Enjang Tedi Upayakan Penyelesaian Penyerobotan Lahan di SMAN 2 Garut oleh Oknum yang Tak Bertanggung Jawab

Selasa, 23 Mei 2023 - 19:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Enjang Tedi Upayakan Penyelesaian Penyerobotan Lahan di SMAN 2 Garut oleh Oknum yang Tak Bertanggung Jawab

Enjang Tedi Upayakan Penyelesaian Penyerobotan Lahan di SMAN 2 Garut oleh Oknum yang Tak Bertanggung Jawab

WARTAGARUT.COM – Lahan kosong yang terletak di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang merupakan bagian dari SMAN 2 Garut, diduga telah disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab selama puluhan tahun.

Kepala Sekolah SMAN 2 Garut, Rozak Mulyana, mengungkapkan, penyerobotan tanah tersebut telah terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama.

“Sudah terjadi sangat lama, sudah bertahun-tahun lamanya,” katanya saat ditemui di SMAN 2 Garut, Senin 22 Mei 2023.

Rozak menjelaskan bahwa penyerobotan lahan tersebut terjadi karena pada saat itu status hukum tanah tersebut belum jelas mengenai penggunaannya oleh oknum yang sekarang mendudukinya.

“Kekuatan hukum atas tanah tersebut belum disertifikatkan oleh Sekolah pada waktu itu,” jelas Rozak.

Akibat tidak adanya status legal formal, pihak yang menggunakan lahan tersebut saat ini menganggapnya sebagai tanah yang tidak memiliki pemilik.

Baca Juga :  MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil

“Mereka (yang menyerobot tanah) merasa berhak untuk menggunakannya,” tambah Rozak.

Secara legal formal, kata dia, tanah tersebut telah ditetapkan sebagai aset di bawah pengawasan Dinas Pendidikan Provinsi sejak awal pembangunan sekolah.

“Tanah tersebut statusnya merupakan bagian dari aset Dinas Pendidikan Provinsi,” tegasnya.

Rozak menegaskan bahwa pada awal tahun 2023, sekolah telah menerima sertifikat tanah yang menjadi objek penyerobotan.

Sementara itu, Anggota DPRD Komisi V, H. Enjang Tedi, S.Sos., M.Sos, yang mengetahui kejadian tersebut, segera mengadakan pertemuan dengan pihak sekolah, termasuk komite dan unsur lainnya.

“Pertama-tama, ini adalah aset milik pemerintah provinsi yang digunakan oleh SMAN 2 Garut,” ungkap Enjang Tedi.

Saat ini, sekolah telah menerima sertifikat tanah yang menjadi sengketa dengan pihak lain.

“Sertifikat tanah sudah diterima. Tentu saja, karena lahan ini adalah milik negara, maka sekolah harus dapat menggunakannya untuk kepentingan pendidikan,” jelas Anggota Fraksi PAN DPRD Jabar, Enjang Tedi.

Baca Juga :  Pascasarjana UNIGA Ungkap Alasan KKN-Gradasi 2026 Digelar Selama 4 Bulan

Ironisnya, kata Enjang Tedi, di satu sisi sekolah membutuhkan lahan tersebut untuk pengembangan, mengingat lahan yang ada saat ini tidak mencukupi kebutuhan sekolah.

Namun, disisi lain, lahan sekolah yang merupakan milik pemerintah provinsi tersebut digunakan oleh pihak yang tidak berhak.

“Oleh karena itu, ini menjadi tugas Provinsi untuk melindungi aset yang dimiliki pemerintah provinsi ini,” ungkap Enjang Tedi Wakil Ketua DPW PAN Jawa Barat.

Enjang menegaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Gubernur untuk mengambil langkah selanjutnya terkait masalah ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak yang terlibat dalam sengketa tersebut.***

Sumber: garut.pikiranrakyat.com

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pascasarjana UNIGA Ungkap Alasan KKN-Gradasi 2026 Digelar Selama 4 Bulan
World Cleanup 2026, SMK Muhammadiyah Garut Ajak Warga Sekolah Terus Jaga Lingkungan
JADILAH GURU BERKEMAJUAN
Universitas Garut dan Klinik Rotinsulu Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan
MAN 1 Garut Borong Juara OMI Kemenag 2026, Ridwan dan Saski Melaju ke Tingkat Provinsi
Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi
MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil
Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:44 WIB

Pascasarjana UNIGA Ungkap Alasan KKN-Gradasi 2026 Digelar Selama 4 Bulan

Jumat, 18 September 2026 - 17:08 WIB

World Cleanup 2026, SMK Muhammadiyah Garut Ajak Warga Sekolah Terus Jaga Lingkungan

Jumat, 18 September 2026 - 15:30 WIB

JADILAH GURU BERKEMAJUAN

Kamis, 17 September 2026 - 09:28 WIB

Universitas Garut dan Klinik Rotinsulu Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 15 September 2026 - 07:36 WIB

MAN 1 Garut Borong Juara OMI Kemenag 2026, Ridwan dan Saski Melaju ke Tingkat Provinsi

Berita Terbaru

A. R. Nugraha, penulis artikel “Jadilah Guru Berkemajuan” tentang peran guru dalam pendidikan Islam.

KEAGAMAAN

JADILAH GURU BERKEMAJUAN

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:30 WIB