WARTAGARUT.COM – Amadou Onana menjadi salah satu nama yang paling banyak dibicarakan setelah mengalami cedera saat memperkuat Belgia menghadapi Amerika Serikat pada babak gugur Piala Dunia 2026. Kabar mengenai Amadou Onana langsung menjadi perhatian karena ia merupakan salah satu pemain kunci di lini tengah Belgia.
Cedera tersebut terjadi pada awal pertandingan ketika Amadou Onana terlibat duel perebutan bola di sektor tengah lapangan. Sang gelandang akhirnya tidak mampu melanjutkan pertandingan dan harus ditarik keluar lebih cepat, memaksa pelatih Belgia mengubah strategi sejak menit-menit awal.
Profil Amadou Onana
Amadou Ba Zeund Georges Mvom Onana lahir di Dakar, Senegal, pada 16 Agustus 2001. Meski lahir di Senegal, ia memilih membela tim nasional Belgia di level senior.
Saat ini, Amadou Onana bermain sebagai gelandang bertahan untuk Aston Villa di Premier League sekaligus menjadi salah satu andalan tim nasional Belgia. Dengan tinggi badan mencapai 1,95 meter, ia dikenal memiliki kemampuan duel udara yang kuat, fisik tangguh, serta piawai memutus serangan lawan.
Karakter permainannya membuat Onana sering dipercaya mengawal lini tengah, baik sebagai pemutus serangan maupun penghubung transisi dari bertahan ke menyerang.
Karier Amadou Onana
Karier profesional Amadou Onana berkembang pesat di kompetisi Eropa. Setelah menimba pengalaman di beberapa klub, namanya semakin dikenal sejak tampil impresif di Premier League.
Performa konsisten tersebut membuatnya menjadi pilihan utama Belgia dalam berbagai turnamen internasional, termasuk Piala Dunia 2026. Kehadirannya memberi keseimbangan antara pertahanan dan distribusi bola di lini tengah.
Statistik Piala Dunia
Di ajang Piala Dunia 2026, Amadou Onana telah mencatatkan:
- Main: 3 pertandingan
- Gol: 0
- Assist: 0
- Kartu Kuning: 0
Pada pertandingan melawan Amerika Serikat, Onana hanya bermain sekitar 21 menit sebelum mengalami cedera. Selama berada di lapangan, ia belum mencatat gol, assist maupun percobaan tembakan.
Peran Lini Tengah
Walaupun statistik menyerangnya belum menonjol, kontribusi Amadou Onana tidak dapat diukur hanya melalui gol maupun assist. Ia merupakan pemain yang bertugas menjaga keseimbangan permainan Belgia.
Kemampuan membaca permainan, memenangkan duel, serta menjaga area depan bek menjadi alasan mengapa absennya Onana berpotensi memengaruhi performa Belgia apabila cederanya cukup serius.
Dampak Cedera
Cedera Amadou Onana menjadi kabar yang paling dikhawatirkan kubu Belgia. Jika harus menepi dalam waktu lama, pelatih akan kehilangan salah satu gelandang bertahan terbaik yang dimiliki saat ini.
Belgia sendiri masih berjuang melanjutkan langkah di Piala Dunia 2026, sehingga kondisi kebugaran Onana akan terus dipantau oleh tim medis dalam beberapa hari ke depan.***
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar