WARTAGARUT.COM – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Aceng Malki—yang akrab disapa Ceng Malki, melakukan kunjungan kerja ke SMA Negeri 1 Tengahtani, Kabupaten Cirebon, Senin, (13/10/2025)
Kunjungan kerja itu, guna meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana pendidikan di sekolah tersebut.
Dalam kunjungan itu, Ceng Malki menemukan sejumlah permasalahan mendasar yang membuat sekolah ini belum memenuhi standar kelayakan sebagai sekolah negeri.
“Kondisi SMA Negeri 1 Tengahtani masih jauh dari kata layak. Tidak ada pagar pembatas, tidak ada komputer atau laptop, bahkan ruang kelasnya masih sangat terbatas,” ujar Ceng Malki.
Menurutnya, rombel (rombongan belajar) di sekolah tersebut belum maksimal karena sistem pembelajarannya masih dibagi menjadi dua shift: pagi dan siang. Hal ini terjadi karena keterbatasan ruang belajar.
“Ruang kelas baru ada tiga, dan tahun ini dibangun enam kelas dari dana bantuan provinsi. Tapi idealnya masih butuh empat kelas lagi,” jelasnya.
Selain itu, kondisi lingkungan sekolah juga sangat memprihatinkan. Saat hujan turun, lapangan menjadi becek dan tergenang air karena belum memiliki paving block serta posisi tanah yang rendah.
“Ini harus segera ditangani agar aktivitas belajar tidak terganggu,” tambahnya.
Ceng Malki menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi V DPRD Jawa Barat untuk memastikan pembangunan ruang kelas baru (RKB) dari Bantuan Provinsi (Banprov) berjalan sesuai rencana.
“Kami datang untuk mengontrol pembangunan enam ruang kelas yang baru selesai pada 15 Desember. Namun pelaksanaan proyek ini juga terlambat dari jadwal yang seharusnya,” ungkapnya.
Politisi PKB ini menekankan agar Dinas Pendidikan Jawa Barat segera memprioritaskan penanganan sekolah-sekolah negeri yang masih sangat jauh dari kelayakan, termasuk yang gedungnya sudah ambruk atau belum memiliki laboratorium.
“Sekolah-sekolah yang ambruk dan belum punya lab harus jadi prioritas utama. Pendidikan tidak boleh dibiarkan dalam kondisi seperti ini,” tegas Ceng Dewan.
Langkah pengawasan ini, kata dia, menjadi bagian dari komitmen PKB di DPRD Jawa Barat untuk terus memperjuangkan pemerataan fasilitas pendidikan hingga ke pelosok daerah.***
Penulis : Soni Tarsoni

















