WARTAGARUT.COM– Di tengah sorotan publik dan suasana duka mendalam akibat insiden di Pendopo dalam Pernikahan Wakil Bupati garut Putri Karlina ddan Maula Akbar Mulyadi Putra, Putra Sulung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Wakil Bupati Garut Putri Karlina akhirnya menyampaikan catatan pribadi yang di unggah dalam Instagramnya, yang sarat refleksi, empati, dan permohonan maaf. Tulisan tersebut diunggah pada Minggu, 21 Juli 2025.
“Bismillah… Tentang menjadi manusia yang hidupnya dari satu masalah ke masalah lainnya… Tentang menjadi sabar dan tawakal saat musibah datang…” tulis Putri Karlina dalam pembukaannya.
Putri Karlina mengungkapkan bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk mencelakakan siapa pun. Insiden di Pendopo pada Jumat, 18 Juli 2025 itu disebutnya sebagai bagian dari takdir Allah yang tidak selalu bisa dikendalikan.
“Belasungkawa dan duka terdalam saya atas insiden yang terjadi… Saya memohon maaf untuk apa yang terjadi,” lanjutnya.
Sebagai wakil pimpinan daerah, ia menegaskan akan tetap menjalankan amanahnya dengan sepenuh hati di tengah masa sulit, sambil terus membersamai para korban dan keluarganya.
“Saya akan tetap memberikan yang terbaik sebagai wakil pimpinan daerah, sebagai seorang ibu, seorang anak, seorang istri, dan seorang manusia yang harus memberi manfaat kepada manusia lainnya,” tulisnya menutup catatan.
Catatan ini mencerminkan sikap tanggung jawab moral dan spiritual Putri Karlina atas tragedi yang menyayat hati banyak warga. Sebuah refleksi yang menunjukkan bahwa pemimpin pun manusia yang diuji, dan tetap berusaha memberi makna dalam luka.
Penulis : Soni Tarsoni
Editor : Soni Tarsoni

















