WARTAGARUT.COM – Program ambulans gratis PKB yang telah melayani hampir 79 ribu warga Jawa Barat menjadi bukti nyata konsep politik pelayanan yang terus didorong Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PKB sekaligus Wakil Ketua DPW PKB Jawa Barat Dapil Garut, H. Aceng Malki, menilai pelayanan sosial harus menjadi bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.
Menurut H. Aceng Malki, arahan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin menjadi pengingat bagi seluruh kader agar terus bergerak membawa manfaat tanpa mengedepankan kepentingan pribadi.
Ia menegaskan bahwa perjuangan politik PKB harus berangkat dari nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan pelayanan yang dilakukan dengan ketulusan.
“ Kami sangat mengapresiasi arahan Ketua Umum PKB, Gus Muhaimin Iskandar, yang mengingatkan seluruh kader agar terus bergerak dalam semangat kemanusiaan dan pengabdian tanpa pamrih. Pesan ini sejalan dengan nilai perjuangan PKB yang selalu mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” ujar H. Aceng Malki.
Ambulans Gratis Jadi Bukti PKB Hadir Saat Masyarakat Membutuhkan
Ceng Malki menyebut keberadaan sekitar 250 armada ambulans PKB di Jawa Barat menjadi salah satu contoh konkret bagaimana partai menghadirkan program yang langsung dirasakan masyarakat.
Dalam satu tahun, layanan tersebut telah membantu sekitar 79 ribu warga yang membutuhkan akses transportasi kesehatan maupun layanan sosial.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa keberadaan PKB tidak hanya dirasakan saat momentum politik, tetapi hadir dalam berbagai kondisi ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Keberhasilan 250 armada ambulans PKB yang telah melayani sekitar 79 ribu warga Jawa Barat dalam satu tahun merupakan bukti bahwa PKB hadir dan bekerja nyata untuk masyarakat. Ini bukan hanya program organisasi, tetapi bentuk kepedulian kader-kader PKB kepada warga yang membutuhkan,” katanya.
Penguatan DPAC Jadi Strategi Dekat dengan Masyarakat
Selain program sosial, Ceng Malki juga menyoroti pentingnya penguatan struktur partai hingga tingkat kecamatan melalui penguatan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC).
Menurutnya, struktur yang kuat akan membuat proses penyerapan aspirasi masyarakat berjalan lebih cepat dan efektif.
Inagurasi DPAC PKB se-Jawa Barat, kata dia, bukan sekadar agenda internal organisasi, tetapi bagian dari strategi memperluas pelayanan hingga tingkat akar rumput.
“Penguatan DPAC hingga tingkat kecamatan menjadi langkah strategis agar pelayanan dan perjuangan PKB semakin dekat dengan masyarakat. Struktur yang kuat akan memudahkan kader mendengar kebutuhan warga dan memperjuangkannya,” ungkapnya.
Relawan Jadi Kekuatan Utama Pelayanan Sosial
H. Aceng Malki menilai keberhasilan program ambulans gratis tidak terlepas dari peran relawan yang bekerja di lapangan.
Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi energi utama agar pelayanan tersebut terus berjalan dan berkembang.
Ia mendorong agar peran relawan terus diperkuat sehingga jangkauan manfaat program sosial PKB dapat semakin luas.
“Kita harus terus menjaga semangat para relawan. Karena pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kepedulian dan kerja bersama,” ujarnya.
PKB Dorong Perluasan Program Sosial
Melihat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan sosial, Ceng Malki mengatakan PKB mendukung upaya penguatan dan penambahan layanan agar semakin banyak warga yang mendapatkan manfaat.
Menurutnya, PKB terus memperjuangkan kemaslahatan, yakni menghadirkan solusi atas persoalan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Ke depan kami mendukung penguatan berbagai program sosial lainnya agar PKB semakin mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat,” pungkas H. Aceng Malki.
Melalui program ambulans gratis, penguatan DPAC, serta berbagai kegiatan sosial lainnya, PKB menegaskan komitmennya untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kerja nyata dan pelayanan berkelanjutan.**
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar