KIP Kuliah SNBT 2026, Hanya 39.662 Peserta Dinyatakan Layak DTSEN

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIP Kuliah SNBT 2026, Hanya 39.662 Peserta Dinyatakan Layak DTSEN

KIP Kuliah SNBT 2026, Hanya 39.662 Peserta Dinyatakan Layak DTSEN

WARTAGARUT.COM – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menetapkan sebanyak 39.662 peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 layak menerima bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah setelah melalui proses verifikasi menggunakan sistem baru berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Penerapan DTSEN dalam proses seleksi bantuan pendidikan tinggi tersebut menjadi langkah baru pemerintah untuk memastikan penyaluran KIP Kuliah lebih tepat sasaran kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, Sandro Mihradi, mengatakan sistem DTSEN kini resmi menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan sosial pendidikan tinggi menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“DTSEN ini yang resmi menggantikan DTKS sebagai acuan utama dalam penyaluran bantuan sosial,” ujar Sandro Mihradi, dikutip dari Media Indonesia, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, penggunaan sistem baru tersebut dilakukan agar proses verifikasi penerima bantuan pendidikan menjadi lebih akurat dibandingkan mekanisme sebelumnya.

Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 mengenai efektivitas dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial, termasuk bantuan pendidikan tinggi.

Dalam aturan terbaru yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2026, prioritas penerima KIP Kuliah difokuskan kepada masyarakat kategori sangat miskin hingga rentan miskin yang berada pada desil 1 sampai desil 4 dalam sistem DTSEN.

“DTSEN merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 dalam efektivitas dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial, termasuk bantuan pendidikan tinggi,” kata Sandro Mihradi.

Berdasarkan hasil sinkronisasi data, tercatat sebanyak 46.456 peserta SNBT 2026 dinyatakan belum memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan indikator kesejahteraan DTSEN meskipun telah lolos seleksi akademik.

Selain itu, terdapat 2.656 mahasiswa yang datanya belum tercatat dalam sistem desil kesejahteraan nasional.

Untuk kasus tersebut, Kemdiktisaintek meminta perguruan tinggi negeri (PTN) melakukan verifikasi dan validasi tambahan sebagai dasar pengusulan bantuan lanjutan.

Secara keseluruhan, jumlah peserta yang dinyatakan layak menerima KIP Kuliah melalui verifikasi DTSEN mencapai sekitar 46 persen dari total 86.118 pendaftar KIP Kuliah yang sebelumnya lolos seleksi akademik SNBT 2026.

Sementara itu, mahasiswa yang telah dinyatakan lolos SNBT namun tidak masuk daftar penerima bantuan KIP Kuliah tetap diminta mengikuti proses penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di perguruan tinggi masing-masing sesuai kondisi ekonomi keluarga.

“Mahasiswa yang lolos akademik tetapi belum memenuhi kriteria kelayakan bantuan tetap mengikuti prosedur penetapan UKT di PTN masing-masing,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Pendaftaran S2 PAI STAI Al Musaddadiyah Garut 2026 Dibuka, Kuliah 1,5 Tahun Bisa Blended Learning
Tiga Aplikasi Kebidanan IKKHG Dukung SDGs Center dan 1.000 Hari Pertama Kehidupan
Rektor Uniga Bangga, 41 Apoteker Baru Lulus 100 Persen dan Siap Perkuat Layanan Kesehatan Garut
Ketua AIPGI Pusat: Sarjana Gizi Bisa Kerja di Rumah Sakit hingga Industri Makanan Sehat
IKKHG Gelar Seminar Nasional! Luncurkan Prodi S1 Gizi dan SDGs Center untuk Perkuat Ketahanan Gizi
IKKHG Garut Studi Banding ke IPB University untuk Perkuat Prodi S1 Gizi dan SDGs Center
Mahasiswa PPG IPI Garut Raih Juara 2 Pemuda Pelopor Kabupaten Garut 2026 Bidang Pendidikan
Universitas Garut dan BRIN Kembangkan Enzim Lokal untuk Industri Kulit

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:27 WIB

KIP Kuliah SNBT 2026, Hanya 39.662 Peserta Dinyatakan Layak DTSEN

Senin, 25 Mei 2026 - 18:37 WIB

Pendaftaran S2 PAI STAI Al Musaddadiyah Garut 2026 Dibuka, Kuliah 1,5 Tahun Bisa Blended Learning

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:39 WIB

Tiga Aplikasi Kebidanan IKKHG Dukung SDGs Center dan 1.000 Hari Pertama Kehidupan

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:52 WIB

Rektor Uniga Bangga, 41 Apoteker Baru Lulus 100 Persen dan Siap Perkuat Layanan Kesehatan Garut

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketua AIPGI Pusat: Sarjana Gizi Bisa Kerja di Rumah Sakit hingga Industri Makanan Sehat

Berita Terbaru

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, drh. Dyah Savitri,bSidak Pasar Hewan Bayongbong Jelang Idul Adha 2026

PEMKAB GARUT

Bupati Garut Sidak Pasar Hewan Bayongbong Jelang Idul Adha 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:44 WIB

KIP Kuliah SNBT 2026, Hanya 39.662 Peserta Dinyatakan Layak DTSEN

Perguruan Tinggi

KIP Kuliah SNBT 2026, Hanya 39.662 Peserta Dinyatakan Layak DTSEN

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:27 WIB

error: Content is protected !!