Enjang Tedi : Masjid Kecamatan Harus Bisa Digunakan Semua Kalangan Ummat Islam

- Jurnalis

Kamis, 20 April 2023 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V Fraksi PAN DPRD Jawa Barat, H Enjang Tedi, MSos

Anggota Komisi V Fraksi PAN DPRD Jawa Barat, H Enjang Tedi, MSos

WARTA GARUT, Tasikmalaya (20/4) – Terjadi lagi penolakan terhadap permohonan izin melaksanakan Shalat Ied yang diajukan oleh Muhammadiyah. Kali ini Muhammadiyah Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya tidak mendapat izin dari pengurus DKM Masjid Besar Malikul Falah Kecamatan Rajapolah. 

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya mengajukan permohonan izin menggunakan Masjid Besar Malikul Falah Kecamatan Rajapolah sebagai lokasi pelaksanaan shalat Ied pada 21 April 2023 dengan nomor surat 20/IV.0/E/2023. Pengurus DKM Masjid Besar Malikul Falah menjawab permohonan izin dengan nomor surat 04/DKMB-Kec/IV/2023 yang berisi tidak memberikan izin bagi pelaksanaan shalat Ied. Tanpa dijelaskan alasan penolakan tersebut.

Baca Juga :  Ramadan Penuh Kebersamaan, RS Medina Garut Gelar Buka Bersama Dokter dan Manajemen

Menanggapi penolakan ini, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Enjang Tedi menyayangkan hal ini. Enjang mengingatkan bertambahnya daftar rangkaian kesulitan Muhammadiyah menggunakan fasilitas umum untuk melaksanakan ibadah. 

“Masjid Besar Malikul Falah merupakan masjid kecamatan yang dipergunakan untuk aktivitas umat muslim, tidak ada salahnya warga Muhammadiyah sebagai umat Muslim menggunakan fasilitas tersebut,” ujar Enjang.

Enjang tidak yakin akan adanya penolakan dari masyarakat luas akan pelaksanaan shalat Ied di tanggal 21 April 2023. 

Baca Juga :  Perkuat Karakter Santri Murid Visioner dan Berdaya Saing Global, Al Mashduqi IIBS Garut Gelar Special Talk Show Bersama Sherly Annavita Rahmi

“Umat kita sudah dewasa dan terbiasa dengan perbedaan sejak lama. Alasan yang berlebihan bila ada ketakutan adanya penolakan yang berlebihan dari masyarakat lainnya,” tambah anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN ini.

Sebaliknya, menurut Enjang, dengan diperbolehkannya shalat Ied di Masjid Besar, akan meningkatkan kerukunan intern sesama umat Islam. 

“Kalau saja diizinkan maka akan tercipta persatuan dan kesatuan umat Islam. Dan itu indah banget,” pungkas Enjang.

Berita Terkait

Perkuat Karakter Santri Murid Visioner dan Berdaya Saing Global, Al Mashduqi IIBS Garut Gelar Special Talk Show Bersama Sherly Annavita Rahmi
Kaprodi Bisnis Digital Uniga Ungkap Peluang Besar Bisnis Digital bagi Generasi Muda di Podcast Primary English
PMBM MAN 1 Garut 2026/2027 Resmi Dibuka, Madrasah Unggulan dengan Program MA Plus Keterampilan
Mahasiswa IPI Garut Wajib Tahu! Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 Resmi Dibuka
Temu Alumni 2026 IKKHG Digelar 12 Maret, Lulusan Berbagai Prodi Diajak Kembali ke Kampus
IPI Garut Buka Donasi Ramadan untuk Anak Yatim Piatu, Penggalangan Dana Hingga 10 Maret 2026
Mahasiswa Universitas Garut, Juara 1 Muaythai Fighter Reborn 2026 Tingkat Jawa Barat
Santri TK IT Al Mashduqi Garut Juara 1 Fashion Show Ramffest di Garut Plaza
Berita ini 293 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 19:37 WIB

Perkuat Karakter Santri Murid Visioner dan Berdaya Saing Global, Al Mashduqi IIBS Garut Gelar Special Talk Show Bersama Sherly Annavita Rahmi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:30 WIB

Kaprodi Bisnis Digital Uniga Ungkap Peluang Besar Bisnis Digital bagi Generasi Muda di Podcast Primary English

Senin, 9 Maret 2026 - 06:14 WIB

PMBM MAN 1 Garut 2026/2027 Resmi Dibuka, Madrasah Unggulan dengan Program MA Plus Keterampilan

Senin, 9 Maret 2026 - 05:53 WIB

Mahasiswa IPI Garut Wajib Tahu! Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 Resmi Dibuka

Senin, 9 Maret 2026 - 05:35 WIB

Temu Alumni 2026 IKKHG Digelar 12 Maret, Lulusan Berbagai Prodi Diajak Kembali ke Kampus

Berita Terbaru

error: Content is protected !!