WARTAGARUT.COM – Perjalanan gowes dari Garut ke Mekkah yang dilakukan pesepeda asal Kabupaten Garut, Asep Akung, bukan sekadar perjalanan menempuh ribuan kilometer menuju Tanah Suci.
Di balik kayuhan sepedanya, tersimpan misi besar yang mencakup nilai spiritual, kesehatan, hingga kepedulian terhadap lingkungan.
Asep Akung resmi memulai perjalanan bertajuk Tour Asia Finish Mekkah setelah dilepas langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Halaman Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Minggu (14/6/2026).
Perjalanan lintas negara menuju Mekkah itu diperkirakan akan berlangsung selama tiga hingga empat bulan.
Bukan Sekadar Perjalanan Spiritual
Banyak orang melihat perjalanan menuju Mekkah sebagai bentuk ibadah dan perjuangan spiritual. Namun bagi Asep Akung, perjalanan ini memiliki makna yang lebih luas.
Ia mengungkapkan bahwa misi yang dibawanya tidak hanya berkaitan dengan perjalanan religi, tetapi juga kampanye tentang pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan hidup.
Dengan menggunakan sepeda sebagai alat transportasi utama, Asep Akung ingin menunjukkan bahwa gaya hidup sehat dapat menjadi bagian dari perjalanan hidup yang penuh makna.
Perjalanan tersebut sekaligus menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan melalui penggunaan transportasi ramah lingkungan yang minim emisi.
Bupati Garut Sebut Jadi Inspirasi Banyak Orang
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengaku bangga dan terharu atas tekad yang ditunjukkan Asep Akung.
Menurutnya, langkah yang dilakukan pesepeda asal Garut itu membuktikan bahwa setiap orang memiliki cara berbeda untuk mewujudkan impian dan menorehkan sejarah.
“Perjalanan ini adalah teladan yang menjadi contoh untuk yang lain. Bahwa banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mencapai tujuan kita. Meskipun kadang-kadang membuat orang beda, ya gapapa. Karena ini keyakinan kita dan keinginan kita untuk menorehkan sejarah,” ujar Abdusy Syakur Amin.
Bupati juga meminta agar perjalanan Asep Akung terus dipantau dan dikomunikasikan secara berkala kepada masyarakat Garut.
Ia berharap informasi mengenai posisi, kondisi kesehatan, dan perkembangan perjalanan dapat terus disampaikan selama perjalanan berlangsung.
Target Tiba di Mekkah Maksimal Empat Bulan
Meski akan menghadapi berbagai tantangan selama melintasi sejumlah negara di Asia, Asep Akung mengaku telah mempersiapkan fisik dan mental secara matang.
Ia optimistis dapat mencapai Mekkah sesuai target yang telah ditetapkan.
Di akhir prosesi pelepasan, Asep memohon doa dan dukungan dari masyarakat Garut agar seluruh rangkaian perjalanan berjalan aman dan lancar.
“Mudah-mudahan, ini mohon doa restunya dari Pak Bupati khususnya dan masyarakat Garut pada umumnya, kita bisa sampai tujuan tiga atau paling lambat empat bulan,” kata Asep Akung.
Perjalanan yang Menarik Perhatian Publik
Aksi gowes dari Garut menuju Mekkah menjadi salah satu kisah inspiratif yang menyita perhatian masyarakat.
Selain karena jarak yang sangat jauh, perjalanan ini juga membawa pesan positif tentang semangat, ketekunan, kesehatan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan target perjalanan hingga empat bulan, masyarakat kini menantikan kabar-kabar perjalanan Asep Akung yang akan melintasi berbagai negara sebelum akhirnya tiba di Tanah Suci.***
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar