Siapa Antonio Rattin? Kapten Ikonik Argentina yang Wafat di Usia 89 Tahun

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto legenda sepak bola Argentina Antonio Rattin semasa membela Boca Juniors dan Timnas Argentina

Foto legenda sepak bola Argentina Antonio Rattin semasa membela Boca Juniors dan Timnas Argentina

WARTAGARUT.COMDunia sepak bola kembali berduka. Legenda sepak bola Argentina, Antonio Rattin, meninggal dunia pada Sabtu (11/7/2026) dalam usia 89 tahun.

Kabar wafatnya mantan kapten Timnas Argentina sekaligus ikon Boca Juniors itu menyita perhatian publik dan menjadi salah satu topik yang banyak diperbincangkan, bertepatan dengan berlangsungnya babak perempat final Piala Dunia 2026.

Antonio Rattin lahir di Tigre, Argentina, pada 16 Mei 1937.

Sepanjang karier profesionalnya, ia dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik yang pernah dimiliki Argentina serta menjadi simbol loyalitas bersama Boca Juniors.

Kepergiannya memicu ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan sepak bola.

Nama Rattin kembali dikenang berkat kontribusinya bagi Boca Juniors maupun Timnas Argentina, termasuk kiprahnya di Piala Dunia 1966.

Karier yang Didedikasikan untuk Boca Juniors

Boca Juniors menjadi satu-satunya klub yang dibela Antonio Rattin sepanjang karier profesionalnya.

Ia menjalani debut di tim utama pada pertengahan era 1950-an dan berkembang menjadi sosok sentral di lini tengah.

Baca Juga :  Hasil Persib vs Sabah FC: Maung Bandung Unggul 3-0, Beckham Putra Cetak Gol

Dengan postur yang kuat serta kemampuan membaca permainan, Rattin dikenal sebagai gelandang bertahan yang tangguh sekaligus memiliki jiwa kepemimpinan tinggi.

Karakter tersebut membuatnya dipercaya mengenakan ban kapten Boca Juniors dalam berbagai pertandingan penting.

Loyalitasnya kepada Boca Juniors menjadikan Antonio Rattin sebagai salah satu figur paling dihormati dalam sejarah klub.

Hingga kini, namanya masih dikenang sebagai simbol dedikasi dan kepemimpinan di lapangan.

Kapten Ikonik Timnas Argentina

Argentina national football team juga menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Antonio Rattin.

Ia membela negaranya sepanjang periode 1959 hingga 1968 dengan mencatat puluhan penampilan internasional.

Rattin paling dikenang saat memimpin Argentina pada Piala Dunia 1966 di Inggris.

Dalam laga perempat final menghadapi tuan rumah, ia terlibat dalam salah satu insiden paling kontroversial dalam sejarah turnamen setelah mendapat kartu merah dan menolak meninggalkan lapangan karena merasa keputusan wasit tidak adil.

Baca Juga :  Liverpool vs Como: Jadwal, Hasil Laga Pertama dan Link Live Streaming

Peristiwa tersebut menjadi salah satu momen yang paling sering dibahas ketika membicarakan sejarah Piala Dunia dan semakin mengukuhkan nama Antonio Rattin sebagai tokoh penting dalam sepak bola Argentina.

Warisan yang Tetap Dikenang

Wafatnya Antonio Rattin menjadi kehilangan besar bagi sepak bola Argentina.

Sosoknya dikenang bukan hanya karena prestasi di lapangan, tetapi juga loyalitas terhadap satu klub, kepemimpinan sebagai kapten tim nasional, dan pengaruhnya terhadap generasi pemain berikutnya.

Kepergiannya terjadi di tengah antusiasme masyarakat menyaksikan perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026.

Momen tersebut membuat nama Antonio Rattin kembali menjadi sorotan publik internasional.

Bagi pencinta sepak bola, Antonio Rattin akan selalu dikenang sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Argentina sekaligus legenda yang meninggalkan jejak penting dalam sejarah Boca Juniors dan Timnas Argentina. ***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persib vs Bali United: Jadwal, Skenario Juara dan Live Streaming
City vs Arsenal: The Gunners Menang 3-0 di Community Shield 2026
Twente vs Zwolle 0-1, Elias Sørensen Bawa Tim Tamu Unggul Sementara 
Feyenoord vs Go Ahead Eagles 0-0 Babak Pertama, Duel Masih Ketat
Liverpool vs Como: Jadwal, Hasil Laga Pertama dan Link Live Streaming
Hasil Persib vs Sabah FC: Maung Bandung Unggul 3-0, Beckham Putra Cetak Gol
Hasil Al Hilal vs Al Faisaly 4-2, Rúben Neves Cetak Dua Gol
Dušan Vlahović Berstatus Gratis, Beşiktaş Jadi Klub Paling Serius

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Persib vs Bali United: Jadwal, Skenario Juara dan Live Streaming

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:50 WIB

City vs Arsenal: The Gunners Menang 3-0 di Community Shield 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Twente vs Zwolle 0-1, Elias Sørensen Bawa Tim Tamu Unggul Sementara 

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Feyenoord vs Go Ahead Eagles 0-0 Babak Pertama, Duel Masih Ketat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Liverpool vs Como: Jadwal, Hasil Laga Pertama dan Link Live Streaming

Berita Terbaru

Ilustrasi duel Persib Bandung melawan Bali United dalam Dewata Challenge Series 2026.

SEPUTAR OLAHRAGA

Persib vs Bali United: Jadwal, Skenario Juara dan Live Streaming

Senin, 17 Agu 2026 - 19:40 WIB

Perumda Air Minum Tirta Intan Garut menyiapkan tangki air sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi dampak kekeringan di sejumlah wilayah Garut.

KEBIJAKAN PUBLIK

Kekeringan Mengintai Garut, PDAM Tirta Intan Siapkan Tangki Air

Senin, 17 Agu 2026 - 15:58 WIB