Polres Garut Ungkap 20 Kasus Narkoba, 28 Tersangka Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Garut menggelar konferensi pers pengungkapan 20 kasus narkotika, psikotropika dan obat-obatan tertentu, Selasa (11/8/2026).

Polres Garut menggelar konferensi pers pengungkapan 20 kasus narkotika, psikotropika dan obat-obatan tertentu, Selasa (11/8/2026).

WARTAGARUT.COMPolres Garut mengungkap 20 kasus tindak pidana narkotika, psikotropika dan obat-obatan tertentu dalam kurun waktu dua pekan.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 28 tersangka beserta sejumlah barang bukti.

Pengungkapan itu disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran pejabat utama Polres Garut, Selasa (11/8/2026).

Dari 20 perkara yang diungkap, sebanyak 14 kasus merupakan tindak pidana narkotika, satu kasus tindak pidana psikotropika dan lima kasus tindak pidana di bidang kesehatan.

Sebanyak 28 tersangka yang diamankan terdiri dari 27 laki-laki dan satu perempuan.

Polisi menyebut para tersangka memiliki peran beragam, mulai dari menyimpan, memiliki, mengedarkan, menjual hingga mengonsumsi barang yang diduga narkotika maupun obat-obatan tertentu.

Barang Bukti Sabu hingga Ribuan Obat Diamankan

Dalam rangkaian pengungkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti dengan jenis dan jumlah yang berbeda.

Barang bukti yang diamankan antara lain sabu sebanyak 195,90 gram, tembakau sintetis 687,03 gram, psikotropika sebanyak 60 butir/tablet, serta obat-obatan tertentu sebanyak 9.897 butir/tablet.

Seluruh barang bukti tersebut telah dilakukan penyitaan untuk kepentingan proses penyidikan terhadap masing-masing perkara.

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika maupun obat-obatan tertentu di wilayah Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Alya Khalifa dari Al Mashduqi IIBS Garut Lolos ISLC 2026, Gabung 100 Ketua OSIS di UI

“Pengungkapan ini merupakan komitmen Polres Garut dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika maupun obat-obatan tertentu yang dapat membahayakan masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Niko.

Polisi Temukan Modus Baru Tembakau Sintetis

Salah satu perkara yang menjadi perhatian dalam pengungkapan tersebut adalah temuan modus peredaran tembakau sintetis dalam bentuk cairan atau bibit.

Dalam perkara ini, polisi mengamankan dua tersangka berinisial RM (20) dan K (29), warga Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Menurut Niko, pola yang ditemukan berbeda dari peredaran tembakau sintetis dalam bentuk produk siap edar.

Pelaku diduga menerima bahan, kemudian meracik, menimbang, mengemas, menyimpan hingga mendistribusikannya.

Dari tangan kedua tersangka, polisi mengamankan 47,6 gram tembakau sintetis dan 64 mililiter cairan/bibit tembakau sintetis, selain cairan alkohol serta sejumlah peralatan yang diduga digunakan dalam proses peracikan, penimbangan, pengemasan dan penyimpanan.

“Modus yang kami temukan ini menunjukkan adanya pola baru dalam peredaran narkotika, yaitu tidak hanya menjual produk jadi, tetapi juga memanfaatkan cairan atau bibit yang kemudian diproses diracik oleh cairan alkohol dan obat excimer sebelum diedarkan,” kata Niko.

Penyidik juga menemukan indikasi penggunaan media sosial, khususnya Instagram dan WhatsApp, dalam aktivitas komunikasi dan pemasaran.

Dalam perkara tersebut, penjualan disebut dilakukan dengan sistem cash on delivery (COD). Keuntungan yang diperoleh diperkirakan mencapai Rp150 ribu per hari.

Baca Juga :  Subhan Fahmi Tampung 14 Aspirasi Buruh, DPRD Garut Dorong Raperda Ketenagakerjaan

Polisi Masih Telusuri Jaringan di Atasnya

Polres Garut menyatakan penyidikan terhadap perkara tersebut masih terus dikembangkan.

Penyidik menelusuri asal bahan atau bibit, pihak yang memasok, serta kemungkinan keterlibatan jaringan lain yang berada di atas kedua tersangka.

“Kasus ini masih kami kembangkan, termasuk menelusuri asal bahan atau bibit, pihak yang memasok, serta jaringan yang berada di atasnya. Kami tidak ingin berhenti pada dua tersangka yang sudah diamankan,” tegas Niko.

Pendalaman tersebut menjadi bagian dari upaya polisi untuk mengetahui secara lebih lengkap pola distribusi dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Polres Garut Klaim Selamatkan 107.850 Jiwa

Dari keseluruhan pengungkapan 20 perkara, Polres Garut memperkirakan penindakan tersebut dapat menyelamatkan sekitar 107.850 jiwa dari dampak penyalahgunaan dan peredaran barang-barang terlarang.

Polisi juga menyebut nilai barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan tersebut mencapai sekitar Rp800 juta.

Kapolres Garut menegaskan penegakan hukum terhadap narkotika, psikotropika dan obat-obatan tertentu akan terus dilakukan secara tegas dan profesional.

Pengungkapan 20 kasus tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan perkara tidak hanya menyasar pengguna atau penyimpan, tetapi juga aktivitas peredaran dan pihak yang diduga memiliki peran dalam rantai distribusi.

Polres Garut menyatakan proses penyidikan terhadap para tersangka masih berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.***

Penulis : Soni

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati
Link Pengumuman OMI Kemenag 2026 Kabupaten/Kota, Cek di Sini
Gempa Hari Ini M5,9 Guncang Kepulauan Seribu, Terasa hingga Garut
Polres Garut Periksa 7 Terduga Pelaku Bullying Pelajar di Sukawening
Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut
Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen
KH Dadang Priatna Pimpin Yayasan Pesantren Cipari, Ini 3 Prioritasnya
Unik! Hari Kemerdekaan Indonesia di Bale Khitan Paseban, 17 Anak Upacara Sebelum Khitan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati

Sabtu, 12 September 2026 - 15:41 WIB

Link Pengumuman OMI Kemenag 2026 Kabupaten/Kota, Cek di Sini

Sabtu, 12 September 2026 - 08:13 WIB

Gempa Hari Ini M5,9 Guncang Kepulauan Seribu, Terasa hingga Garut

Kamis, 10 September 2026 - 16:50 WIB

Polres Garut Periksa 7 Terduga Pelaku Bullying Pelajar di Sukawening

Rabu, 9 September 2026 - 18:37 WIB

Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut

Berita Terbaru

Reisya Agustina Fauziah Juara 2 OMI 2026

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:19 WIB

MAN 1 Garut meraih dua prestasi dalam EXTRANAS 2026 melalui kategori Stand Expo Tematik dan Video Profil Keterampilan.

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:03 WIB