WARTAGARUT.COM – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Cisandaan, tepatnya di kawasan Tanjakan Pengantin, Kampung Cisandaan, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Minggu sore (7/6/2026).
Sebuah truk Mitsubishi Fuso Canter bermuatan sekitar 8 ton beras Bulog terjun ke Sungai Cikandang setelah diduga mengalami rem blong.
Peristiwa tersebut mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka, termasuk satu korban yang mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Selain itu, sebagian muatan beras dilaporkan hanyut terbawa arus sungai.
Kapolsek Pamulihan IPTU Dadi Supriyadi mengatakan kendaraan yang mengalami kecelakaan merupakan Mitsubishi Fuso Canter berwarna kuning bernomor polisi Z 8230 GO yang dikemudikan oleh Samsudin (29), warga Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.
Truk tersebut diketahui tengah mengangkut sekitar 8 ton beras Bulog menuju Desa Mekarjaya, Kecamatan Bungbulang.
Diduga Rem Blong di Tanjakan Pengantin
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi, kendaraan melaju dari arah Cikajang menuju Pakenjeng-Bungbulang.
Saat melintasi kawasan Tanjakan Pengantin di Kampung Cisandaan, kendaraan diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman sehingga tidak dapat dikendalikan oleh pengemudi.
“Akibat tidak dapat dikendalikan, kendaraan menabrak pembatas jalan sebelum akhirnya terjun ke Sungai Cikandang yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ujar IPTU Dadi Supriyadi.
Benturan keras menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan berat. Sebagian muatan beras yang dibawa truk juga dilaporkan tercecer dan hanyut ke aliran sungai.
Satu Korban Luka Berat
Dalam kecelakaan tersebut, enam orang yang berada di dalam kendaraan menjadi korban.
Satu korban mengalami luka berat dan diketahui bernama Mulki (18). Korban langsung dirujuk ke RSU dr. Slamet Garut untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sementara lima korban lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.
Petugas kepolisian bersama warga melakukan proses evakuasi terhadap seluruh korban sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta
Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian material yang cukup besar.
Polisi memperkirakan total kerugian akibat kerusakan kendaraan dan hilangnya sebagian muatan beras mencapai sekitar Rp100 juta.
Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Pamulihan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, pendataan korban dan saksi, serta membantu proses evakuasi.
“Kami langsung bergerak cepat ke lokasi untuk memberikan bantuan kepada korban dan melakukan langkah-langkah kepolisian yang diperlukan. Penanganan lebih lanjut kini ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Garut,” kata IPTU Dadi Supriyadi.
Polisi Ingatkan Sopir Periksa Kendaraan Sebelum Berangkat
Polres Garut mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum melakukan perjalanan.
Pemeriksaan sistem pengereman, kondisi ban, dan komponen keselamatan lainnya dinilai sangat penting, terutama saat melintasi jalur berbukit dan menurun yang banyak terdapat di wilayah selatan Garut.
Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kerusakan teknis kendaraan.***
Penulis : Soni Tarsoni
Sumber Berita : Humas Polres Garut

















