Teh Putri Karlina Soroti Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Garut: Ini Langkah Nyatanya

Senin, 7 Juli 2025 - 11:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Teh Putri Karlina Soroti Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Garut: Ini Langkah Nyatanya

Teh Putri Karlina Soroti Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Garut: Ini Langkah Nyatanya

WARTAGARUT.COM – Wakil Bupati Garut drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, M.BA kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap isu-isu kemanusiaan.

Pada Jumat (04/07/2025), ia bersama Bupati Garut H Abdusy Syakur Amin melakukan Zoom Meeting bersama perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA), membahas maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Garut.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut ini menjadi ruang refleksi sekaligus langkah konkret dalam mencari solusi atas permasalahan kompleks yang menimpa kelompok rentan.

Baca Juga :  Starting XI Persib vs Melbourne Victory, Teja Paku Alam Absen

Dalam diskusinya, Teh Putri Karlina menyampaikan keprihatinan mendalam. Ia menyoroti bahwa banyak kasus kekerasan berakar dari persoalan ekonomi dan ketimpangan sosial, bahkan diperparah oleh budaya diam yang menghambat keadilan.

“Kita temukan beberapa kasus yang tidak dilanjutkan karena intervensi tokoh tertentu, bahkan guru spiritual. Ini harus dihentikan. Kita butuh keberanian dan sistem yang kuat untuk mendukung korban,” tegas Teh Putri Karlina.

Tak hanya berhenti pada identifikasi masalah, Teh Putri juga menawarkan pendekatan solutif: edukasi bagi laki-laki, terutama calon ayah, sebagai bagian dari upaya preventif jangka panjang.

Baca Juga :  Ziarah Perdana Usai Pelantikan, BEST Al Mashduqi IIBS Garut Teladani Jejak Ulama di Momentum Hari Santri

Ia juga mendorong pelatihan keterampilan dan akses modal usaha bagi korban agar bisa bangkit secara ekonomi dan psikologis.

Pertemuan ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut, melalui peran aktif Teh Putri, tidak tinggal diam.

Komitmen untuk menciptakan lingkungan aman dan berdaya bagi perempuan dan anak menjadi fokus penting dalam arah kebijakan sosial daerah.

Dengan kolaborasi lintas sektor, Garut diharapkan dapat menjadi daerah yang tidak hanya sigap menangani kasus kekerasan, tetapi juga mampu menciptakan sistem pencegahan dan pemberdayaan yang berkelanjutan.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak
Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya
Kemenag Garut Ajak Tokoh Agama Rawat Keberagaman dan Budaya Lokal
PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama
Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik
Kemenag Garut Petakan Calon Kepala KUA, Perceraian Jadi Tantangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:48 WIB

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:56 WIB

Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Kemenag Garut Ajak Tokoh Agama Rawat Keberagaman dan Budaya Lokal

Berita Terbaru