Ketua PDM Garut: Mahasiswa IMDA Perlu Kenal Muhammadiyah Sejak Awal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PDM Garut Dr. Agus Rahmat Nugraha memberikan materi pengenalan Muhammadiyah kepada mahasiswa baru IMDA Garut, Kamis (1/10/2026).

Ketua PDM Garut Dr. Agus Rahmat Nugraha memberikan materi pengenalan Muhammadiyah kepada mahasiswa baru IMDA Garut, Kamis (1/10/2026).

WARTAGARUT.COM – Mahasiswa baru Institut Muhammadiyah Darul Arqam (IMDA) Garut perlu mengenal Muhammadiyah sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi.

Pengenalan itu dinilai penting agar mahasiswa memahami identitas lembaga, visi pendidikan, serta posisi Muhammadiyah sebagai organisasi Islam.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag., saat memberikan materi Pengenalan Muhammadiyah kepada mahasiswa baru IMDA Garut Tahun Akademik 2026/2027 di Aula IMDA Garut, Jalan Bratayudha No. 39, Regol, Kecamatan Garut Kota, Kamis, 1 Oktober 2026.

Menurut Dr. Agus, mahasiswa yang masuk ke lembaga pendidikan Muhammadiyah perlu mengetahui terlebih dahulu lembaga yang menjadi bagian dari perjalanan pendidikan mereka.

“Mereka perlu mendapatkan informasi yang secepatnya karena mereka ada di usaha Muhammadiyah dan mereka harus mengenal lembaganya,” ujar Dr. Agus Rahmat Nugraha.

Ia mengatakan, pemahaman tersebut juga diperlukan untuk menghindari kesalahpahaman mengenai posisi Muhammadiyah di tengah organisasi kemasyarakatan Islam lainnya.

Dr. Agus Rahmat Nugraha menilai, ada kalangan yang masih memahami Muhammadiyah secara kurang tepat, termasuk anggapan seolah-olah Muhammadiyah berada pada posisi menggantikan Islam.

Padahal, menurut dia, Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi Islam yang bergerak dalam dakwah dan berbagai bidang kehidupan.

“Yang paling penting saya sampaikan pada hari ini adalah mereka mengenal Muhammadiyah,” katanya.

Memahami Arah Lembaga

Bagi Dr. Agus, pengenalan Muhammadiyah bukan hanya persoalan mengenalkan sebuah organisasi kepada mahasiswa.

Lebih dari itu, mahasiswa perlu memahami visi lembaga tempat mereka belajar.

Baca Juga :  Hari Kesaktian Pancasila 2026: Tema, Sejarah dan Maknanya

Ia menegaskan bahwa visi tersebut bukan milik pribadi maupun kelompok tertentu, melainkan bagian dari tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Tujuan tersebut kemudian diwujudkan melalui berbagai bidang, termasuk pendidikan tinggi.

Karena itu, mahasiswa perlu memahami hubungan antara keberadaan IMDA dengan tujuan besar Muhammadiyah.

“Mereka harus terhubung kepada situasi mereka, tahu sedang di mana dan mau ke mana,” ujar Dr. Agus.

Ia memberikan gambaran bahwa mahasiswa jangan sampai masuk ke sebuah lembaga pendidikan tanpa mengetahui arah dan identitas lembaga tersebut.

“Jangan sampai masuk ke lembaga tapi tidak kenal ini mau ke mana, kendaraan siapa,” katanya.

Latar Belakang Mahasiswa Beragam

Dr. Agus Rahmat Nugraha juga melihat pentingnya pengenalan Muhammadiyah karena mahasiswa baru IMDA Garut datang dari latar belakang yang berbeda.

Tidak seluruh mahasiswa memiliki pengalaman langsung dengan lingkungan persyarikatan Muhammadiyah.

Sebagian justru berasal dari keluarga atau lingkungan di luar Muhammadiyah.

Karena itu, pengenalan sejak awal diharapkan dapat memberikan gambaran dasar mengenai lembaga tanpa membuat mahasiswa merasa terbebani oleh identitas Muhammadiyah.

Menurut Dr. Agus, mahasiswa tetap harus memiliki ketenangan dalam menjalani proses belajar di IMDA.

Sementara pemahaman mengenai Muhammadiyah menjadi bagian tambahan yang dapat mereka dalami selama berada di lingkungan kampus.

Sejarah hingga Arah Masa Depan

Dalam materi pengenalan tersebut, Dr. Agus menjelaskan bahwa mahasiswa perlu mengenal Muhammadiyah melalui beberapa aspek.

