WARTAGARUT.COM — DPC Partai Gerindra Kabupaten Garut menegaskan sikap penolakan terhadap rencana bergabungnya Budi Arie Setiadi ke dalam tubuh Partai Gerindra.
Sikap tegas ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara jajaran pengurus partai di tingkat kabupaten hingga ranting.
Gerindra Kabupaten Garut menilai bahwa proses kaderisasi di Partai Gerindra harus tetap dijaga sesuai dengan nilai dan karakter perjuangan yang telah dibangun di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
Gerindra dikenal sebagai partai yang menempatkan loyalitas, kerja nyata, serta dedikasi kepada rakyat sebagai tolok ukur utama dalam penerimaan kader baru.
Karena itu, wacana masuknya Budi Arie, yang sebelumnya dikenal sebagai mantan Ketua Umum relawan Projo, menimbulkan respons serius di kalangan kader daerah.
DPC Gerindra Kabupaten Garut menilai bahwa partai harus tetap menjaga marwah dan identitas perjuangan agar tidak menjadi tempat singgah bagi tokoh politik yang kehilangan jabatan atau posisi kekuasaan.
Penolakan ini dianggap sebagai bentuk aspirasi murni dari kader daerah yang berkomitmen mempertahankan idealisme serta konsistensi arah politik partai.
Meski demikian, jajaran pengurus DPC Gerindra Garut tetap menegaskan loyalitas penuh terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Ketua Umum Prabowo Subianto.
Namun, mereka berharap agar setiap langkah strategis, termasuk wacana perekrutan tokoh nasional, dapat dipertimbangkan secara bijak agar tidak menimbulkan keresahan di tingkat akar rumput.
Sikap ini menunjukkan komitmen DPC Gerindra Garut untuk menjaga semangat perjuangan partai dan memastikan bahwa Gerindra tetap menjadi wadah bagi kader yang berjuang dengan dedikasi, bukan karena kepentingan politik sesaat.***
Penulis : Soni Tarsoni










