Ketua PDM Garut Tekankan Empat Kekuatan dalam Kaderisasi Muhammadiyah

Minggu, 27 September 2026 - 12:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan kaderisasi Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Panawuan, Tarogong Kidul, Garut.

Kegiatan kaderisasi Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Panawuan, Tarogong Kidul, Garut.

WARTAGARUT.COM – Kaderisasi dinilai menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlanjutan Muhammadiyah.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag, menekankan pentingnya melahirkan kader yang memiliki kekuatan spiritual, mental, intelektual, dan finansial.

Hal itu disampaikan H. Agus Rahmat Nugraha dalam kegiatan kaderisasi yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Panawuan, Tarogong Kidul, Garut, Sabtu, 26 September 2026.

Kegiatan tersebut diikuti unsur PCM, PCA, UPP, serta organisasi otonom tingkat Cabang Panawuan.

Menurut Dr. Agus Rahmat Nugraha, perhatian terhadap kaderisasi tercermin dari perubahan nomenklatur lembaga yang menangani perkaderan di lingkungan Muhammadiyah.

Perubahan tersebut antara lain pernah melalui BPKAMM, kemudian MPKSDI, MPK, hingga kembali menjadi MPKSDI.

Perubahan nomenklatur tersebut, menurut Dr. Agus Rahmat Nugraha, menunjukkan bahwa perkaderan memiliki posisi penting dalam perjalanan Muhammadiyah.

“Perkaderan adalah urat nadi dan sekaligus penyiapan tenaga inti persyarikatan yang harus secara serius diperhatikan oleh persyarikatan Muhammadiyah,” ujar Dr. Agus Rahmat Nugraha.

Kaderisasi tidak hanya berlangsung secara struktural

Dr. Agus Rahmat Nugraha juga menekankan bahwa kaderisasi tidak harus berlangsung melalui kegiatan yang secara khusus diberi label perkaderan.

Menurutnya, proses tersebut dapat berjalan secara kultural melalui berbagai aktivitas Muhammadiyah, baik formal, informal maupun nonformal.

Baca Juga :  Avengers Endgame Encore Tayang di Bioskop, Ini Bedanya dengan Versi 2019

Setiap kader dengan latar belakang dan waktu masuk Muhammadiyah yang berbeda, kata dia, dapat menjadi bagian dari proses kaderisasi melalui internalisasi nilai-nilai Muhammadiyah.

Proses tersebut diarahkan pada gerak dari, oleh, dan untuk warga Muhammadiyah dalam mencapai tujuan ber-Muhammadiyah.

Dengan pendekatan itu, kegiatan organisasi tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk membentuk karakter dan kapasitas kader.

Empat kekuatan yang perlu dimiliki kader

Dr. Agus Rahmat Nugraha menyebut sedikitnya ada empat kekuatan yang perlu dilahirkan melalui proses kaderisasi Muhammadiyah.

Pertama, kekuatan spiritual. Kekuatan ini berkaitan dengan tanggung jawab untuk melindungi dan memperjuangkan agama yang diwujudkan melalui keimanan yang hidup dan istiqamah.

Kedua, kekuatan mental. Kader diharapkan memiliki kesiapan memahami realitas sekaligus kemampuan memberikan nilai manfaat dan maslahat bagi kehidupan.

Pada aspek ini, Dr. Agus Rahmat Nugraha juga mendorong terbentuknya karakter well organized, antara lain melalui pola pikir positif dalam menghadapi persoalan, bekerja secara efisien, menaati aturan dan menjaga kedisiplinan.

Ketiga, kekuatan intelektual. Menurut Dr. Agus Rahmat Nugraha, kader muda Muhammadiyah perlu didorong untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin agar lahir generasi dengan kapasitas keilmuan yang dapat mengisi berbagai ruang kepemimpinan.

Baca Juga :  Klasemen Nations League Grup A3 Usai Inggris vs Spanyol: Spanyol di Puncak

Ia menyebut kader dengan latar belakang akademik yang kuat dapat berkontribusi di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), masyarakat, pemerintahan maupun ruang kepemimpinan bangsa.

Dr. Agus Rahmat Nugraha menilai capaian Muhammadiyah hingga memasuki abad kedua tidak terlepas dari keunggulan ilmu pengetahuan.

Keempat, kekuatan finansial. Dr. Agus Rahmat Nugraha mendorong individu maupun kelembagaan Muhammadiyah mengambil langkah nyata dalam memajukan jihad iqtisadiyah atau perjuangan di bidang ekonomi.

Menurutnya, kemampuan finansial merupakan salah satu kebutuhan penting dalam menopang aktivitas dakwah.

Kemandirian ekonomi umat dan bangsa juga dinilai dapat menjadi modal untuk membangun kekuatan tanpa ketergantungan terhadap pihak luar.

Kaderisasi sebagai investasi organisasi

Pesan tersebut menempatkan kaderisasi bukan hanya sebagai kegiatan pembinaan anggota, tetapi sebagai investasi jangka panjang bagi keberlanjutan persyarikatan.

Kader yang memiliki fondasi spiritual, ketangguhan mental, kapasitas intelektual, dan kemandirian finansial diharapkan mampu mengambil peran lebih luas dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan di Panawuan menjadi salah satu ruang untuk memperkuat proses tersebut di tingkat cabang, dengan melibatkan unsur pimpinan, lembaga, dan organisasi otonom Muhammadiyah.***

Penulis : Soni Tarsoni

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AI Makin Canggih, Ketua PDM Garut Ungkap Tantangan Kader Muhammadiyah di Era Digital
JADILAH GURU BERKEMAJUAN
Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan
Mahasiswa Uniga Raih Dua Podium di Arung Progo Festival 2026
KH Dadang Priatna Pimpin Yayasan Pesantren Cipari, Ini 3 Prioritasnya
SMK Muhammadiyah Garut Perkuat Ideologi Guru dan Staf lewat Pengajian Pembinaan
PDM Garut Dorong AIK Jadi Akar Penguatan Sekolah Muhammadiyah
Ketua PDM Garut Ungkap Makna Jiwa Merdeka: Tak Takut Selain kepada Allah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:21 WIB

Ketua PDM Garut Tekankan Empat Kekuatan dalam Kaderisasi Muhammadiyah

Rabu, 23 September 2026 - 19:42 WIB

AI Makin Canggih, Ketua PDM Garut Ungkap Tantangan Kader Muhammadiyah di Era Digital

Jumat, 18 September 2026 - 15:30 WIB

JADILAH GURU BERKEMAJUAN

Senin, 14 September 2026 - 13:00 WIB

Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Mahasiswa Uniga Raih Dua Podium di Arung Progo Festival 2026

Berita Terbaru

Google memperingati ulang tahun ke-28 pada 27 September 2026. (ilustrasi)

GARUT TERKINI

Ulang Tahun ke-28 Google, Mengapa Dirayakan Setiap 27 September?

Minggu, 27 Sep 2026 - 10:39 WIB