Penjabat Bupati Garut Tinjau Dua Lokasi Perbaikan Rutilahu di Kabupaten Garut

- Jurnalis

Sabtu, 20 April 2024 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Garut Tinjau Dua Lokasi Perbaikan Rutilahu di Kabupaten Garut

Penjabat Bupati Garut Tinjau Dua Lokasi Perbaikan Rutilahu di Kabupaten Garut

WARTAGARUT.COM- Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, mengunjungi sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut Kota, dan Desa Simpang, Kecamatan Cikajang, Sabtu (20/4/2024).

Pemberian bantuan ini merupakan inisiatif dari Pemerintah Kabupaten Garut untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang kurang mampu, serta memberikan mereka hunian yang layak dan aman.

Barnas mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi rumah-rumah yang tidak layak huni, terutama saat musim hujan yang sering kali membawa dampak buruk bagi penghuninya.

Barnas mengungkapkan, Kabupaten Garut merupakan daerah yang sangat luas dengan memiliki 42 kecamatan, salah satunya yaitu Kecamatan Cikajang. Ia menilai, Kecamatan Cikajang memiliki kemajuan yang cukup bagus. Namun di balik itu semua, tidak semua masyarakat dapat beruntung memiliki rumah atau tempat tinggal yang layak huni.

Salah satu contoh yang diungkapkan oleh Barnas adalah kunjungannya ke rumah Ibu Nurjanah, yang kondisinya sangat memprihatinkan dengan kebocoran yang membahayakan keselamatan penghuninya, terutama anak-anak yang sedang tidur. Dalam kunjungannya, Barnas tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga berkomitmen untuk memastikan perbaikan rumah-rumah tersebut agar layak huni.

Baca Juga :  Jadwal Indonesia vs Kamboja Hari Ini, Perebutan Peringkat Ketiga Piala AFF U-19

“Kita hadir ke salah satu rumah ini Ibu Nurjanah, suaminya di Tangerang, lalu penghasilannya juga mungkin di bawah UMR ya, punya dua anak kecil, lalu kondisi rumahnya sangat tidak layak, kalau hujan itu bocor,” ucapnya.

Barnas juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi oleh Kabupaten Garut, yaitu jumlah rumah tidak layak huni yang masih cukup tinggi. Oleh karena itu, ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit demi sedikit mengurangi jumlah tersebut. Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, camat, lurah, dan masyarakat, untuk turut serta dalam upaya memberikan bantuan dan meningkatkan kualitas hunian di Kabupaten Garut.

“Nah kalau tidak segera diperbaiki ini bisa menimbulkan kecelakaan menimpa anak yang sedang tidur, sehingga tadi menimbulkan korban jiwa. Oleh karena itu kita pemerintah harus lebih responsif lagi terhadap situasi kondisi ini,” ucapnya.

Melalui bantuan rutilahu ini, Pj. Bupati Garut menginginkan agar kemiskinan di Kabupaten Garut dapat sedikit demi sedikit terkikis. Selain pemerintah daerah, ia mengajak seluruh pihak untuk mengulurkan tangannya dalam membantu masyarakat yang tidak mampu.

Baca Juga :  Persigar Garut Tak Terkalahkan dan Lolos 16 Besar, Bupati Garut Apresiasi Perjuangan Tim dan Rudy Gunawan

“Nah tentu bantuan itu sangat terbatas oleh karena itu kami mengajak Pak Camat, ini ada Pak Lurah, untuk nanti bahu membahu menyelesaikan rumah sehingga rumah yang tadinya sangat tidak layak nanti menjadi layak baik itu ventilasinya, ataupun dindingnya, dan bahkan rumah ini jauh dari tempat dia mandi dan lain sebagainya,” ucapnya.

Dalam pendampingan tersebut, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Garut, Ahmad Mulyana, menyatakan bahwa pihaknya memiliki anggaran sebesar 500 juta rupiah untuk 30 unit rutilahu tahun ini, dengan harapan dapat mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Garut.

Ahmad juga mendorong partisipasi masyarakat dalam gotong royong untuk membantu masyarakat tidak mampu di Kabupaten Garut serta meningkatkan anggaran untuk perbaikan rumah tidak layak huni. Ia juga berharap anggaran untuk perbaikan rutilahu di Kabupaten Garut bisa terus meningkat.

Berita Terkait

Lebih dari 120 Warga RW 5 Cibangban Ikut Pawai Obor 1 Muharram 1448 H, Tebarkan Semangat Hijrah dan Persatuan
Gowes dari Garut ke Mekkah, Ada Misi Besar yang Dibawa Asep Akung
Catat! Ini Jadwal KA Cikuray Garut-Pasar Senen dengan Rangkaian Baru
PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 5.127 Formasi, Begini Cara Buat Akun SSCASN
BNPB Minta Warga Menjauh dari Pantai Setelah Gempa M 7,7 Filipina
Gempa Bumi M 7,7 Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami untuk 5 Provinsi
PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Buka Akses 10 Program Magister
Polres Garut Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolres Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:30 WIB

Lebih dari 120 Warga RW 5 Cibangban Ikut Pawai Obor 1 Muharram 1448 H, Tebarkan Semangat Hijrah dan Persatuan

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Gowes dari Garut ke Mekkah, Ada Misi Besar yang Dibawa Asep Akung

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:59 WIB

Catat! Ini Jadwal KA Cikuray Garut-Pasar Senen dengan Rangkaian Baru

Senin, 8 Juni 2026 - 22:40 WIB

PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 5.127 Formasi, Begini Cara Buat Akun SSCASN

Senin, 8 Juni 2026 - 15:05 WIB

BNPB Minta Warga Menjauh dari Pantai Setelah Gempa M 7,7 Filipina

Berita Terbaru

Kylian Mbappe merayakan gol saat membawa Prancis mengalahkan Senegal 3-1 pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 sekaligus mencetak rekor 58 gol bersama tim nasional Prancis.( Dok FIFA)

SEPUTAR OLAHRAGA

Mbappe Pecahkan Rekor 58 Gol, Prancis Langsung Puncaki Grup I

Rabu, 17 Jun 2026 - 06:50 WIB

error: Content is protected !!