Hari Ibu, Perempuan Garut Turun Tangan Selamatkan Alam

Jumat, 19 Desember 2025 - 14:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Ibu, Perempuan Garut Turun Tangan Selamatkan Alam

Hari Ibu, Perempuan Garut Turun Tangan Selamatkan Alam

WARTAGARUT.COM –Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 tingkat Kabupaten Garut, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Garut menggelar aksi nyata peduli lingkungan melalui penanaman 1.000 pohon kayu keras di kawasan Perkebunan Teh PTP Nusantara I Dayeuhmanggung, Kecamatan Cilawu, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan ini menjadi simbol komitmen perempuan Garut dalam menjaga kelestarian alam dan mencegah risiko bencana ekologis.

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menegaskan bahwa kondisi lingkungan saat ini berada dalam situasi yang mengkhawatirkan dan membutuhkan keseriusan semua pihak, tanpa terkecuali.

Ia mengajak masyarakat untuk memandang alam sebagai “indung” atau ibu yang harus dijaga dan dirawat dengan penuh tanggung jawab.

“Saya sangat mendukung gerakan kembali ke lingkungan. Alam kita sudah tidak bisa diperlakukan setengah-setengah. Kita harus luar biasa serius, karena alam adalah indung yang wajib kita sayangi,” ujar Putri Karlina.

Menurutnya, pelestarian lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau kelompok tertentu, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang sosial maupun pendidikan.

“Terima kasih kepada GOW Kabupaten Garut yang telah memulai langkah konkret ini. Harapannya, gerakan menanam pohon tidak berhenti hari ini, tetapi terus berkelanjutan untuk memulihkan lingkungan hidup kita,” katanya.

Manajer Perkebunan Teh PTP Nusantara I Dayeuhmanggung, Adi Sukmawadi, menyambut positif kolaborasi antara GOW dan Pemerintah Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Ia menjelaskan, penanaman 1.000 bibit pohon kayu keras difokuskan pada area resapan air sebagai upaya pencegahan longsor dan kerusakan lahan.

“Momentum ini sejalan dengan program kami. Sebelumnya, PTP Nusantara I juga telah melaksanakan penanaman seribu pohon untuk pelestarian lingkungan,” jelas Adi.

Ia menambahkan, pihaknya tengah menjalankan program recovery aset yang telah mendapat persetujuan pimpinan.

Dalam program tersebut, para petani penggarap diwajibkan menanam minimal lima pohon kayu keras di setiap petak lahan.

“Kebijakan ini selaras dengan program pemerintah dan arahan Gubernur untuk mencegah alih fungsi lahan serta menjaga keberlanjutan hutan,” tegasnya.

Ketua GOW Kabupaten Garut, Diana Ratna Inten, menyebut kegiatan penanaman pohon ini sebagai bentuk sedekah dan wakaf GOW untuk bumi, sekaligus warisan berharga bagi generasi mendatang.

“Yang pertama harus kita perhatikan adalah bumi dan tanah tempat kita berpijak. Kami mengajak seluruh ibu-ibu untuk kembali mencintai alam dengan menanam pohon keras sebagai penahan abrasi dan pencegah bencana,” ungkap Diana.

Ia mengungkapkan, GOW Garut tidak berhenti pada kegiatan simbolik. Ke depan, GOW berencana membangun green house pembibitan pohon kayu keras yang akan melibatkan anak-anak sekolah, siswa SLB, serta lembaga pendidikan.

Baca Juga :  Garudayaksa FC vs Persib Bandung: Starting XI Maung Bandung

Bibit hasil pembibitan ini nantinya akan ditanam di bantaran sungai dan kawasan rawan longsor.

“Pesan kami jelas, seluruh perempuan Garut harus bersatu, berbakti kepada negeri, berkontribusi dan berkolaborasi tanpa perbedaan demi masa depan lingkungan. Cinta negeri sampai akhir hayat,” tegasnya.

Ketua Panitia Peringatan Hari Ibu ke-97 Tingkat Kabupaten Garut, Rita Sulastri Anwar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai penanaman pohon ini sebagai aksi nyata kepedulian perempuan Garut terhadap kelestarian alam.

“Setiap bibit yang ditanam hari ini bukan sekadar simbol, tetapi investasi oksigen, investasi masa depan, dan amal jariyah bagi generasi yang akan datang,” kata Rita.

Ia menambahkan, satu pohon yang ditanam memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah bencana lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, seluruh organisasi wanita kami satukan untuk kembali menghijaukan bumi dan mencintai alam dengan cara paling sederhana namun bermakna, yakni menanam pohon,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saefullah, perwakilan SKPD di lingkungan Pemkab Garut, manajemen PTP Nusantara I, Perhutani, Camat Cilawu Deni Darmawan, Kelompok Wanita Tani, serta tamu undangan lainnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan
Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak
Baznas Garut Masih Menunggu Seleksi Pimpinan, Masa Jabatan Ketua Berakhir November
Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya
Cek Bansos BPNT 2026: Link Resmi dan Cara Cek Pakai NIK
Peringati HUT ke-25, Partai Demokrat Garut Gelar Donor Darah Serentak, Dukung Ketersediaan Darah PMI

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:48 WIB

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:44 WIB

Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:56 WIB

Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Baznas Garut Masih Menunggu Seleksi Pimpinan, Masa Jabatan Ketua Berakhir November

Berita Terbaru

Anggota Tapak Suci Unit 4 SMK Muhammadiyah Garut dalam kegiatan pembinaan bela diri dan karakter pelajar.

PENDIDIKAN

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:48 WIB