WARTAGARUT.COM – Persigar Garut memastikan langkah ke babak 8 Besar Liga 4 Piala Presiden 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Persinga Ngawi pada laga terakhir Grup CC Babak 16 Besar di Stadion Ketonggo, Ngawi, Jawa Timur, Jumat (26/6/2026).
Hasil ini mengakhiri penantian panjang Persigar Garut yang terakhir kali menembus delapan besar pada 2014.
Persigar Garut datang ke pertandingan dengan misi minimal meraih hasil imbang. Target tersebut berhasil diwujudkan melalui perjuangan keras menghadapi tekanan Persinga yang tampil di depan ribuan pendukungnya sendiri.
Persinga Unggul Lebih Dulu
Laga berlangsung ketat sejak menit awal. Persinga Ngawi berhasil membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui sundulan bek Akhmad Khafid.
Gol tersebut lahir setelah situasi bola mati dari tendangan bebas yang memicu kemelut di depan gawang Persigar. Bola akhirnya disambut Akhmad Khafid untuk membawa Persinga memimpin 1-0.
Tertinggal satu gol, Persigar tidak mengendurkan permainan. Tim berjuluk Laskar Domba Garut terus membangun serangan demi menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Gol Bunuh Diri Jadi Penentu
Tekanan Persigar akhirnya membuahkan hasil pada babak kedua.
Gol penyama kedudukan berawal dari tendangan sudut yang dilepaskan Hakam Mizan ke dalam kotak penalti.
Bola gagal diantisipasi dengan sempurna oleh pemain Persinga hingga masuk ke gawang sendiri dan tercatat sebagai gol bunuh diri.
Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Hasil tersebut memastikan Persigar membawa pulang satu poin penting yang cukup untuk mengamankan tiket ke babak 8 Besar Liga 4 Piala Presiden 2026.
Klasemen Akhir Grup CC
Persinga Ngawi menutup fase 16 besar sebagai juara Grup CC dengan koleksi tujuh poin.
Persigar Garut menyusul di posisi kedua dengan lima poin sehingga berhak melaju ke babak delapan besar.
Sementara itu, Wamena United yang pada laga lainnya menang telak 6-0 atas Persak Kebumen harus puas finis di posisi ketiga dengan empat poin.
Persak Kebumen menempati dasar klasemen tanpa meraih satu poin pun sepanjang fase ini.
Rudy Gunawan: Prestasi untuk Garut
Ketua Umum Persigar Garut, Rudy Gunawan, mengaku bangga atas perjuangan seluruh pemain yang berhasil membawa nama Garut kembali menembus babak delapan besar.
“Alhamdulillah. Ini prestasi bagi Garut sejak terakhir kali kami berhasil ke 8 besar pada tahun 2014 lalu,” ujar Rudy.
Angga Permadi Apresiasi Mental Pemain
Pelatih Persigar, Angga Permadi, menilai pertandingan berlangsung sangat berat karena menghadapi Persinga yang mendapat dukungan penuh dari suporternya.
Menurutnya, para pemain mampu menjawab keraguan dengan kerja keras dan semangat juang tinggi sepanjang pertandingan.
“Hasil yang sangat kita syukuri. Anak-anak berhasil menjawab keraguan dan tampil tak kenal lelah di laga ini,” kata Angga.
Keberhasilan melaju ke babak 8 Besar menjadi modal berharga bagi Persigar untuk melanjutkan perjuangan di Liga 4 Piala Presiden 2026 dengan target melangkah lebih jauh.***
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar