WARTAGARUT.COM – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Garut Kota menuntaskan program revitalisasi lima Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Tahun 2025 yang diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. di Lapangan SD Muhammadiyah 4 Garut, Kamis (8/1/2026). Program ini menjadi bagian dari implementasi pembangunan pendidikan nasional yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Sekretaris PCM Garut Kota, H. Dede Hidayat, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai penanda rampungnya revitalisasi satuan pendidikan di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Garut Kota yang dimulai sejak awal Oktober 2025.
“Kegiatan ini kami selenggarakan dalam rangka telah selesainya program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pelaksanaannya dimulai awal Oktober 2025 dan mencakup lima SD Muhammadiyah,” ujar Dede Hidayat.
Ia mengungkapkan, dalam pelaksanaan revitalisasi, PCM Garut Kota tidak hanya menjalankan program sesuai alokasi awal kementerian, tetapi juga melakukan penguatan melalui dukungan internal persyarikatan Muhammadiyah.
“Ketika kami mendapat program dua lokal, kami berupaya agar bisa menjadi tiga lokal dengan tambahan dari kas Persyarikatan Muhammadiyah. Ini kami lakukan agar program pembangunan pendidikan nasional yang dicanangkan Mendikdasmen RI benar-benar terlaksana secara optimal,” katanya.
Menurut Dede, sinergi antara pemerintah dan persyarikatan menjadi kunci keberhasilan revitalisasi sekolah, terutama dalam memperluas manfaat bagi peserta didik dan meningkatkan kualitas sarana pembelajaran.
Dalam kegiatan peresmian tersebut, PCM Garut Kota turut mengundang unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), unsur pemerintahan, serta warga Persyarikatan Muhammadiyah sebagai bentuk kolaborasi dan keterbukaan publik.
“Kami berharap tuntasnya pembangunan revitalisasi di lima SD Muhammadiyah ini dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Garut,” ujar Dede.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila dalam proses penyelenggaraan kegiatan maupun pelaksanaan revitalisasi masih terdapat keterbatasan.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa kegiatan ini tentu masih memiliki kekurangan. Untuk itu, kami mohon maaf apabila dalam pelaksanaannya belum sepenuhnya sempurna,” ucapnya.
Menutup keterangannya, Dede Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program revitalisasi dan kegiatan peresmian tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Semoga acara ini berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.
Penulis : Soni Tarsoni








