Kemenag Resmi Dirilis Buku Nikah Baru 2024: Desain Seragam, Terintegrasi Aplikasi SIMKAH, dan Keamanan Optimal

Senin, 11 November 2024 - 14:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Resmi Dirilis Buku Nikah Baru 2024_ Desain Seragam, Terintegrasi Aplikasi SIMKAH, dan Keamanan Optimal (foto_ Kasi Bimas Islam Kemenag Garut, H. Muhtarom, M.Ag )

Kemenag Resmi Dirilis Buku Nikah Baru 2024_ Desain Seragam, Terintegrasi Aplikasi SIMKAH, dan Keamanan Optimal (foto_ Kasi Bimas Islam Kemenag Garut, H. Muhtarom, M.Ag )

WARTAGARUT.COM – Kementerian Agama Republik Indonesia resmi memperkenalkan format baru Buku Nikah yang mulai digunakan pada tahun 2024. 

Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola dokumen pernikahan, memperkuat keamanan, serta menciptakan kesetaraan antara suami dan istri dalam simbolisasi Buku Nikah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I., melalui Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam H. Muhtarom, M.Ag mengungkapkan bahwa format terbaru ini akan diterapkan secara efektif mulai Oktober 2024 di seluruh Indonesia.

Perubahan Warna Sampul: Simbol Kesetaraan

Salah satu perubahan utama dalam format Buku Nikah terbaru adalah penyamaan warna sampul. Jika sebelumnya terdapat perbedaan warna — merah untuk suami dan hijau untuk istri — kini keduanya akan menggunakan sampul berwarna hijau seragam.

“Ini merupakan langkah simbolis yang menekankan kesetaraan antara suami dan istri dalam pernikahan. Warna hijau yang seragam melambangkan harmoni dan kebersamaan,” ujar H. Muhtarom.

Ia juga menjelaskan bahwa Ukuran Buku Nikah tetap dipertahankan, yaitu 8×12 cm, sehingga tidak mengubah format yang sudah dikenal masyarakat, namun memberikan tampilan yang lebih seragam dan elegan.

Baca Juga :  Wamendikdasmen Tekankan Partisipasi Publik dalam Revisi UU Sisdiknas

Peningkatan Keamanan: Nomor Seri Tunggal

Kasi Bimas Islam Kemenag Garut, H Muhtarom mengungkapkan bahwa Perubahan lainnya yang patut dicatat adalah peningkatan fitur keamanan pada Buku Nikah edisi 2024.

Nomor seri dan huruf perforasi kini bersifat tunggal, bukan lagi ganda seperti pada edisi sebelumnya. 

Kebijakan ini diambil oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag untuk mengurangi risiko pemalsuan dan duplikasi dokumen.

“Dengan adanya nomor seri unik, proses verifikasi dan pencatatan akan lebih mudah, serta mengurangi potensi penyalahgunaan dokumen pernikahan,” jelasnya.

Integrasi Teknologi: Penggunaan Aplikasi SIMKAH

Ia menerangkan bahwa Buku Nikah edisi terbaru juga terintegrasi dengan Aplikasi SIMKAH (Sistem Informasi Manajemen Nikah) milik Kemenag. 

Salah satu inovasi signifikan adalah pencetakan tanda tangan Menteri Agama yang dilakukan langsung melalui aplikasi saat pengisian Buku Nikah.

“Proses ini akan mempercepat pembuatan Buku Nikah dan memastikan keaslian dokumen. Tidak ada lagi tanda tangan yang dicetak terlebih dahulu, melainkan langsung otomatis melalui sistem digital,” kata H Muhtarom.

Baca Juga :  82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan JKM Rp2,659 Miliar

Penggantian Buku Nikah yang Hilang atau Rusak

H Muhtarom menuturkan bahwa Kementerian Agama juga mengantisipasi kebutuhan penggantian Buku Nikah yang hilang atau rusak. 

“Buku Nikah yang diganti akan menggunakan format baru yang sudah tersedia dalam stok reguler,”tuturnya.

Sosialisasi ke Masyarakat: Persiapan dan Edukasi

H Muhtarom menekankan pentingnya sosialisasi mengenai perubahan format Buku Nikah ini kepada masyarakat. 

Ia mengimbau seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Garut untuk melakukan edukasi kepada calon pengantin agar tidak terjadi kebingungan.

“Sosialisasi telah dilakukan secara menyeluruh, sehingga masyarakat mengetahui perbedaan format baru dan dapat mempersiapkan diri dengan baik saat mengurus dokumen pernikahan,”pungkasnya.

Perubahan untuk Efisiensi dan Kesetaraan

Perubahan format Buku Nikah tahun 2024 ini merupakan langkah maju dalam tata kelola dokumen pernikahan di Indonesia. 

Dengan desain yang lebih seragam, fitur keamanan yang ditingkatkan, serta integrasi teknologi melalui Aplikasi SIMKAH, diharapkan proses administrasi pernikahan menjadi lebih efisien, aman, dan mencerminkan nilai-nilai kesetaraan.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kang Abik, Penulis Ayat-Ayat Cinta, Hadir di Al Mashduqi Garut, Pesan Haru Orang Tua Warnai Pelepasan Santri Murid ke Al-Azhar
Sekretaris Dirjen Pesantren Kementerian Agama RI Lepas Keberangkatan Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Ke Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir Bersama PAAM Jabar
Wamendikdasmen Tekankan Partisipasi Publik dalam Revisi UU Sisdiknas
Wisuda ke-29 IKKHG, Ketua Pembina YDHIG Soroti Rencana Fakultas Kedokteran Gigi
IKKHG Wisuda 560 Lulusan, Rektor Ungkap Prodi Akreditasi Unggul dan Rencana Buka FKG
H. Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG untuk Perkuat SDM Kesehatan
Ketua Pembina YDHIG Ungkap Hasil Visitasi FKG IKKHG, Target Pembukaan Tahun 2027
PDM Garut Dukung Seruan Muhammadiyah Hormati Putusan MK, Ini Pesan Pentingnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:40 WIB

Kang Abik, Penulis Ayat-Ayat Cinta, Hadir di Al Mashduqi Garut, Pesan Haru Orang Tua Warnai Pelepasan Santri Murid ke Al-Azhar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Sekretaris Dirjen Pesantren Kementerian Agama RI Lepas Keberangkatan Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Ke Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir Bersama PAAM Jabar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Wamendikdasmen Tekankan Partisipasi Publik dalam Revisi UU Sisdiknas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Wisuda ke-29 IKKHG, Ketua Pembina YDHIG Soroti Rencana Fakultas Kedokteran Gigi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:46 WIB

IKKHG Wisuda 560 Lulusan, Rektor Ungkap Prodi Akreditasi Unggul dan Rencana Buka FKG

Berita Terbaru

Ilustrasi masyarakat memeriksa status bantuan sosial melalui portal resmi Cek Bansos Kemensos.

EKONOMI

Cek Bansos BPNT 2026: Link Resmi dan Cara Cek Pakai NIK

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:38 WIB