Bangun Kesadaran Urgensi Integrasi Bangsa, Kodim 0611 Garut Gelar Stadium General Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Al Mashduqi IIBS Garut

Selasa, 2 September 2025 - 13:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bangun Kesadaran Urgensi Integrasi Bangsa, Kodim 0611 Garut Gelar Stadium General Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Al Mashduqi IIBS Garut

Bangun Kesadaran Urgensi Integrasi Bangsa, Kodim 0611 Garut Gelar Stadium General Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Al Mashduqi IIBS Garut

WARTAGARUT.COM – Guna menanamkan kesadaran akan pentingnya integrasi bangsa, Kodim 0611 Garut menggelar Stadium General Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Auditorium Drs. H. Dede Satibi Al Mashduqi IIBS Garut, Selasa (2/9/2025).

Acara ini diikuti secara antusias oleh ratusan santri Al Mashduqi IIBS Garut.

Kapten Infanteri Dedi Saepulloh, S.H., Danramil 11.11 Tarogong Kidul, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Serbuan Teritorial KOREM 062/Tarumanagara di wilayah Kodim 0611 Garut.

“Rakyat adalah ibu kandung kami, jajaran satuan pertahanan bangsa. Kami hadir untuk bangsa, dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” ujarnya tegas.

Baca Juga :  Universitas Garut Dukung Kemah Bela Negara BNPT Lewat Aksi Peduli Lingkungan

Dalam pemaparan materinya, Kapten Dedi menekankan bahwa wawasan kebangsaan adalah kompas utama menghadapi dinamika global.

Empat pilar bangsa—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—disebut sebagai fondasi utama menjaga keutuhan dan persatuan di tengah keberagaman.

Ia juga mengajak santri memahami bahwa bela negara bukan hanya persoalan fisik.

“Bela negara juga bisa diwujudkan dengan penguatan iman, amal, dan akhlak. Bahkan, nilai-nilai bela negara dapat kita refleksikan dalam dzikir kalimat thayyibah yang bermakna 12 kewajiban hidup manusia Sunda sekaligus muslim sejati,” tuturnya.

Dalam budaya Sunda, ungkapan “Cilaka 12” menjadi pengingat penting: bencana besar bisa terjadi jika seseorang gagal memenuhi 12 kewajiban hidup, mulai dari enam rukun iman, lima rukun Islam, hingga ke-Ihsanan.

Baca Juga :  IPI Garut Buka PMB S-2 Teknologi Pendidikan Akreditasi Unggul

Ibu Kapten CAJ (K) Muji Rahayu, penanggung jawab kegiatan nonfisik Serbuan Teritorial, mengapresiasi semangat para santri.

“Pertanyaannya kritis, relevan dengan kondisi bangsa hari ini. Santri memang harus belajar dan memahami realitas perkembangan bangsanya,” katanya.

Kegiatan ini menegaskan bahwa santri Al Mashduqi IIBS tidak hanya dibina sebagai generasi berilmu dan berakhlak, tetapi juga sebagai duta wawasan kebangsaan yang siap menjaga keutuhan NKRI di era modern.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Era AI Butuh Ahli Teknologi Pendidikan, IPI Garut Buka PMB S-2
IPI Garut Buka PMB S-2, Siapkan Ahli Teknologi Pendidikan Era Digital
IPI Garut Buka PMB S-2 Teknologi Pendidikan Akreditasi Unggul
SMK Muhammadiyah Garut Dorong Pelajar Berdampak di Milad IPM ke-65
Anggota DPD RI Agita Nurfianti Motivasi Peserta MPLS Khaira Ummah Cirebon, Tekankan Karakter dan Disiplin
Agita Nurfianti Dorong Siswa SMK Muhammadiyah Garut Jadi Generasi Unggul dan Berkarakter
Keren! Mahasiswa PPG IPI Garut Juara 1 Essay Competition Internasional
Mahasiswa IPI Garut Ukir Prestasi, Juara Best Ideasi WiraHebat 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:20 WIB

Era AI Butuh Ahli Teknologi Pendidikan, IPI Garut Buka PMB S-2

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:15 WIB

IPI Garut Buka PMB S-2, Siapkan Ahli Teknologi Pendidikan Era Digital

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:28 WIB

IPI Garut Buka PMB S-2 Teknologi Pendidikan Akreditasi Unggul

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:10 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Dorong Pelajar Berdampak di Milad IPM ke-65

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:21 WIB

Anggota DPD RI Agita Nurfianti Motivasi Peserta MPLS Khaira Ummah Cirebon, Tekankan Karakter dan Disiplin

Berita Terbaru

Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru 2026 Program Magister (S-2) Teknologi Pendidikan berakreditasi Unggul dengan masa studi dua tahun.

PENDIDIKAN

IPI Garut Buka PMB S-2 Teknologi Pendidikan Akreditasi Unggul

Sabtu, 18 Jul 2026 - 16:28 WIB