Kadis LH Garut : Penanam Pohon selain untuk Mitigasi Bencana juga Konservasi Lingkungan

- Jurnalis

Selasa, 29 November 2022 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut,Jujun Juansyah Nurhakim, S.T., M.T.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut,Jujun Juansyah Nurhakim, S.T., M.T.

WARTA GARUT – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Dinas Kehutanan (Dishut) Jabar dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut melakukan Penanaman pohon di Bendungan Copong, Kampung Maleer, Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Senin (28/11/2022).

Penanaman 95.760 pohon yang dilaksanakan serentak di 9 wilayah Cabang Dinas Kehutanan (CDK) se-Jawa Barat ini digelar dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Tahun 2022.

Kegiatan ini dibuka resmi oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, dan dihadiri oleh Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, dan tamu undangan yang lainnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut,Jujun Juansyah Nurhakim, S.T., M.T. menuturkan, Penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk ini, selain untuk mitigasi bencana juga upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Garut.

“Penanaman ini merupakan salah satu bentuk dukungan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat dalam konservasi lingkungan di Garut,”

Pihaknya terus melakukan pendampingan, agar penanaman pohon ini tidak hanya sekedar asal menanam tanpa pemeliharaan dan sebagainya. 

Jujun mengajak semua pihak untuk melanjutkan aksi penanaman pohon yang telah dilakukan oleh Pemprov Jabar. Terlebih, kata Ia, Kabupaten Garut memiliki 57 ribu hektar lahan kritis.

“Penanaman pohon ini menjadi salah satu upaya memang perlu kita apresiasi dan perlu kita lanjutkan, baik itu Dinas LH Provinsi (Jabar) maupun oleh lingkungan hidup kabupaten, termasuk oleh pegiat lingkungan yang ada di manapun termasuk di Kabupaten Garut,” katanya.

Pihaknya Berharap, Penanaman pohon ini bisa dirasakan dampaknya di masa yang akan datang.

“Dampaknya dari penanaman pohon ini,bisa dirasakan walaupun baru 10 tahun atau 15 tahun akan datang, tapi dampaknya betul-betul ada dan setidaknya bisa termonitor setiap tahunnya bahwa apa yang dilakukan oleh gerakan penanaman pohon hari ini tetap itu akan menjadi sesuatu yang luar biasa dalam rangka mitigasi bencana di tahun atau 10 tahun yang akan datang seperti itu,”ujarnya.

Berita Terkait

Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan
7 Agenda Utama Warnai Hari Jadi Garut ke-213 Tahun 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
Zakat Fitrah Garut 2026 Resmi Ditetapkan Rp40.500, Ini Keputusan Lengkap BAZNAS
Kemenag Garut Uji Calon Kepala KUA, H. Saepulloh: Pelayanan Umat Harus Lebih Profesional
Kepala Kemenag Garut: Rakerda Penentu Keberhasilan Program 2026
70 Ribu Warga Garut Dicoret dari PBI, Bupati Syakur Amin Minta Layanan Kesehatan Tetap Jalan
Disdukcapil Garut Luncurkan Inovasi Sepeda Siswa, Penuhi Hak Administrasi Kependudukan bagi Para Siswa
Kemenag Garut Borong Penghargaan 2025, Pelayanan Publik dan Zona Integritas Melesat
Berita ini 582 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:05 WIB

Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:20 WIB

7 Agenda Utama Warnai Hari Jadi Garut ke-213 Tahun 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:17 WIB

Kemenag Garut Uji Calon Kepala KUA, H. Saepulloh: Pelayanan Umat Harus Lebih Profesional

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:19 WIB

Kepala Kemenag Garut: Rakerda Penentu Keberhasilan Program 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 21:01 WIB

70 Ribu Warga Garut Dicoret dari PBI, Bupati Syakur Amin Minta Layanan Kesehatan Tetap Jalan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!