WARTAGARUT.COM – Timnas Indonesia dipastikan absen pada cabang olahraga sepakbola Asian Games 2026 setelah gagal memenuhi syarat baru yang ditetapkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Komite Olimpiade Asia (OCA).
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan keputusan tersebut tidak bisa diubah karena sudah menjadi aturan resmi.
Kabar absennya Timnas Indonesia di Asian Games 2026 menjadi pukulan bagi pecinta sepak bola nasional.
Untuk pertama kalinya sejak 2014, Garuda dipastikan tidak ambil bagian di cabang sepakbola pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.
Aturan Baru Jadi Penyebab Indonesia Gagal Tampil
Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, sepakbola Asian Games 2026 hanya boleh diikuti negara-negara yang berhasil lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Aturan baru tersebut disepakati AFC dan OCA sebagai syarat utama peserta cabang olahraga sepakbola Asian Games.
Sebelumnya, seluruh negara Asia yang memenuhi persyaratan umum dapat mendaftarkan tim sepakbola mereka ke Asian Games.
Namun kini, hanya tim yang lolos ke Piala Asia U-23 yang berhak tampil di ajang tersebut.
Erick Thohir Pastikan Indonesia Absen
PSSI sebenarnya sempat berupaya mencari solusi agar Timnas Indonesia tetap bisa tampil di Asian Games 2026.
Namun hingga mendekati pelaksanaan turnamen, tidak ada perubahan regulasi dari AFC maupun OCA.
“Tidak. Kan memang dari aturan Asian Games (OCA) dan AFC sudah ada keputusan seperti itu. Karena aturan,” kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (23/6/2026), dikutip dari detik.com.
Pernyataan Erick Thohir sekaligus menutup peluang Indonesia untuk mendapatkan pengecualian atau jalur khusus menuju Asian Games 2026.
Gagal Lolos Piala Asia U-23 Jadi Penyebab Utama
Timnas Indonesia gagal memenuhi syarat setelah tidak berhasil lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Saat tampil di Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23, Indonesia sebenarnya mendapat keuntungan bermain sebagai tuan rumah.
Namun Garuda gagal memaksimalkan kesempatan tersebut.
Indonesia hanya bermain imbang 0-0 melawan Laos, menang 5-0 atas Makau, dan kalah 0-1 dari Korea Selatan.
Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia mengoleksi empat poin dan finis sebagai runner-up grup.
Sementara Korea Selatan keluar sebagai juara grup dengan sembilan poin sempurna.
Kalah Bersaing dengan Runner-up Terbaik
Meski berstatus runner-up Grup J, Timnas Indonesia gagal masuk daftar empat runner-up terbaik yang berhak lolos ke putaran final.
Empat tiket runner-up terbaik akhirnya menjadi milik China, Uzbekistan, Lebanon, dan Uni Emirat Arab.
Ketiga negara tersebut memiliki perolehan poin lebih baik dibanding Indonesia dalam klasemen runner-up.
Akibatnya, Timnas Indonesia harus mengubur mimpi tampil di Piala Asia U-23 sekaligus kehilangan kesempatan bermain di Asian Games 2026.
Dampak Besar bagi Sepakbola Indonesia
Absennya Timnas Indonesia di Asian Games 2026 menjadi catatan penting bagi sepakbola nasional.
Selain kehilangan kesempatan bersaing di level Asia, Garuda juga kehilangan panggung internasional yang selama ini menjadi ajang pengembangan pemain muda.
Keputusan ini dipastikan menjadi bahan evaluasi PSSI, terutama dalam mempersiapkan Timnas Indonesia kelompok usia agar mampu bersaing pada kualifikasi turnamen-turnamen besar berikutnya.
Bagi para suporter, absennya Timnas Indonesia di Asian Games 2026 menjadi kenyataan pahit yang harus diterima.
Harapan kini tertuju pada agenda internasional berikutnya agar Garuda bisa kembali bersaing di level Asia.***
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar