KA Cikuray Kembali ke Akar Sejarah Garut, Apa yang Akan Terjadi pada Distribusi Komoditas?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri peluncuran KA Cikuray dengan gerbong Petani dan Pedagang yang menghidupkan kembali peran historis kereta api sebagai pengangkut komoditas pertanian Garut.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri peluncuran KA Cikuray dengan gerbong Petani dan Pedagang yang menghidupkan kembali peran historis kereta api sebagai pengangkut komoditas pertanian Garut.

WARTAGARUT.COM – Peresmian rangkaian baru KA Cikuray dengan Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Petani-Pedagang tidak hanya menghadirkan layanan transportasi baru bagi masyarakat.

Kehadiran fasilitas tersebut juga dinilai menghidupkan kembali fungsi historis jalur kereta api di Garut sebagai sarana distribusi komoditas pertanian unggulan daerah.

Peresmian dilakukan di Stasiun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (11/6/2026), dan dihadiri Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bersama jajaran Kementerian Perhubungan serta PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Bagi Garut, kehadiran Kereta Petani dan Pedagang memiliki makna lebih dari sekadar penambahan layanan transportasi.

Program ini dianggap sebagai upaya mengembalikan peran strategis kereta api yang sejak masa lalu menjadi tulang punggung pengangkutan hasil perkebunan dan pertanian dari Garut ke berbagai daerah.

Bupati Syakur Soroti Sejarah Perkeretaapian Garut

Dalam sambutannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengingatkan bahwa jalur kereta api di Garut telah hadir sejak tahun 1889 melalui lintasan Garut-Cibatu-Cikajang.

Menurutnya, pembangunan jalur tersebut sejak awal memang ditujukan untuk mendukung mobilitas komoditas unggulan daerah, terutama hasil perkebunan dan pertanian yang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Garut.

Baca Juga :  Kebakaran Rumah Panggung di Banjarwangi Garut, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta

Syakur menilai hadirnya gerbong khusus petani dan pedagang pada KA Cikuray menjadi simbol kembalinya fungsi awal transportasi kereta api sebagai penghubung antara sentra produksi dan pasar.

“Hari ini menegaskan kembali makna atau fungsi awal dari kereta api sebagai salah satu moda transportasi pembawa produk-produk pertanian kita,” ujar Syakur.

Ia berharap ke depan frekuensi perjalanan kereta api dari dan menuju Garut dapat terus bertambah guna mendukung distribusi komoditas lokal sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat.

Kereta Petani dan Pedagang Dukung Distribusi Hasil Pertanian

Plt Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, Aditya Karsa, menjelaskan bahwa layanan ini dirancang untuk mempermudah petani dan pedagang mengangkut hasil produksi mereka dengan biaya yang lebih terjangkau.

Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari kebijakan transportasi inklusif yang bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi publik sekaligus memperkuat rantai distribusi pangan.

Keberadaan gerbong khusus ini diharapkan mampu memperlancar arus komoditas pertanian dari Garut menuju pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Baca Juga :  Klasemen Persib Terbaru Usai Menang dari Persijap: Maung Bandung Koleksi 6 Poin

KA Cikuray Tambah Kapasitas Angkut

Selain menghadirkan gerbong khusus, rangkaian baru KA Cikuray juga membawa peningkatan kapasitas angkut yang mencapai sekitar 10 persen lebih dibanding sebelumnya.

Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT KAI (Persero), Rafly Yandra, menjelaskan bahwa KA Cikuray kini terdiri dari enam gerbong.

Rinciannya meliputi:

  • 5 gerbong Kereta Ekonomi Kerakyatan dengan kapasitas 93 tempat duduk per gerbong.
  • 1 gerbong Kereta Petani dan Pedagang dengan kapasitas 73 tempat duduk.

Rafly menyebut rangkaian baru tersebut mulai dioperasikan setiap hari untuk melayani perjalanan Garut-Jakarta dan sebaliknya.

Jadwal KA Cikuray Garut-Pasar Senen

Adapun jadwal operasional KA Cikuray adalah sebagai berikut:

Keberangkatan dari Garut

  • Berangkat pukul 06.05 WIB
  • Tiba di Stasiun Pasar Senen Jakarta pukul 11.00 WIB

Perjalanan dari Jakarta

  • Berangkat pukul 17.00 WIB
  • Tiba di Stasiun Garut pukul 23.00 WIB

PT KAI berharap kehadiran Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Petani-Pedagang dapat memberikan manfaat nyata bagi petani, pedagang, UMKM, serta memperkuat posisi Garut sebagai salah satu daerah penghasil komoditas pertanian unggulan di Jawa Barat.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Purbaya Diganti Suahasil Nazara, Ini Menteri Keuangan Indonesia Sekarang
Kekeringan Mengintai Garut, PDAM Tirta Intan Siapkan Tangki Air
Perda Bantuan Hukum Garut Ditargetkan Perluas Akses Keadilan Warga
Pernyataan Terbaru Sudaryono Muncul di Tengah Dugaan Keracunan MBG di Garut
252.520 Warga Miskin, Bupati Garut Siapkan Solusi Khusus, Efektifkah?
Putri Karlina Dukung GAMAS, Maula Akbar Antar Tiga Anak ke Al Mashduqi Islamic School Garut
Cara Daftar Beasiswa Garut 2026, Simak Syarat dan Tahapannya
Jadwal Beasiswa Garut 2026 Lengkap, Catat Tanggal Pentingnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:29 WIB

Purbaya Diganti Suahasil Nazara, Ini Menteri Keuangan Indonesia Sekarang

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Kekeringan Mengintai Garut, PDAM Tirta Intan Siapkan Tangki Air

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:31 WIB

Perda Bantuan Hukum Garut Ditargetkan Perluas Akses Keadilan Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:56 WIB

Pernyataan Terbaru Sudaryono Muncul di Tengah Dugaan Keracunan MBG di Garut

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:43 WIB

252.520 Warga Miskin, Bupati Garut Siapkan Solusi Khusus, Efektifkah?

Berita Terbaru