Enjang Tedi: Putus Mata Rantai, Jangan Tutupi Kasus Kekerasan terhadap Anak

Senin, 24 Juli 2023 - 14:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Enjang Tedi_ Putus Mata Rantai, Jangan Tutupi Kasus Kekerasan terhadap Anak

Enjang Tedi_ Putus Mata Rantai, Jangan Tutupi Kasus Kekerasan terhadap Anak

WARTAGARUT.COM – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Enjang Tedi, mengapresiasi pembuatan film Arul (Hadiah Terbaik) yang digarap Polres Kabupaten Tasikmalaya bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah Kabupaten Tasikmalaya.

Film dokumenter itu menjadi contoh yang sangat baik dalam menangani permasalahan yang dihadapi oleh anak-anak. 

Terlebih lagi, hingga saat ini kasus kekerasan terhadap anak di Jawa Barat masih mengkhawatirkan. 

Bukan hanya perundungan, masih ada anak-anak yang menjadi korban eksploitasi seksual, perdagangan manusia, putus sekolah, hingga penyalahgunaan narkotika.

“Kita harus mengubah paradigma. Seringkali, ketika ada persoalan yang menimpa anak, seperti perundungan atau kekerasan, itu dianggap sebagai aib yang harus disembunyikan, sehingga masalahnya tidak pernah terselesaikan,” ujar Enjang setelah menonton film Arul dalam peringatan Hari Anak Nasional di Kota Tasikmalaya, Ahad, 23 Juli 2023.

Ia menjelaskan, hingga saat ini masih banyak orang tua dan pihak terkait yang merahasiakan kasus kekerasan terhadap anak karena dianggap memalukan, sehingga masalah ini tidak pernah benar-benar diatasi dan justru semakin menyebar.

“Seharusnya, kita mencari solusi untuk mengatasi masalah ini. Putuskan mata rantainya. Selesaikan agar tidak berlarut-larut dan semakin rumit. Jika kita menganggapnya sebagai aib dan menyembunyikannya, di masa depan hal itu bisa menjadi bom waktu. Jika tindak kekerasan terhadap anak tidak ditangani dengan baik, korban berpotensi menjadi pelaku kekerasan juga,” paparnya.

Baca Juga :  MAN 1 Garut Raih Medali Perak dan Juara Tematik di Extranas 2026

Politikus Partai Amanat Nasional asal Garut itu menegaskan pentingnya untuk tidak memberi pembenaran atas kekerasan yang menimpa anak. 

Ada banyak cara yang dapat digunakan untuk menyelesaikan setiap masalah yang melibatkan anak.

“Seperti yang dilakukan Polres Kabupaten Tasikmalaya dalam kasus Arul. Penanganan kasus yang dilakukan oleh polisi terasa lebih manusiawi dan sesuai dengan Undang-Undang. Masalah terselesaikan dan tidak ada pihak yang dirugikan,” tambah Enjang.

Arul, seorang anak dari keluarga miskin, terlibat dengan polisi karena terbukti melakukan pencurian. 

Warga setempat mengusirnya dan melaporkannya ke aparat kepolisian karena muak dengan perilakunya.

Untuk meredam amarah warga dan menyelamatkan masa depan Arul, Polres Kabupaten Tasikmalaya mengangkatnya sebagai anak asuh. 

Selama berbulan-bulan, ia tinggal di sebuah panti asuhan khusus untuk anak-anak di unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Kabupaten Tasikmalaya.

Selama tinggal di sana, ia berinteraksi dengan polisi. Setiap hari dihabiskannya bersama polisi, bahkan ia ikut serta dalam apel dan menjadi ajudan kapolres saat menjadi inspektur upacara. 

Kisah ini kemudian diangkat ke layar lebar menjadi film berjudul Arul (Hadiah Terbaik). Kini, Arul sudah melanjutkan sekolah formal dan menimba ilmu agama di pondok pesantren.

Apresiasi atas Keragaman Beragama

Enjang menilai ada banyak pesan menarik yang terkandung dalam film tersebut. Salah satunya adalah tentang keragaman kehidupan beragama. 

Baca Juga :  Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

Dalam film tersebut, Arul tinggal di rumah Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Kabupaten Tasikmalaya, Aiptu Josner Siringgoringgo, yang merupakan seorang non muslim.

Ketika azan berkumandang, Ringgo meminta Arul untuk melaksanakan salat.

“Hak Arul sebagai seorang muslim tetap dihormati. Bagi saya, pesan itu sangat mengena. Potret toleransi yang sangat bagus. Kabupaten Tasikmalaya yang dikenal sebagai kota santri telah menyebarkan pesan-pesan kemanusiaan yang baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, menjelaskan bahwa sesuai dengan Undang-Undang, anak-anak yang terlibat masalah hukum harus tetap diperlakukan dengan baik, dan hak-hak mereka tidak boleh diganggu, meskipun anak tersebut dalam posisi sebagai pelaku atau tersangka.

“Dalam penanganan anak yang terlibat hukum, pendekatannya harus berbeda dengan penanganan terhadap orang dewasa. Melalui film ini, ada banyak pesan yang ingin kami sampaikan. Film ini kami buat sebagai sarana edukasi untuk semua orang,” jelas Ato.

Ia menegaskan, perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, hingga seluruh elemen masyarakat. 

“Kami sebagai lembaga perlindungan anak yang independen, terus mengajak semua pihak untuk selalu melindungi hak-hak anak. Hari ini kita melindungi anak, esok anak akan melindungi kita,” tutupnya.***

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi
Amanda Rigby Jadi Sorotan, Ini Profil Amanda Lintang Larasati yang Dikaitkan dengan Andre Taulany
10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya
Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?
Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut
Unik! Hari Kemerdekaan Indonesia di Bale Khitan Paseban, 17 Anak Upacara Sebelum Khitan
24 Peserta Lolos Seleksi BAZNAS Garut, 5 Kursi Pimpinan Jadi Rebutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi

Senin, 14 September 2026 - 20:57 WIB

Amanda Rigby Jadi Sorotan, Ini Profil Amanda Lintang Larasati yang Dikaitkan dengan Andre Taulany

Jumat, 4 September 2026 - 18:47 WIB

10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Berita Terbaru

Reisya Agustina Fauziah Juara 2 OMI 2026

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:19 WIB

MAN 1 Garut meraih dua prestasi dalam EXTRANAS 2026 melalui kategori Stand Expo Tematik dan Video Profil Keterampilan.

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:03 WIB