WARTAGARUT.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan 18 perguruan tinggi di Garut sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi pembangunan daerah.
Penandatanganan yang dilakukan oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, berlangsung pada apel gabungan di Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (1/9/2025).
Plt. Ketua STIKes Karsa Husada Garut, Elang Mohamad Atoilah, S.Sos., M.Kes., menyambut baik program kerja sama ini, terutama dengan hadirnya beasiswa untuk 1.000 mahasiswa.
“Ini bukan hanya bentuk kolaborasi, tetapi bukti nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap pendidikan. Dukungan ini akan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Garut untuk mengenyam pendidikan tinggi berkualitas,” ujar Elang Mohamad Atoilah.
Ia menambahkan, langkah ini menjadi wujud sinergi antara akademisi dan pemerintah untuk memajukan kualitas sumber daya manusia (SDM) Garut.
“Kami siap berperan aktif dalam program Tridharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Dengan dukungan ini, mahasiswa bisa lebih fokus mengembangkan potensi akademik sekaligus mengabdi kepada masyarakat,” imbuhnya.
Menurut Bupati Garut, keberadaan perguruan tinggi lokal memiliki nilai strategis dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sekaligus mengurangi kesenjangan akses pendidikan.
“Tidak semua orang Garut punya kesempatan kuliah ke luar kota. Dengan perguruan tinggi yang ada di Garut, pendidikan bisa lebih terjangkau dan tetap menjaga interaksi sosial antara mahasiswa dan keluarganya,” ungkapnya.
Program beasiswa ini merupakan bagian dari implementasi RPJMD Kabupaten Garut 2025–2029, yang akan berjalan selama lima tahun ke depan.
Bantuan pendidikan ini diprioritaskan bagi mahasiswa aktif dari salah satu 18 perguruan tinggi mitra, seperti Universitas Garut, Institut Pendidikan Indonesia ( IPI ), Institut Teknologi Garut, Institut Muhammadiyah Darul Arqom Garut, Institut Agama Islam Persis Garut, Universitas Bhakti Kencana, Stie Yasa Anggana Garut, Stai Al Musaddiyah, STIKes karsa husada garut Karsa Husada Garut, Stai Muhammadiyah Garut, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Qurrota A’yun, STIEB Syariah Nahdatul Ulama Garut, STIKES YPSDMI 14. STAI Siliwangi Garut, STISIP Saudera Indonesia, STAI KH Badruzzaman, Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Yapisha Garut, Sekolah Tinggi Hukum Garut.
Penulis : Soni Tarsoni













