WARTAGARUT.COM – Kabupaten Garut menjadi tuan rumah Invitasi Kejuaraan Atletik Antar Pelajar Jawa Barat 2026 yang memperebutkan Piala Bupati Garut. Event olahraga tersebut digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu, 23-24 Mei 2026,
Invitasi Kejuaraan Atletik Antar Pelajar Jawa Barat 2026, yang di buka langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di SOR RAA Adiwidjaya, Jalan Ciateul, Kabupaten Garut, Sabtu, (23/5/2026).
Ketua Umum Pengurus Cabang Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Garut yang juga Wakil Ketua DPRD Garut, H. S. Fahmi, S.IP, mengatakan kejuaraan tersebut awalnya dirancang hanya untuk tingkat kabupaten.
Namun, berdasarkan arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PASI Jawa Barat, PB PASI, hingga KONI, pelaksanaan event akhirnya ditingkatkan menjadi kejuaraan tingkat Jawa Barat.
“Awalnya memang direncanakan tingkat kabupaten, tetapi atas arahan dari Pemprov Jabar, PASI Jabar, PB PASI dan KONI, akhirnya diselenggarakan menjadi event se-Jawa Barat,” ujar H. S. Fahmi, usai pembukaan
Ia menyebutkan, sebanyak 11 kabupaten dan kota ikut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut dengan total peserta mencapai lebih dari 400 atlet pelajar.
Selain itu, panitia juga menyiapkan sekitar 700 medali untuk diperebutkan dalam berbagai nomor pertandingan.
Menurutnya, kejuaraan tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi menuju kejuaraan daerah serta ajang pembinaan atlet usia muda di Kabupaten Garut.
“Ini juga menjadi momentum seleksi menuju kejurda dan kejuaraan tingkat berikutnya. Pembinaan atlet usia muda harus terus berjalan mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA,” katanya.
H. S. Fahmi menilai Garut memiliki potensi besar dalam pengembangan cabang olahraga atletik karena sudah didukung fasilitas yang memadai.
Ia menyayangkan apabila sarana yang tersedia tidak dimanfaatkan secara optimal untuk melahirkan atlet berprestasi.
Karena itu, pihaknya mendorong sekolah dan klub olahraga untuk lebih aktif dalam melakukan pembinaan atletik sejak usia dini agar peluang meraih medali di tingkat lebih tinggi semakin terbuka.
“Fasilitas kita sudah ada, wasit dan pelatih juga sudah cukup banyak. Tinggal bagaimana ini dimanfaatkan dengan baik untuk pembinaan atlet ke depan,” ujarnya.
Kejuaraan tersebut mempertandingkan seluruh cabang atletik mulai dari nomor lari, lompat hingga lempar.
Untuk kelompok umur 8 dan 10 tahun, nomor pertandingan meliputi lari 60 meter, lari 80 meter, lompat jauh, lempar turbo dan estafet 5×80 meter.
Sementara kelompok umur 12, 14, 16 dan 18 tahun mempertandingkan nomor yang lebih lengkap seperti lari 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1.500 meter hingga 5.000 meter.
Selain itu terdapat pula nomor jalan cepat 5.000 meter, lompat jauh, tolak peluru, lempar lembing hingga berbagai nomor estafet termasuk estafet mix 4×100 meter dan 4×400 meter.
H. S. Fahmi menambahkan, penyelenggaraan pertandingan juga didukung perangkat wasit dari PB PASI, Pengprov PASI Jawa Barat hingga wasit lokal Garut yang telah mengikuti pelatihan pada tahun sebelumnya.
“Kita ingin event ini berjalan profesional sekaligus menjadi langkah serius dalam membangun atletik Garut yang lebih maju,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni

















