DPR RI, meskipun ia baru berkesempatan mengunjungi langsung Kecamatan Banjarwangi.

“Walaupun saya belum pernah ke sini, Pak Bupati sering menyampaikan kepada saya bagaimana kondisi infrastruktur jalan di Banjarwangi. Itu menjadi catatan saya di Komisi V,” kata Ade.

Ia juga menegaskan akan terus memperjuangkan kebutuhan infrastruktur masyarakat di wilayah tersebut.

“Orang Banjarwangi, Singajaya, dan Peundeuy jangan takut untuk memperjuangkan kebutuhan infrastrukturnya. Saya yang ditugaskan di Komisi V akan terus memperjuangkannya,” ujarnya.

Kepada penyedia jasa, Ade meminta agar pekerjaan preservasi jalan dilaksanakan secara maksimal sehingga hasilnya benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Saya titip, pekerjaan ini harus benar-benar maksimal agar masyarakat bisa merasakan manfaat dan puas dengan kondisi jalan Banjarwangi–Singajaya,” katanya.

Pekerjaan preservasi Jalan Pamegatan–Singajaya kini menjadi salah satu upaya peningkatan infrastruktur di wilayah selatan Garut.

Keberhasilan proyek tersebut akan ditentukan oleh ketepatan waktu pengerjaan, kualitas konstruksi, serta kemampuan pelaksana menjaga kelancaran aktivitas warga selama proses pembangunan.***

Penulis : Soni Tarsoni

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola
Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan
PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan
Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik
RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak
Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Jalan Pamegatan–Singajaya Diperbaiki, Warga Diminta Bersabar 60 Hari

Rabu, 4 November 2026 - 18:26 WIB

Anggaran Desa Garut Rp154,85 Miliar, Bupati Ingatkan Risiko Salah Kelola

Selasa, 3 November 2026 - 15:49 WIB

Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Senin, 2 November 2026 - 14:41 WIB

Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik

Berita Terbaru