BAPPEDA Garut Gelar Forum Ngorejat Bahas Pendapatan Daerah

- Jurnalis

Senin, 27 Februari 2023 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Kegiatan Forum Ngorejat (Ngobrol Cerdas Ngaronjatkeun Pendapatan) yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Garut di Aula BAPPEDA Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (27/2/2023).

Pelaksanaan Kegiatan Forum Ngorejat (Ngobrol Cerdas Ngaronjatkeun Pendapatan) yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Garut di Aula BAPPEDA Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (27/2/2023).

WARTA GARUT – Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka Kegiatan Forum Ngorejat (Ngobrol Cerdas Ngaronjatkeun Pendapatan), di Aula BAPPEDA Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (27/2/2023). Acara ini diinisiasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Garut.

Bupati Garut menilai Forum Ngorejat ini sangat bagus dilaksanakan. Meskipun begitu, dalam forum ini perlu dilakukan evaluasi jika terdapat target-target yang tidak tercapai.

Kepala BAPPEDA Garut, Didit Fajar Putradi, mengungkapkan, dalam Forum Ngorejat ini pihaknya mengundang beberapa pegawai dalam lingkup perencanaan pembangunan, mengingat saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dalam masa penyusunan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) untuk tahun 2024.

“Kita ingin membawa bukan suasana pesimistik tetapi tentu sebagaimana pandangannya para ahli lah sekalipun belum tentu benar ya bahwa ini kita akan berhadapan dengan tahun 2023 yang masih penuh misteri gitu ya, misterinya itu adalah karena kita akan menghadapi kemungkinan ada badai ekonomi,” ucapnya.

Didit menambahkan, dalam forum ini pihaknya sedang memprediksikan usaha untuk bermusyawarah, bukan hanya sekedar musyawarah untuk belanja, namun juga dilakukan analisis secara mendalam terkait pendapatan.

“Sebetulnya kemampuan keuangan daerah kita yang harus bertumpu pada kemampuan sendiri itu karena DAU (Dana Alokasi Umum) kita kan menjadi DAU yang terarah begitu ya, sehingga kita juga harus memperkuat dan sudah waktunya mengkaji secara mendalam kemampuan pendapat aset daerah itu sebenarnya seperti apa,” lanjutnya.

Ia mengungkapkan, beberapa jenis pendapatan juga perlu dilakukan analisis mendalam seperti retribusi apa yang mencapai target, apa saja yang tidak mencapai target, apa saja yang melampaui target, apakah targetnya terlalu rendah, dan beberapa analisis lainnya.

“Jadi kita akan coba analisis bagaimana target-target ini, apakah benar target tahun depan itu akan menurun dari target sekarang, kenapa menurun, atau kenapa tetap, kenapa harus meningkat, dengan potensi-potensinya seperti apa,” tuturnya.

Berita Terkait

Hari Kartini 2026, Ketua TP PKK Cihurip Ajak Perempuan Tetap Optimistis
Dr. Agustine Merdekawati Ajak Perempuan Indonesia Terus Berkarya di Hari Kartini 2026
Bencana Meluas di 24 Kecamatan, Garut Naikkan Status Bencana Jadi Tanggap Darurat hingga 1 Mei
Garut Bakal Tambah Pembangkit Panas Bumi, Bupati Syakur Temui Kementerian ESDM
SDN 4 Pataruman Juara Lagi LLC Garut 2026, Bupati Garut Siapkan Lomba untuk Guru
Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan
Bupati Garut Tutup BLK 2026, Lulusan Siap Buka Usaha dan Masuk Industri
Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:17 WIB

Hari Kartini 2026, Ketua TP PKK Cihurip Ajak Perempuan Tetap Optimistis

Selasa, 21 April 2026 - 14:02 WIB

Dr. Agustine Merdekawati Ajak Perempuan Indonesia Terus Berkarya di Hari Kartini 2026

Selasa, 21 April 2026 - 07:59 WIB

Garut Bakal Tambah Pembangkit Panas Bumi, Bupati Syakur Temui Kementerian ESDM

Jumat, 17 April 2026 - 15:49 WIB

SDN 4 Pataruman Juara Lagi LLC Garut 2026, Bupati Garut Siapkan Lomba untuk Guru

Jumat, 17 April 2026 - 15:41 WIB

Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!