Ini Detail Evaluasi Desa Pangauban Garut yang ditilai oleh Tim Evaluasi Gapura Sri Baduga Jabar

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini Detail Evaluasi Desa Pangauban Garut yang ditilai oleh Tim Evaluasi Gapura Sri Baduga Jabar

Ini Detail Evaluasi Desa Pangauban Garut yang ditilai oleh Tim Evaluasi Gapura Sri Baduga Jabar

WARTAGARUT.COM – Pemerintah Kabupaten Garut menerima kunjungan Tim Evaluasi Kinerja Desa Program Anugerah Gapura Sri Baduga Jawa Barat 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Jumat (5/12/2025), menjadi tahap klarifikasi lapangan untuk menilai kinerja Desa Pangauban, Kecamatan Cisurupan, sebagai salah satu kandidat desa terbaik di Jabar.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyambut langsung rombongan tim evaluasi dan menegaskan bahwa penilaian tersebut perlu dimaknai tidak sekadar kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan bagi pemerintah desa.

“Saya berharap penilaian ini tidak hanya memotret kinerja, tetapi juga memberi arahan dan bimbingan agar desa lebih tepat dalam merancang program ke depan,” ujar Syakur Amin.

Menurutnya, evaluasi provinsi dapat mendorong perencanaan pembangunan desa yang lebih matang dan berbasis data, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tahap akhir evaluasi kinerja desa dan kelurahan se-Jawa Barat.

Total 5.957 desa dan kelurahan mengikuti proses tersebut.

“Indikatornya ada dua, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Kuantitatif mencakup seluruh data potensi serta sarana prasarana sesuai Permendagri 81/2015,” jelas Ade.

Sementara itu, aspek kualitatif menilai tiga hal utama:

1. Pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, lingkungan, permukiman, sosial, serta ketertiban umum.

2. Kemampuan pemerintah desa dalam memberikan layanan, termasuk layanan lintas kewenangan.

3. Kecepatan respons desa terhadap aspirasi, pengaduan, dan kebutuhan masyarakat.

“Tahap klarifikasi lapangan ini menentukan lima desa terbaik yang akan kami rekomendasikan kepada pimpinan, dalam hal ini Gubernur, untuk memilih desa dengan performa terbaik di Jawa Barat,” tambahnya.

Ade menegaskan bahwa tujuan utama evaluasi adalah perbaikan tata kelola desa.

Ia berharap pemerintah desa dapat melakukan evaluasi mandiri setiap tahun.

Kecamatan pun diminta rutin mengawasi pelaksanaan program desa.

“Data evaluasi ini akan kami gunakan sebagai dasar kebijakan agar desa dan kelurahan di Jabar benar-benar memberikan kinerja optimal bagi masyarakat,”katanya

“Bahkan kami berharap skema Gapura Sri Baduga dapat menjadi rujukan penilaian kinerja desa secara nasional,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Hari Kartini 2026, Ketua TP PKK Cihurip Ajak Perempuan Tetap Optimistis
Dr. Agustine Merdekawati Ajak Perempuan Indonesia Terus Berkarya di Hari Kartini 2026
Bencana Meluas di 24 Kecamatan, Garut Naikkan Status Bencana Jadi Tanggap Darurat hingga 1 Mei
Garut Bakal Tambah Pembangkit Panas Bumi, Bupati Syakur Temui Kementerian ESDM
SDN 4 Pataruman Juara Lagi LLC Garut 2026, Bupati Garut Siapkan Lomba untuk Guru
Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan
Bupati Garut Tutup BLK 2026, Lulusan Siap Buka Usaha dan Masuk Industri
Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:17 WIB

Hari Kartini 2026, Ketua TP PKK Cihurip Ajak Perempuan Tetap Optimistis

Selasa, 21 April 2026 - 14:02 WIB

Dr. Agustine Merdekawati Ajak Perempuan Indonesia Terus Berkarya di Hari Kartini 2026

Selasa, 21 April 2026 - 07:59 WIB

Garut Bakal Tambah Pembangkit Panas Bumi, Bupati Syakur Temui Kementerian ESDM

Jumat, 17 April 2026 - 15:49 WIB

SDN 4 Pataruman Juara Lagi LLC Garut 2026, Bupati Garut Siapkan Lomba untuk Guru

Jumat, 17 April 2026 - 15:41 WIB

Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!