WARTAGARUT.COM – Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Garut, Aida Fazwa A, berhasil meraih prestasi nasional dengan memperoleh sertifikat sebagai Duta Hijab Nusantara, sebuah ajang yang menilai kompetensi, karakter, dan representasi budaya muslimah Indonesia.
Prestasi ini diraih pada awal 2026 dan mendapat apresiasi langsung dari pihak sekolah di Garut, Jawa Barat.
Kepala MAN 1 Garut, Drs. H. Sarip Asbuloh, M.Pmat, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan karakter dan prestasi siswa di lingkungan madrasah.
“Prestasi Aida Fazwa A sebagai Duta Hijab Nusantara menunjukkan bahwa siswa MAN 1 Garut mampu bersaing di tingkat nasional dengan tetap menjunjung nilai akhlak dan budaya,” ujar H. Sarip saat wawancarai di MAN 1 Garut, Jl. Jend. Ahmad Yani Koropeak, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu, 31 Januari 2026.
Ia menegaskan, madrasah terus mendorong peserta didik untuk berkembang secara akademik maupun nonakademik.
“Kami berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengembangkan potensi, baik di bidang prestasi, kreativitas, maupun kepemimpinan,” katanya.
Menurut Sarip, capaian tersebut juga menjadi motivasi bagi siswa lain agar tidak ragu mengikuti berbagai ajang pengembangan diri.
“Prestasi ini harus menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik agar terus berani tampil, berinovasi, dan menjaga integritas,” ucapnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah akan terus memperkuat pembinaan karakter dan literasi prestasi.
“Kami akan memperkuat pendampingan, pembinaan, dan kolaborasi agar semakin banyak siswa MAN 1 Garut yang berprestasi di tingkat regional maupun nasional,” tuturnya.
Prestasi Aida Fazwa A sebagai Duta Hijab Nusantara tidak hanya membawa nama baik pribadi, tetapi juga mengharumkan institusi MAN 1 Garut.
Capaian ini sejalan dengan visi madrasah dalam mencetak generasi unggul, berakhlak, dan berdaya saing.
Pihak sekolah berharap prestasi tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan citra pendidikan madrasah sebagai lembaga yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Penulis : Soni Tarsoni

















