WARTAGARUT.COM — Dalam upaya menumbuhkan semangat wirausaha sejak usia dini, Al Mashduqi Islamic Primary School (SD IT Al Mashduqi) Garut sukses menggelar kegiatan tahunan School Trading Day pada Rabu (30/9/2026).
Berlokasi di lapangan sekolah, acara bertema “Ready, set, trade!” ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, yang memberikan motivational speech santri murid, jajaran pimpinan manajemen, insan penggerak, serta orang tua santri murid.
Kegiatan interaktif ini menampilkan 10 stan market yang dikelola oleh santri murid kelas 5 dan kelas 6.
Mereka menjajakan beragam produk olahan kuliner kepada para pembeli yang terdiri dari santri murid kelas 1 hingga 4, serta insan penggerak (civitas akademika) lintas unit di lingkungan Al Mashduqi.
Tak sekadar ajang jual beli, School Trading Day dirancang sebagai model pembelajaran terintegrasi yang menggabungkan tiga mata pelajaran sekaligus, yaitu English), Mathematics, dan Islamic Studies.
Sebelum hari pelaksanaan, para siswa telah mempresentasikan business plan mereka di hadapan penguji untuk melatih perencanaan keuangan dan kerja sama tim.
Kepala SD IT Al Mashduqi Garut, Ustaz Muchtar Arifin, S.S., M.Pd., Gr., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi seluruh pihak yang menyukseskan program pembelajaran berbasis praktik ini.
“We hope this program will continue in the next future and I will very appreciate to all parents for the fully support to all students.
For this time we can see our students learn how to work together and discus about the menu or materials, to discus about potensial capital and profit and others. They have presented the business plan at last Monday. That’s very interested and amazing for our students.,” ujar Ustaz Muchtar.
Sementara itu, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina—yang juga hadir sebagai orang tua murid (Bunda Arjuna)—menyoroti pentingnya pembentukan mentalitas kewirausahaan sejak dini di tengah dinamika global yang terus berubah.
Ia menilai program ini menjadi stimulus nyata dalam membentuk karakter tangguh dan mandiri bagi generasi muda.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada SD IT Al Mashduqi yang sudah membuat kesempatan luar biasa bagi anak-anak melalui kegiatan Trading Day ini. Saya melihat langsung bagaimana anak saya, Arjuna, jadi memahami dasar-dasar berbisnis. Kegiatan seperti ini dapat menstimulasi mindset entrepreneurship, karena in this economy and global uncertainties, anak-anak sangat membutuhkan mental wirausaha,” ungkap Putri Karlina.
Lebih lanjut, ia berpesan agar para santri tidak hanya melihat kegiatan ini sebagai ajang berjualan skala kecil, melainkan sebagai fondasi awal untuk memimpin dan mengelola potensi daerah di masa depan.
“Hari ini kalian mungkin berjualan donat atau kue, tetapi di masa depan, kalianlah yang akan mengelola potensi sumber daya daerah masing-masing dan menciptakan berbagai lapangan pekerjaan. Semoga ini menjadi latihan kecil yang memotivasi kalian untuk terus memiliki semangat kewirausahaan,” pungkasnya.
Melalui penyelenggaraan School Trading Day ini, SD IT Al Mashduqi Garut berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kemampuan akademis, dan keterampilan hidup (life skills) guna mencetak generasi pemimpin berjiwa entrepreneur yang jujur, amanah, dan berprestasi di masa depan.***

















Komentar