27 Santri Mendadak Sakit Diduga Keracunan MBG, Ini Temuan Sementara

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kesehatan menangani sejumlah santri yang mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut.

Petugas kesehatan menangani sejumlah santri yang mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut.

WARTAGARUT.COM – Keracunan MBG kembali terjadi di Kabupaten Garut. Sebanyak 27 santri Pondok Pesantren Al-Almansuriyah, Kampung Cigaluh, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibatu, mengalami keluhan mual, muntah, diare, dan sakit perut setelah diduga mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Desa Mekarsari, Asep Sadili, membenarkan adanya puluhan santri yang mengalami gejala serupa usai menerima makanan dari program MBG.

“Ya betul ada sekitar 27 orang dari 50 santri yang mendapatkan jatah MBG mengalami keracunan,” kata Asep Sadili, Kamis (23/7/2026), dikutip dari rri.co.id.

Seluruh korban telah mendapat penanganan dari tenaga kesehatan di Puskesmas Cibatu dengan pendampingan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut.

“Kini seluruh korban sudah ditangani oleh tenaga medis setempat,” ujarnya.

Jumlah Korban Bertambah dalam Hitungan Jam

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, mengatakan pemerintah daerah langsung melakukan pemantauan begitu menerima laporan dugaan keracunan tersebut.

Baca Juga :  Mahasiswa Uniga Raih Dua Podium di Arung Progo Festival 2026

Menurutnya, tiga pasien pertama tiba di Puskesmas Cibatu sekitar pukul 13.00 WIB.

Beberapa jam kemudian jumlah pasien meningkat menjadi 23 orang, sebelum akhirnya mencapai total 27 orang pada Rabu malam.

“Hari ini kami memonitor terkait dengan kejadian keracunan. Dari jam satu tadi ada tiga orang yang masuk, kemudian sekitar jam tiga bertambah lagi jadi 23, dan hari ini total ada 27 orang yang kita temui,” kata Nurdin Yana.

Seluruh korban dipusatkan di Puskesmas Cibatu agar kondisi kesehatannya dapat dipantau secara intensif.

Pemerintah daerah juga masih melakukan pendataan terhadap empat warga lain yang diduga mengalami gejala serupa.

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang sama, jumlah korban berpotensi bertambah menjadi 31 orang.

Korban Mengaku Gejala Muncul Beberapa Jam Setelah Makan

Salah seorang korban, Widia, mengaku mulai mengalami diare, muntah, dan buang air besar berulang sejak malam hari setelah mengonsumsi makanan MBG milik adiknya.

Baca Juga :  Kantor Baru KPU Garut Diresmikan, Bupati Tekankan Pemilu Profesional dan Berintegritas

“Saya diare, muntah-muntah, sama buang air besar terus dari malam. Saya pikir itu lambung, ternyata teman-teman yang lain juga sama,” ujarnya.

Ia menyebut menu yang dikonsumsi terdiri atas tempe, telur ceplok, dan sayur sop.

Saat disantap, makanan tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda basi maupun berbau.

Namun beberapa jam setelah makan, gejala mulai dirasakan.

Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

Hingga Kamis (23/7/2026), penyebab pasti dugaan keracunan MBG tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.

Pemerintah Kabupaten Garut bersama tenaga kesehatan terus memantau perkembangan kondisi korban sekaligus melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa M5,4 Guncang Cilacap, Getarannya Terasa hingga Pangandaran dan Purwokerto
Penyebab Banjir Bandang Nepal Mulai Terungkap, Gletser Runtuh Jadi Sorotan
Kebakaran Lahan di Garut Melonjak 638 Persen, Ini Data Terbarunya
Gempa M7,7 Guncang Nagekeo, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Polres Garut Ungkap 20 Kasus Narkoba, 28 Tersangka Diamankan
Polres Garut Tahan 3 Tersangka Kasus 2.877 BBL, Dugaan TPPU Didalami
Isu Begal Gegerkan Garut, Faktanya Ternyata Perselisihan Keluarga
Patroli Presisi Garut Amankan 2 Pemuda, Ini Barang Bukti yang Disita

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:48 WIB

Gempa M5,4 Guncang Cilacap, Getarannya Terasa hingga Pangandaran dan Purwokerto

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Penyebab Banjir Bandang Nepal Mulai Terungkap, Gletser Runtuh Jadi Sorotan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:45 WIB

Kebakaran Lahan di Garut Melonjak 638 Persen, Ini Data Terbarunya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Gempa M7,7 Guncang Nagekeo, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Polres Garut Ungkap 20 Kasus Narkoba, 28 Tersangka Diamankan

Berita Terbaru