Pertama adalah sejarah. Menurutnya, sejarah penting karena mahasiswa perlu mengetahui latar belakang berdirinya Muhammadiyah, alasan keberadaannya, serta kondisi yang melatarbelakangi gerakan tersebut.

Baca Juga :  Reshuffle Kabinet 1 Oktober, Ini Daftar Pergeseran Pejabat

“Sejarah itu bicara tentang latar belakang. Kenapa ini harus berdiri, urgensi apa, dan atas setting apa,” kata Dr. Agus Rahmat Nugraha.

Setelah memahami sejarah, mahasiswa juga perlu mengetahui apa yang sedang dikerjakan Muhammadiyah saat ini serta arah gerakannya pada masa mendatang.

Selain sejarah, Dr. Agus menekankan pentingnya memahami identitas Muhammadiyah.

Ia memperkenalkan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, gerakan dakwah, gerakan ilmu, sekaligus gerakan tajdid.

Pengenalan tersebut, menurutnya, baru merupakan pintu awal bagi mahasiswa untuk memahami Muhammadiyah secara lebih luas.

“Sekarang itu materi ke-Muhammadiyahan kan bisa dicari di mana saja. Kita hanya membuka pintu-pintu kecil saja, pintu besarnya biar dibuka sendiri,” ujarnya.

Mahasiswa Didorong Terus Belajar

Dr. Agus Rahmat Nugraha berharap mahasiswa baru IMDA Garut tidak berhenti pada materi pengenalan yang diberikan dalam kegiatan orientasi.

Mereka diharapkan terus mempelajari Muhammadiyah secara lebih mendalam selama menjalani pendidikan.

Ia juga mengaitkan proses memahami Muhammadiyah dengan pemahaman terhadap Islam yang menjadi dasar gerakannya.

“Harapannya mereka mau terus belajar memahami Muhammadiyah, yang itu adalah memahami Islam, dan mereka bisa melakukan tata kehidupan sesuai dengan ajaran yang diajarkan di Muhammadiyah, yaitu ajaran Islam itu sendiri,” tutur Dr. Agus.

Bagi mahasiswa baru IMDA Garut, pengenalan tersebut menjadi langkah awal untuk memahami lingkungan akademik sekaligus mengenali identitas lembaga yang menaungi pendidikan mereka.***

Penulis : Soni Tarsoni

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDM Garut Dorong SMAM 1 Lebih Hidupkan Kembali Ciri Khas Kemuhammadiyahan
Upacara Hari Kesaktian Pancasila, SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Karakter Siswa
YDHIG dan IKKHG Garut Dorong Mahasiswa Perkuat Akhlak di Era Digital
Sekretaris Dikdasmen PDM Garut: Guru ISMUBA Harus Terus Upgrade Diri
Ketua PDM Garut Dorong Guru ISMUBA Jadi Penggerak Pendidikan Holistik
Dorong Jiwa Wirausaha Sejak Dini, Wakil Bupati Garut Putri Karlina Berikan Motivational Speech di School Trading Day SD IT Al Mashduqi
SMK Muhammadiyah Garut Dorong Alumni Siap Masuk Dunia Kerja Lewat Office Advance
Tiga Mahasiswa IKKHG Ukir Prestasi Raih Peringkat 5 dan 7 di Nilai Ukom Nasional 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Ketua PDM Garut: Mahasiswa IMDA Perlu Kenal Muhammadiyah Sejak Awal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

PDM Garut Dorong SMAM 1 Lebih Hidupkan Kembali Ciri Khas Kemuhammadiyahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:05 WIB

YDHIG dan IKKHG Garut Dorong Mahasiswa Perkuat Akhlak di Era Digital

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Sekretaris Dikdasmen PDM Garut: Guru ISMUBA Harus Terus Upgrade Diri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Ketua PDM Garut Dorong Guru ISMUBA Jadi Penggerak Pendidikan Holistik

Berita Terbaru

Persib Bandung dijadwalkan menjalani tujuh pertandingan pada Oktober 2026 di tiga kompetisi, yakni ASEAN Club Championship, Super League dan ACL Two. (ilustrasi)

Olahraga

Jadwal Persib Oktober 2026: 7 Laga di 3 Kompetisi

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto melantik Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam dalam reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).( YT. Setpres)

PEMERINTAHAN

Reshuffle Kabinet 1 Oktober, Ini Daftar Pergeseran Pejabat

Kamis, 1 Okt 2026 - 17:31 WIB

Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto setelah dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, 1 Oktober 2026. (YouTube Setpres)

GARUT TERKINI

Cerita Suyudi Ario Seto Menuju Kursi Kapolri dalam Sehari

Kamis, 1 Okt 2026 - 16:47 WIB