Bukan Sekadar Hafalan, Ini Cara Ponpes Cipari Mendidik Santri

- Jurnalis

Minggu, 21 Desember 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bukan Sekadar Hafalan, Ini Cara Ponpes Cipari Mendidik Santri

Bukan Sekadar Hafalan, Ini Cara Ponpes Cipari Mendidik Santri

WARTAGARUT.COM – Pondok Pesantren Cipari, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, menegaskan bahwa pendidikan pesantren tidak berhenti pada kemampuan menghafal Al-Qur’an atau kitab semata.

Hal itu tercermin dalam Penganugerahan Penghafal Al-Qur’an dan Mutun ke-8 yang digelar di Aula Pondok Pesantren Cipari, Ahad (21/12/2025), sebagai bagian dari transformasi kurikulum berbasis karakter dan spiritualitas santri.

Pimpinan Pondok Pesantren Cipari, Ustaz Suherlan S. Hi., menjelaskan bahwa konsep kegiatan tahun ini sengaja dirancang berbeda dari sebelumnya.

Jika pada tahun-tahun lalu kegiatan difokuskan pada khatmil Qur’an dengan batasan hafalan tertentu, kini pesantren mengusung tema “Haflat al-Syukr li Huffazh al-Qur’an wa al-Mutun”, yang memberi ruang apresiasi lebih luas bagi seluruh santri.

“Tahun ini kami tidak hanya bicara hafalan Al-Qur’an, tetapi juga hafalan kitab. Berapapun hafalan santri, minimal satu juz, tetap kami tampilkan dan kami apresiasi,” ujar Ustaz Suherlan.

Menurutnya, pendekatan tersebut lahir dari pandangan pesantren bahwa kemampuan intelektual bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pendidikan.

Baca Juga :  Hasil Swedia vs Yunani 2-2: Gyokeres Bersinar, Masouras Buyarkan Kemenangan Tuan Rumah

Pesantren Cipari justru menempatkan pendidikan moral, karakter, dan spiritual sebagai fondasi utama dalam membentuk kepribadian santri.

“Ilmu itu hasilnya adalah adab. Karena itu, pesantren bukan hanya mengisi anak dengan IQ, tetapi memperkuat spiritual quotient (SQ) melalui pembiasaan, agar santri tumbuh dengan akhlak yang kuat,” katanya.

Ustaz Suherlan menegaskan, hafalan tanpa adab tidak akan melahirkan manfaat jangka panjang.

Oleh sebab itu, pembinaan spiritual dilakukan secara konsisten agar santri tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang dalam bersikap dan berperilaku di tengah masyarakat.

Perubahan konsep haflah juga dimaksudkan untuk mendorong partisipasi aktif seluruh santri.

Jika sebelumnya hanya santri dengan hafalan tertentu yang tampil, kini semua santri dilibatkan tanpa terkecuali, baik penghafal Al-Qur’an maupun penghafal kitab, meskipun hafalannya belum utuh.

“Dulu terbatas, sekarang semua aktif. Hafalan satu juz pun kami tampilkan. Begitu juga hafalan kitab, meski baru sepertiga, tetap kami apresiasi agar santri tidak minder dan lebih termotivasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Hasil Belanda vs Uzbekistan 2-1: Drama Penalti Menit 98, Gakpo Jadi Pahlawan

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pola ini akan diterapkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari kurikulum resmi pesantren, termasuk pada agenda wisuda santri ke depan.

Pesantren juga menerapkan sistem pemetaan kompetensi sejak semester awal untuk menentukan jalur penguatan santri, apakah lebih fokus pada tahfidz Al-Qur’an atau hafalan kitab.

“Semester pertama menjadi masa seleksi. Jika santri kuat di Al-Qur’an, tahfidznya diperkuat. Jika tidak, kami arahkan ke hafalan kitab dengan porsi lebih besar. Semua jalur kami siapkan sesuai kemampuan santri,” jelasnya.

Melalui pendekatan ini, Pondok Pesantren Cipari berharap santri tidak hanya tumbuh sebagai penghafal, tetapi juga sebagai pribadi yang berakhlak, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan kehidupan dengan bekal ilmu dan etika.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

DLH Garut Apresiasi Komitmen SMK Muhammadiyah Garut dalam Program Adiwiyata
PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 5.127 Formasi, Begini Cara Buat Akun SSCASN
Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Raih Medali Emas Pencak Silat Piala Pangdam III Siliwangi
IPI Garut Jadi Kampus Unggulan, Siapkan Generasi Adaptif dan Berprestasi
4 Program Studi Raih Akreditasi Unggul, Karsa Husada Garut Perkuat Mutu Pendidikan Kesehatan
SMK Muhammadiyah Garut Gelar PSAT 2026, Siswa Ikuti Penilaian Akhir Tahun Selama 4 Hari
Al Mashduqi IIBS Garut Cetak Mahasiswa Internasional, Moch Ridho Lolos Beasiswa Pemerintah Rusia 2026
PT Surya Garut Abadi Kerjasama Dengan Dikdasmen PDM Garut Luncurkan Batik Sekolah Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:58 WIB

DLH Garut Apresiasi Komitmen SMK Muhammadiyah Garut dalam Program Adiwiyata

Senin, 8 Juni 2026 - 22:40 WIB

PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 5.127 Formasi, Begini Cara Buat Akun SSCASN

Senin, 8 Juni 2026 - 12:08 WIB

Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Raih Medali Emas Pencak Silat Piala Pangdam III Siliwangi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:38 WIB

IPI Garut Jadi Kampus Unggulan, Siapkan Generasi Adaptif dan Berprestasi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:07 WIB

4 Program Studi Raih Akreditasi Unggul, Karsa Husada Garut Perkuat Mutu Pendidikan Kesehatan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!