Upacara Hari Kesaktian Pancasila, SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Karakter Siswa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara Hari Kesaktian Pancasila berlangsung di lapangan SMK Muhammadiyah Garut, Kamis, 1 Oktober 2026

Upacara Hari Kesaktian Pancasila berlangsung di lapangan SMK Muhammadiyah Garut, Kamis, 1 Oktober 2026

WARTAGARUT.COM – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMK Muhammadiyah Garut tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah, tetapi juga dimanfaatkan untuk mengingatkan siswa agar menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Pembina Upacara sekaligus Pengawas Pembina, Drs. H. Yayan Sofyan, M.Pd., saat memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di lapangan upacara SMK Muhammadiyah Garut, Jalan Cendramata 1 No. 27, Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis, 1 Oktober 2026.

Dalam amanatnya, Yayan menjelaskan bahwa peringatan 1 Oktober berkaitan dengan sejarah Gerakan 30 September 1965 yang menurutnya berkaitan dengan upaya mengubah dasar negara Pancasila.

Ia kemudian mengajak siswa melihat makna Hari Kesaktian Pancasila dari sisi yang lebih dekat dengan kehidupan mereka.

Menurutnya, mempertahankan nilai Pancasila tidak berhenti pada pemahaman sejarah, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap dan karakter.

“Ketika kita ingin merubah dunia, maka awalilah dari diri sendiri. Kita jangan berpikir dan jangan berharap menunggu orang lain yang merubahnya,” kata H. Yayan Sofyan dalam amanatnya.

Kompetensi Siswa Tak Hanya Hard Skill

H. Yayan Sofyan mengingatkan bahwa lulusan SMK diharapkan memiliki kompetensi yang dapat menjadi bekal menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.

Namun, kompetensi tersebut menurutnya tidak cukup hanya diukur dari kemampuan teknis atau hard skill.

Siswa juga perlu memiliki soft skill yang tercermin melalui karakter.

Baca Juga :  1 Oktober 2026 Hari Apa? Ini Hari Penting dan Status Liburnya

Ia mengaitkan karakter tersebut dengan nilai-nilai Pancasila serta ajaran Islam tentang akhlakul karimah.

“Disebut kompeten jika siswa memiliki dua hal. Yang pertama soft skill yang baik, dan yang kedua hard skill yang baik,” ujarnya.

Karakter, lanjut H. Yayan Sofyan, tidak terbentuk secara instan.

Pembentukannya dimulai dari kebiasaan sehari-hari, termasuk kedisiplinan, ketaatan terhadap aturan, kejujuran, serta kemampuan merencanakan masa depan.

Karena itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan sekolah menurutnya dapat menjadi momentum untuk menghubungkan nilai kebangsaan dengan perilaku nyata siswa.

Panca Waluya dan Kebiasaan Sehari-hari

Dalam amanatnya, Yayan juga menyinggung konsep Panca Waluya yang dikembangkan Pemerintah Jawa Barat sebagai bagian dari penguatan karakter.

Ia menjelaskan Panca Waluya mencakup lima nilai yang menjadi bagian dari pembentukan pribadi siswa.

Dalam bagian awal penjelasannya, ia menyoroti nilai cageur, yang berkaitan dengan kondisi fisik dan kebiasaan hidup sehat.

Menurut H. Yayan Sofyan, aktivitas siswa saat mengikuti upacara juga dapat menjadi bagian dari pembiasaan tersebut.

Berdiri di bawah sinar matahari, berjalan kaki, serta melakukan aktivitas olahraga merupakan contoh sederhana yang dapat mendukung kebugaran fisik.

Baca Juga :  Statistik Indonesia vs Malaysia Hari Ini: Garuda Bertahan dengan 10 Pemain

Ia kemudian mengingatkan siswa agar tidak menjadikan penggunaan telepon seluler sebagai satu-satunya aktivitas dalam keseharian.

“Kalau main HP, olahraganya hanya jari tangan saja,” ujar H. Yayan Sofyan.

Pesan tersebut menjadi bagian dari pengingat agar siswa memiliki keseimbangan antara aktivitas digital, kegiatan belajar, interaksi sosial, dan aktivitas fisik.

Pancasila Dimulai dari Diri Sendiri

Bagi siswa SMK, nilai Pancasila pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan upacara atau hafalan mengenai dasar negara.

Nilai tersebut dapat diterjemahkan melalui perilaku sederhana di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Disiplin datang dan mengikuti kegiatan sekolah, menaati aturan, bersikap jujur, menjaga kebiasaan hidup sehat, serta mempersiapkan masa depan merupakan bentuk karakter yang dapat dibangun sejak sekarang.

H. Yayan Sofyan menekankan bahwa perubahan tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Siswa dapat memulainya dari dirinya sendiri.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMK Muhammadiyah Garut pun menjadi momentum untuk menghubungkan nilai kebangsaan dengan tujuan pendidikan vokasi: melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga karakter dan akhlak yang baik.***

Penulis : Soni Tarsoni

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDM Garut Dorong SMAM 1 Lebih Hidupkan Kembali Ciri Khas Kemuhammadiyahan
YDHIG dan IKKHG Garut Dorong Mahasiswa Perkuat Akhlak di Era Digital
Sekretaris Dikdasmen PDM Garut: Guru ISMUBA Harus Terus Upgrade Diri
Ketua PDM Garut Dorong Guru ISMUBA Jadi Penggerak Pendidikan Holistik
Dorong Jiwa Wirausaha Sejak Dini, Wakil Bupati Garut Putri Karlina Berikan Motivational Speech di School Trading Day SD IT Al Mashduqi
SMK Muhammadiyah Garut Dorong Alumni Siap Masuk Dunia Kerja Lewat Office Advance
Tiga Mahasiswa IKKHG Ukir Prestasi Raih Peringkat 5 dan 7 di Nilai Ukom Nasional 2026
PMR MTsN 1 Garut Raih Empat Prestasi di YCC 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

PDM Garut Dorong SMAM 1 Lebih Hidupkan Kembali Ciri Khas Kemuhammadiyahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Upacara Hari Kesaktian Pancasila, SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Karakter Siswa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:05 WIB

YDHIG dan IKKHG Garut Dorong Mahasiswa Perkuat Akhlak di Era Digital

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Sekretaris Dikdasmen PDM Garut: Guru ISMUBA Harus Terus Upgrade Diri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Ketua PDM Garut Dorong Guru ISMUBA Jadi Penggerak Pendidikan Holistik

Berita Terbaru