WARTAGARUT.COM – Persigar berhasil menumbangkan Persitas Tasikmalaya dengan skor meyakinkan 2-0. Kemenangan ini menjadi angin segar sekaligus menyalakan asa lolos ke babak selanjutnya dalam ajang sepak bola bergengsi antar daerah tersebut.
Pelatih Persigar, Asep Angga Permadi, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap perjuangan anak asuhnya.
Ia menyebut kemenangan ini bukan semata hasil strategi, melainkan buah dari semangat dan dukungan seluruh elemen pendukung.
“Mudah-mudahan ini menjadi tren positif buat anak-anak agar semakin termotivasi di pertandingan berikutnya. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh suporter dan pihak yang sudah mendukung kami — motivasi anak-anak luar biasa hari ini,” ujarnya dengan nada penuh syukur,usai pertandingan Persigar vs Persitas di Stadion Dalem Bintang, Senin (3/11/2025).
Meski menang meyakinkan, Asep menegaskan bahwa perjuangan belum berakhir. Laga terakhir, katanya, akan menjadi pertarungan hidup-mati demi membawa nama Garut ke babak berikutnya.
“Kita akan mati-matian bagaimana bisa memenangkan pertandingan agar lolos ke babak selanjutnya. Lawan berikut cukup berat, tapi kami harus optimis demi anak-anak, demi Garut,” tegasnya.
Dalam analisisnya, Asep mengungkapkan bahwa tim pelatih akan mempelajari dua laga terakhir calon lawan untuk mengetahui celah permainan dan menyiapkan strategi yang lebih tajam.
“Kita akan lihat dua pertandingan mereka, kita analisis permainan seperti apa, biar tahu titik lemahnya di mana supaya bisa kita manfaatkan di laga terakhir,” tambahnya.
Kabar baik datang dari kondisi pemain. Asep memastikan tidak ada pemain yang cedera maupun terkena hukuman kartu dalam pertandingan tersebut.
“Alhamdulillah nggak ada yang cedera, nggak ada kartu. Mudah-mudahan mereka bisa tampil dengan tim terbaik di pertandingan terakhir nanti,” katanya.
Dengan hasil kemenangan atas Persitas dan kondisi tim yang prima, peluang Persigar untuk lolos semakin terbuka. Asep optimistis timnya bisa melangkah lebih jauh, terlebih unggul secara head-to-head dan selisih gol dari pesaing terdekat, Sumedang.
“Sebenarnya peluang kita cukup besar karena Sumedang kalah. Secara head-to-head dan selisih gol, kita unggul. Mudah -mudahan aman di pertandingan terakhir,” pungkasnya dengan penuh keyakinan.***
Penulis : Soni Tarsoni
















