WARTAGARUT.COM – Pembangunan di Kabupaten Garut tidak lagi hanya diarahkan pada proyek fisik seperti jalan, sekolah, dan jembatan.
Pemerintah Kabupaten Garut kini mulai menempatkan pembangunan karakter generasi muda sebagai prioritas, terutama di tengah kekhawatiran meningkatnya pengaruh gadget terhadap perilaku anak dan remaja.
Hal itu ditegaskan Abdusy Syakur Amin saat menghadiri acara Halal Bihalal sekaligus Pelantikan Badan Kelengkapan dan Unit Kegiatan Kwarcab Gerakan Pramuka Garut di Gedung Pendopo Garut, Kamis (16/4/2026).
Menurut Bupati Garut, Gerakan Pramuka masih menjadi instrumen paling efektif untuk membangun mental, kedisiplinan, dan karakter generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital.
“Saya termasuk kelompok yang bahwa salah satu yang bisa kita dorong untuk pembangunan karakter adalah memberdayakan Gerakan Pramuka, karena Pramuka itu bukan sesuatu yang baru, sesuatu yang sudah dari dulu dan saya merasa bahwa saya sebagai orang yang pernah mengikuti berbagai kegiatan Pramuka ini cocok untuk kebutuhan kita di masa kini dan masa yang akan datang,” ujar Abdusy Syakur Amin.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut akan memberikan keberpihakan khusus terhadap Gerakan Pramuka, termasuk dari sisi dukungan anggaran dan sinergi lintas sektor.
Menurutnya, peran Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut dan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut perlu diperkuat agar aktivitas Pramuka di sekolah semakin banyak dan mampu menjadi ruang positif bagi anak-anak.
“Apa yang saya harapkan adalah, kita ingin bahwa Pramuka ini lebih banyak lagi aktivitasnya. Kenapa? Kita sering khawatir dengan aktivitas selama ini yang terjadi pada anak-anak kita, mereka dengan kemajuan jaman di satu sisi juga memberikan akses kepada mereka informasi yang cepat tapi juga ada hal-hal yang tidak bisa dilalui melalui gadget,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Garut, Ade Hendarsyah, menilai Pramuka memiliki peran strategis sebagai lembaga pendidikan nonformal dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter Pancasila.
Menurutnya, Gerakan Pramuka Garut ingin melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan hidup yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Visi besar yang kita usung adalah Gerakan Pramuka Garut sebagai lembaga pendidikan nonformal untuk mengembangkan sumber daya manusia Garut yang unggul, berkarakter Pancasila dan berkecakapan hidup yang berkualitas menuju Pramuka Garut yang hebat,” ujarnya.
Dalam momentum Halal Bihalal Idulfitri 1447 Hijriah tersebut, Ade juga memaparkan rencana strategis terkait penguatan life skill atau kecakapan hidup bagi siswa SD dan SMP di Kabupaten Garut.
Ia menyebutkan, Kwarcab Gerakan Pramuka Garut akan menggelar Lomba Kecakapan Hidup bagi pelajar SMP pada 21 April 2026 dan tingkat SD pada 28 April 2026 di SOR RAA Adiwijaya.
“Lomba kecakapan hidup dan life skill yang rencananya insha Allah untuk tingkat sekolah menengah pertama akan dilaksanakan pada tanggal 21 April 2026 bertempat di Sarana Olahraga RAA Adiwijaya. Kemudian untuk tingkat sekolah dasar akan dilaksanakan di tanggal 28 April 2026 bertempat di tempat yang sama SOR RAA Adiwijaya,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni

















