WARTAGARUT.COM – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menjawab langsung keluhan Rianti, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang, yang mengaku tidak pernah menerima bantuan sosial.
Dalam penjelasannya, Putri Kalina menegaskan bantuan pemerintah diberikan berdasarkan data desil kesejahteraan yang tercatat di lapangan.
“Pemerintah memberikan bantuan itu berdasarkan data di lapangan. Data yang dimaksud adalah data desil, yaitu data kesejahteraan seseorang yang dibagi dari 1 sampai 10. Yang mendapat bantuan biasanya desil 1 sampai 5,” ujar Putri karlina dikutip dari akun Youtube miliknya yang di upload pada Jumat, (27/2/2026).
Ia menjelaskan, warga yang berada di atas desil 5 berpotensi tidak menerima bantuan.
Namun, jika terdapat ketidaksesuaian data, masyarakat dapat melakukan pengajuan perbaikan melalui pemerintah desa atau pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
“Yang harus dipastikan pertama kali adalah masuk desil berapa. Kalau memang berhak tapi belum menerima, bisa langsung mengajukan ke desa atau pendamping PKH,” katanya.
Wabup Garut juga mengingatkan bahwa desil tidak dihitung hanya dari pendapatan atau pengeluaran bulanan.
Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai indikator sosial ekonomi, mulai dari pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, hingga kepemilikan aset.
Ia merujuk pada informasi resmi dari Kementerian Sosial yang menyebut desil bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi terbaru di lapangan. Karena itu, masyarakat diminta aktif mengecek dan memperbarui data secara berkala.
Untuk mengetahui status desil dan bantuan sosial, warga dapat menggunakan aplikasi atau laman resmi Cek Bansos.
Caranya, cukup memasukkan NIK atau nama sesuai KTP, memilih wilayah domisili, lalu klik cari data. Sistem akan menampilkan informasi kelompok desil dan status bantuan sosial.
Selain itu, tersedia fitur usul dan sanggah bagi masyarakat yang merasa datanya belum sesuai. Pengajuan juga bisa dilakukan melalui desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat.
“Bansos yang tepat sasaran dimulai dari data yang tepat. Jadi silakan cek desil masing-masing agar tidak ada lagi kebingungan kenapa belum dapat bantuan,” tegas Putri Karlina.***
Penulis : Soni Tarsoni

















