WARTAGARUT.COM – Timnas Mesir hampir mencatat kemenangan pertama dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia setelah sempat unggul atas Belgia pada laga Grup G Piala Dunia 2026.
Namun harapan itu buyar setelah Romelu Lukaku masuk dari bangku cadangan dan membantu Belgia mengamankan hasil imbang 1-1 di Seattle Stadium, Amerika Serikat.
Pertandingan Belgia vs Mesir menjadi salah satu kejutan terbesar pada fase awal Piala Dunia 2026.
Banyak pihak menjagokan Belgia yang diperkuat sejumlah pemain bintang seperti Kevin De Bruyne, Leandro Trossard, Thibaut Courtois, hingga Romelu Lukaku. Namun justru Mesir yang tampil lebih efektif dan nyaris menciptakan sejarah.
Momen penting terjadi pada menit ke-19 ketika Emam Ashour membawa Mesir unggul.
Gol tersebut berawal dari pergerakan Mohamed Salah yang membuka ruang serangan sebelum Ashour menyelesaikannya dengan tenang untuk menaklukkan Courtois.
Gol itu terasa semakin spesial karena menjadi gol internasional pertama bagi gelandang Al Ahly berusia 28 tahun tersebut.
Sementara bagi Mesir, gol itu membawa mereka semakin dekat dengan kemenangan bersejarah yang selama ini belum pernah mereka raih di ajang Piala Dunia.
Mohamed Salah Antar Mesir Dekati Rekor Bersejarah
Sebelum laga melawan Belgia, Tim Nasional Mesir memiliki catatan yang kurang menggembirakan di Piala Dunia.
The Pharaohs belum pernah meraih kemenangan dan hanya sekali mencatat clean sheet sepanjang sejarah partisipasi mereka.
Bahkan sebelum pertandingan ini dimulai, Mesir hanya pernah berada dalam posisi unggul selama total 29 menit dalam seluruh laga Piala Dunia yang pernah mereka jalani.
Keunggulan atas Belgia membuat catatan tersebut terlampaui.
Ribuan pendukung Mesir yang memadati stadion mulai bermimpi melihat tim kesayangannya mencetak sejarah baru di panggung sepak bola dunia.
Peran Mohamed Salah kembali menjadi sorotan.
Bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-34, bintang Liverpool tersebut tampil sebagai motor serangan Mesir dan menjadi inspirasi utama permainan timnya.
Lukaku Masuk 20 Detik, Belgia Langsung Bangkit
Ketika Mesir mulai melihat peluang kemenangan, Belgia menemukan penyelamatnya.
Pelatih Belgia Rudi Garcia memasukkan Romelu Lukaku pada babak kedua. Dampaknya langsung terasa luar biasa.
Hanya 20 detik setelah menginjak lapangan, striker yang menjadi salah satu pencetak gol internasional terbanyak Eropa itu menciptakan tekanan di kotak penalti Mesir.
Lukaku bergerak menyambut umpan silang Thomas Meunier dan memaksa bek Mohamed Hany melakukan gol bunuh diri pada menit ke-66. Bola yang berusaha diamankan justru masuk ke gawang sendiri dan membuat skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut mengakhiri mimpi Mesir untuk meraih kemenangan perdana di Piala Dunia, sekaligus menyelamatkan Belgia dari kekalahan mengejutkan.
Emam Ashour Jadi Pemain Terbaik
Meski gagal membawa Mesir menang, penampilan Emam Ashour mendapat apresiasi tinggi.
Gelandang Al Ahly itu dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan setelah tampil impresif sepanjang laga.
Sementara itu, hasil imbang membuat persaingan Grup G tetap terbuka lebar.
Belgia berhasil menghindari start buruk, sedangkan Mesir memperoleh tambahan kepercayaan diri setelah mampu membuat salah satu unggulan turnamen bekerja keras untuk meraih satu poin.
Bagi para pendukung Mesir, hasil ini memang belum menjadi sejarah kemenangan pertama. Namun performa melawan Belgia menunjukkan bahwa The Pharaohs mampu bersaing dengan tim-tim elite dunia di Piala Dunia 2026.***
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar