Organda Dukung Pembatasan Kendaraan ASN Garut untuk Hidupkan Angkot

Jumat, 28 November 2025 - 17:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Organda Garut Dukung Pembatasan Kendaraan ASN Garut untuk Hidupkan Angkot

Organda Garut Dukung Pembatasan Kendaraan ASN Garut untuk Hidupkan Angkot

WARTAGARUT.COM — Pemerintah Kabupaten Garut mulai menerapkan uji coba pembatasan penggunaan kendaraan pribadi bagi ASN setiap Senin dan Jumat mulai 28 November 2025.

Kebijakan ini mendapat apresiasi kuat dari Sekretaris DPD Organda Garut, Slamet Sumpena, karena dinilai mampu menghidupkan kembali aktivitas angkutan umum, mengurangi kemacetan, sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi transportasi lokal.

Slamet Sumpena menegaskan bahwa Organisasi Angkutan Darat (Organda) Garut mendukung penuh kebijakan tersebut.

Menurutnya, aturan ASN wajib naik angkot pada dua hari kerja itu memiliki dampak positif yang luas, terutama bagi para sopir dan pengusaha angkutan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemkab Garut. Uji coba ini memberi harapan baru bagi sopir angkot yang selama ini pendapatannya menurun. Jika ASN mulai rutin naik angkutan umum, roda ekonomi transportasi akan bergerak kembali,” ujarnya dalam wawancara dengan WartaGarut.com di Kantor DPC Organada Garut, jalan Merdeka No.228 Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Jumat, 28 November 2025.

Baca Juga :  Galeri Ucapan HUT RI ke-81 2026, Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia Edisi 9

Slamet menjelaskan bahwa selama ini sopir angkot bergantung pada penumpang pelajar serta warga pasar tradisional.

Dengan hadirnya ASN sebagai pengguna baru, kata ia, pendapatan sopir dan setoran pengusaha dapat meningkat signifikan.

Pihaknya juga menyoroti efektivitas kebijakan terhadap pengurangan kemacetan, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.

Kondisi jalan yang belum ideal dan padatnya lalu lintas di sekitar pendidikan menjadi alasan tambahan pentingnya pengurangan kendaraan pribadi.

“Kemacetan itu muncul karena padatnya mobil dan motor pada pagi dan sore hari. Kalau ASN ikut naik angkot, beban lalu lintas otomatis berkurang,” katanya.

Baca Juga :  Ketua Pembina YDHIG Ungkap Arah Baru IKKHG Bidik Universitas dan Magister

Pihaknya berharap kebijakan tidak hanya dilakukan ASN di pusat kota, tetapi juga di wilayah pedesaan. Guru ASN di sekolah-sekolah pun ia dorong agar turut menggunakan angkutan umum sebagai bagian dari teladan bagi siswa.

“Jangan hanya anak sekolah yang dilarang membawa motor. Guru pun harus memberi contoh. Kalau gurunya naik angkot, interaksi dengan siswa justru lebih dekat, dan budaya tertib transportasi bisa terbentuk sejak dini,” jelas Slamet.

Slamet berharap kebijakan ini diperluas menjadi aturan harian, bukan hanya Senin dan Jumat.

“Harapan kami ini bukan sekadar uji coba. ASN dan guru idealnya naik angkot setiap hari sebagai bentuk edukasi publik. Ongkos Rp3.000–Rp5.000 itu jauh lebih efisien daripada membawa kendaraan pribadi,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kekeringan Mulai Dipetakan, Camat Karangpawitan Sebut 3-4 Desa Berpotensi Terdampak
Bukan Sekadar Kibarkan Bendera, Ini Pesan Camat Karangpawitan untuk Paskibraka
Kekeringan Mengintai Garut, PDAM Tirta Intan Siapkan Tangki Air
Unik! Hari Kemerdekaan Indonesia di Bale Khitan Paseban, 17 Anak Upacara Sebelum Khitan
Hari Kemerdekaan Indonesia, Pemkab Garut Gelar Doa Bersama di Masjid Agung
Jalan Banjarwangi Viral, Bupati Garut Ungkap Alasan Tak Diumumkan
Inovasi SEPEDA SISWA Permudah Urus Adminduk Anak PAUD di Garut
24 Peserta Lolos Seleksi BAZNAS Garut, 5 Kursi Pimpinan Jadi Rebutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Kekeringan Mulai Dipetakan, Camat Karangpawitan Sebut 3-4 Desa Berpotensi Terdampak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Bukan Sekadar Kibarkan Bendera, Ini Pesan Camat Karangpawitan untuk Paskibraka

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Kekeringan Mengintai Garut, PDAM Tirta Intan Siapkan Tangki Air

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Unik! Hari Kemerdekaan Indonesia di Bale Khitan Paseban, 17 Anak Upacara Sebelum Khitan

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Hari Kemerdekaan Indonesia, Pemkab Garut Gelar Doa Bersama di Masjid Agung

Berita Terbaru

Ketua PDM Garut Dr. Agus Rahmat Nugraha saat memberikan pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan kepada kepala sekolah dan madrasah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, Kamis (20/8/2026).

PENDIDIKAN

PDM Garut Dorong AIK Jadi Akar Penguatan Sekolah Muhammadiyah

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:10 WIB