WARTAGARUT.COM – Curacao berhasil mencatatkan gol perdana mereka di Piala Dunia lebih cepat dibanding Indonesia.
Fakta ini menjadi perbincangan menarik di kalangan pecinta sepak bola internasional, terutama karena kedua negara sama-sama dikenal memanfaatkan banyak pemain keturunan Belanda dalam membangun kekuatan tim nasional.
Keberhasilan Curacao tampil dan mencetak gol di panggung Piala Dunia 2026 kembali memunculkan perbandingan dengan Timnas Indonesia.
Sejumlah media internasional bahkan beberapa kali menyoroti keberhasilan negara kecil di kawasan Karibia itu dibanding negara dengan basis penggemar sepak bola besar seperti Indonesia yang masih berjuang menembus putaran final.
Namun jika melihat perjalanan menuju Piala Dunia, situasi yang dihadapi kedua negara sejatinya sangat berbeda.
Jalur Indonesia Jauh Lebih Berat Dibanding Curacao
Timnas Indonesia harus melewati perjalanan panjang dan melelahkan pada Kualifikasi Piala Dunia zona Asia, dikutip dari YT: ZNKick.
Skuad Garuda memulai perjuangan sejak putaran pertama, lalu melanjutkan ke putaran kedua, ketiga hingga putaran keempat demi menjaga peluang lolos ke putaran final.
Sepanjang perjalanan tersebut, Indonesia menghadapi lawan-lawan dengan kualitas elite Asia.
Nama-nama seperti Australia, Jepang, Irak hingga Arab Saudi menjadi tantangan besar yang harus dilalui skuad Merah Putih.
Persaingan di zona Asia dikenal sebagai salah satu jalur tersulit menuju Piala Dunia karena mempertemukan banyak negara kuat yang secara konsisten tampil di level internasional.
Kondisi ini berbeda dengan jalur yang dihadapi Curacao.
Meski berhasil mengukir sejarah dengan lolos ke Piala Dunia, tantangan yang mereka hadapi tidak seberat persaingan ketat yang terjadi di Asia.
Kualitas Curacao Tidak Jauh di Atas Tim Asia
Keberhasilan Curacao lolos ke Piala Dunia bukan berarti mereka memiliki kualitas yang jauh lebih tinggi dibanding sejumlah negara Asia.
Faktanya, Curacao pernah mengalami kekalahan saat menghadapi Indonesia dalam laga internasional.
Selain itu, mereka juga pernah tumbang saat berhadapan dengan China dan Australia.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa kekuatan Curacao masih berada dalam level yang bisa bersaing dengan banyak tim Asia, bukan berada jauh di atas mereka.
Karena itu, membandingkan kegagalan Indonesia lolos ke Piala Dunia dengan keberhasilan Curacao tanpa melihat perbedaan jalur kualifikasi dinilai kurang tepat.
Indonesia Masih Punya Peluang Menulis Sejarah
Meski belum berhasil menembus putaran final Piala Dunia 2026, perkembangan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif.
Skuad Garuda mampu bersaing melawan tim-tim kuat Asia dan beberapa kali mencatat hasil yang mengejutkan.
Pencapaian tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan level permainan pada masa mendatang.
Curacao memang lebih dulu merasakan atmosfer Piala Dunia dan mencetak gol di turnamen terbesar sepak bola dunia.
Namun perjalanan Indonesia menuju level yang sama masih terbuka lebar.
Dengan fondasi pemain muda dan keturunan yang terus berkembang, banyak penggemar berharap momen bersejarah itu suatu saat nanti juga akan menjadi milik Timnas Indonesia. ***
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar