WARTAGARUT.COM– Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kabupaten Garut menggelar Bimbingan Remaja Usia Lanjut (BRUS) dengan tema “Pencegahan Pernikahan Dini dan Persiapan Menuju Kehidupan Berkeluarga” pada Jumat (19/08/2025) di MAN 1 Garut.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag, M.Pd.I., dan diikuti siswa MAN 1 Garut angkatan pertama program BRUS.
Program ini menjadi langkah nyata dalam mencegah pernikahan usia anak sekaligus menyiapkan generasi muda agar lebih matang secara mental, spiritual, dan sosial.
Dalam sambutannya, Dr. H. Saepulloh menegaskan bahwa disiplin harus menjadi prinsip hidup pelajar.
“Disiplin hati artinya menjaga niat tetap bersih. Disiplin ucapan artinya berbicara jujur, sopan, dan bermanfaat. Disiplin perbuatan artinya setiap tindakan mencerminkan akhlak baik. Jika tiga hal ini dijalankan, insyaAllah kesuksesan dunia dan akhirat akan diraih. Ingat, sekolah dulu setinggi-tingginya, baru menikah. Ilmu itu cahaya, dan dengan ilmu kalian bisa menghadapi tantangan hidup,” tegasnya.
Selain dari Kemenag, kegiatan juga menghadirkan narasumber lintas instansi, di antaranya:
Budi Kusmawan, SE., Kepala Bidang Keluarga Dinas DPPPKPPA Garut,
Nurlaela Syahid, AMKEB, SKM, M.Kes., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut,
Hj. Sukmanah Laelasarip, S.Kep, Ners., Kepala UPT Puskesmas Cempaka.
Mereka menyampaikan materi seputar bahaya pergaulan bebas, kesehatan reproduksi remaja, hingga 10 life skill penting yang harus dimiliki generasi muda.
Drs. H. Sarip Asbuloh, M.Pmat., Kepala MAN 1 Garut, menyampaikan apresiasinya atas program ini.
“Program BRUS ini sangat bermanfaat, karena membekali siswa tidak hanya secara akademis, tetapi juga kesiapan mental dalam menghadapi masa depan,” ujarnya.
Para siswa terlihat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Antusiasme mereka menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya menunda pernikahan hingga selesai pendidikan.
H. Muhtarom, M.Ag., Kasi Bimas Islam Kemenag Garut, menegaskan bahwa MAN 1 Garut dipilih sebagai percontohan program BRUS.
“Kami berharap siswa MAN 1 Garut menjadi pelopor prinsip Sekolah Dulu Baru Nikah, agar lahir generasi yang berkarakter, berilmu, dan siap membangun keluarga berkualitas,” tuturnya.
Penulis : Soni Tarsoni















