Fakta Mengejutkan: 317 Ribu Warga Garut Masuk Desil Termiskin, Bupati Gandeng Muslimat NU

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fakta Mengejutkan: 317 Ribu Warga Garut Masuk Desil Termiskin, Bupati Gandeng Muslimat NU

Fakta Mengejutkan: 317 Ribu Warga Garut Masuk Desil Termiskin, Bupati Gandeng Muslimat NU

WARTAGARUT.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengungkap data krusial terkait kondisi sosial ekonomi masyarakat Kabupaten Garut saat menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) XII Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Garut Tahun 2025, yang digelar di Pondok Pesantren Al-Huda, Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kaler, Sabtu (27/12/2025).

Dalam forum strategis organisasi perempuan NU tersebut, Bupati Garut menegaskan bahwa Muslimat NU memiliki peran vital sebagai mitra pemerintah dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks, terutama di sektor kesejahteraan masyarakat dan kesehatan.

Syakur memaparkan bahwa berdasarkan data yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Garut, sekitar 317 ribu jiwa warga Garut saat ini masuk kategori Desil 1, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

“Desil 1 itu yang paling rendah. Orang bisa dikategorikan Desil 1 kalau tidak punya aset, tidak punya rumah, rumahnya tidak layak huni, tidak punya akses sanitasi, dan kepala keluarganya pendidikannya bahkan tidak lulus SD,” ujar Syakur.

Baca Juga :  Chelsea Kalahkan Luton Town 2-0 di Putaran Kedua Carabao Cup

Tak hanya itu, Bupati Garut juga mengungkap bahwa jika dihitung dari Desil 1 hingga Desil 5, maka terdapat sekitar 1,8 juta warga Garut yang masih membutuhkan perhatian dan bantuan sosial akibat kondisi ekonomi yang lemah.

“Dan tidak mungkin hanya pemerintah yang bekerja sendiri. Pemerintah perlu partner-partner yang punya kemampuan dan jaringan untuk bisa bekerja bersama,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Syakur secara khusus meminta kepengurusan baru Muslimat NU Garut agar mengintensifkan komunikasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut.

Ia berkomitmen akan menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk bersinergi langsung dengan Muslimat NU dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.

“Saya mohon ke depan pengurus yang baru bisa lebih intens lagi komunikasi dengan kami. Nanti dinas-dinas akan saya arahkan untuk bekerja sama,” tambahnya.

Baca Juga :  SMK Muhammadiyah Garut Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata

Selain persoalan kemiskinan, Bupati Garut juga menitipkan perhatian serius terhadap Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Meski AKB mulai menunjukkan tren penurunan, ia menilai edukasi masyarakat masih harus terus diperkuat.

Syakur berharap Muslimat NU dapat berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat, khususnya ibu hamil, agar memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan.

“Bagaimana tugas kita bersama mendidik masyarakat supaya kalau hamil itu ke bidan, ke puskesmas, daftar BPJS, sehingga melahirkan bisa gratis dan aman,” jelasnya.

Menutup arahannya, Bupati Garut berharap Muslimat NU Garut terus menunjukkan eksistensinya melalui aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat lapisan bawah.

Ia menilai kekuatan jaringan Muslimat NU hingga tingkat akar rumput menjadi modal sosial penting dalam mendukung program pemerintah daerah.

“Kami berharap Muslimat NU hadir dengan kerja nyata, terutama untuk masyarakat yang paling membutuhkan,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?
Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut
Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi
Dr Saepulloh Pamit, Kepala MAN 1 Garut Ungkap Kesan 3 Tahun Kepemimpinan
Dr. Saepulloh Pamit, Ini Harapan untuk Kemenag Garut di Bawah Pimpinan Baru
Kekeringan Mulai Dipetakan, Camat Karangpawitan Sebut 3-4 Desa Berpotensi Terdampak
Bukan Sekadar Kibarkan Bendera, Ini Pesan Camat Karangpawitan untuk Paskibraka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Dr Saepulloh Pamit, Kepala MAN 1 Garut Ungkap Kesan 3 Tahun Kepemimpinan

Berita Terbaru