WARTAGARUT.COM – Timnas Irak mencatat hasil mengejutkan jelang Piala Dunia 2026 setelah berhasil menahan imbang raksasa Eropa, Timnas Spanyol, dengan skor 1-1 dalam laga FIFA Matchday di Estadio Abanca-Riazor, Jumat (5/6/2026).
Pertandingan ini juga menjadi sorotan publik Indonesia karena bek Persib Bandung, Frans Putros, turut tampil membela Irak.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Irak yang mampu mencuri hasil positif dari salah satu tim terbaik dunia.
Apalagi, berdasarkan ranking FIFA per April 2026, Spanyol berada di posisi kedua dunia, sementara Irak menempati peringkat ke-56.
Tak hanya itu, hasil imbang ini juga mengakhiri catatan buruk Irak saat menghadapi Spanyol. Pada pertemuan terakhir tahun 2009, Irak harus mengakui keunggulan La Furia Roja dengan skor 0-1.
Spanyol Unggul Lebih Dulu Lewat Ferran Torres
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Spanyol langsung menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal.
Tim asuhan Luis de la Fuente terus menggempur pertahanan Irak melalui kombinasi serangan cepat yang dipimpin Dani Olmo dan Ferran Torres.
Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-16. Dani Olmo mengirim umpan matang kepada Ferran Torres yang langsung menusuk ke kotak penalti sebelum melepaskan tendangan mendatar yang gagal diantisipasi kiper Ahmed Basil.
Gol tersebut membawa Spanyol unggul 1-0 dan membuat pertandingan semakin terbuka.
Gol Spektakuler Merchas Doski Bungkam Publik Tuan Rumah
Tertinggal satu gol tidak membuat Irak kehilangan kepercayaan diri.
Pasukan Graham Arnold justru mampu memberikan respons cepat melalui serangan balik yang efektif.
Pada menit ke-27, Merchas Doski mencetak gol spektakuler dari sisi kanan kotak penalti. Tendangan kerasnya meluncur ke pojok kiri atas gawang Spanyol tanpa mampu dijangkau Joan Garcia.
Gol indah tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membuat Irak kembali percaya diri menghadapi tekanan tuan rumah.
Hingga babak pertama berakhir, kedua tim gagal menambah gol.
Frans Putros Masuk di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Spanyol kembali mendominasi penguasaan bola dan berusaha mencari gol kemenangan.
Namun pertahanan disiplin Irak membuat berbagai peluang La Furia Roja gagal berbuah gol.
Pada menit ke-62, perhatian publik Indonesia tertuju kepada Frans Putros. Bek Persib Bandung itu masuk menggantikan Hussein Ali untuk memperkuat lini pertahanan Irak.
Kehadiran Putros membantu Irak menjaga keseimbangan permainan saat menghadapi tekanan bertubi-tubi dari Spanyol.
Meski Spanyol terus menyerang hingga akhir laga, Irak mampu mempertahankan skor imbang 1-1 sampai peluit panjang dibunyikan.
Modal Berharga Jelang Piala Dunia 2026
Hasil ini menjadi modal penting bagi kedua tim menjelang Piala Dunia 2026.
Spanyol yang tergabung di Grup H akan bersaing dengan Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Uruguay.
Sementara Irak yang dilatih Graham Arnold berada di Grup I bersama Prancis, Senegal, dan Norwegia.
Bagi Irak, keberhasilan menahan imbang tim peringkat kedua dunia menjadi suntikan kepercayaan diri besar sebelum tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.***
Penulis : Soni Tarsoni

















