PKL Jalan Merdeka Bandel! Wabup Garut Putri Karlina Turun Tangan Saat Jogging Pagi

Selasa, 17 Juni 2025 - 14:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PKL Jalan Merdeka Bandel! Wabup Garut Putri Karlina Turun Tangan Saat Jogging Pagi

PKL Jalan Merdeka Bandel! Wabup Garut Putri Karlina Turun Tangan Saat Jogging Pagi

 WARTAGARUT.COM — Wakil Bupati (Wabup) Garut, drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, M.BA., menyoroti rendahnya kedisiplinan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Merdeka, Garut, meski sebelumnya telah dilakukan sosialisasi dan penertiban terkait jam operasional berdagang.

Saat melakukan pemantauan Senin pagi (16/6/2025), Putri Karlina yang awalnya hanya berniat jogging, justru menemukan bahwa sekitar 60–70% pedagang masih nekat berjualan melewati batas waktu yang telah ditentukan, yakni pukul 06.00 WIB.

“Kita sudah sosialisasi, bahkan sudah penertiban. Tapi kenyataannya 70% masih bandel. Kalau satu bandel, yang lain ikut bandel,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya

Menurutnya, ketertiban bukan sekadar urusan estetika kota, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan keselamatan warga. Jalan Merdeka merupakan akses vital yang dilalui pelajar, pegawai, dan masyarakat umum setiap pagi. Keberadaan PKL di sana kerap menyebabkan kemacetan karena parkir liar dan aktivitas jual beli yang memakan badan jalan.

Selain itu, para pedagang resmi di dalam Pasar Ciawitali juga mengeluhkan penurunan omset karena masyarakat lebih memilih berbelanja di luar yang aksesnya lebih mudah. Hal ini, kata Luthfianisa, bisa memicu efek domino yang membuat seluruh pedagang akhirnya keluar dari pasar.

Baca Juga :  Jadwal Liga Champions 2026/2027: Real Madrid vs Inter Milan Dini Hari

“Kalau kita hidup tanpa aturan, mau jadi apa kabupaten ini? Ini bukan soal arogansi saya sebagai pemimpin. Tapi soal tanggung jawab saya menegakkan aspirasi dan mencari solusi terbaik,” tegasnya.

Luthfianisa menegaskan, pemerintah tidak melarang berdagang, tetapi meminta seluruh PKL untuk menyelesaikan aktivitasnya sebelum pukul 06.00 WIB. Ia berharap masyarakat bisa saling berempati dan memahami pentingnya aturan demi kepentingan bersama.

“Mencari uang memang susah, tapi jangan sampai cari uang dengan mengorbankan hak orang lain,” pungkasnya.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian
10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya
Kantor Baru KPU Garut Diresmikan, Bupati Tekankan Pemilu Profesional dan Berintegritas
9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat
Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?
Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut
Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:00 WIB

Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian

Jumat, 4 September 2026 - 18:47 WIB

10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya

Rabu, 2 September 2026 - 20:54 WIB

Kantor Baru KPU Garut Diresmikan, Bupati Tekankan Pemilu Profesional dan Berintegritas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:03 WIB

9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?

Berita Terbaru