Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Domba Garut dalam pengembangan seni ketangkasan dan potensi ekonomi masyarakat.

Domba Garut dalam pengembangan seni ketangkasan dan potensi ekonomi masyarakat.

WARTAGARUT.COM – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mendorong pengembangan Domba Garut tidak hanya sebagai komoditas peternakan, tetapi juga bagian dari budaya yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan Syakur Amin saat menghadiri Grand Final Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) Liga Garut dan Kontes Ternak 2026 di Pamidangan Lembah Gunung Guntur Anugrah, Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Sabtu (12/9/2026).

Menurut Syakur Amin, pemeliharaan domba Garut perlu dilakukan secara serius agar kualitas ternak meningkat dan memberikan nilai jual yang lebih tinggi.

Ia menilai nilai ekonomi domba tidak semata-mata ditentukan dari penjualan daging.

Perawatan dan pemeliharaan yang baik dapat membuat domba memiliki nilai tambah.

“Karena domba kalau dijual hanya dagingnya saja, itu harganya gak akan mahal. Tapi kalau domba yang dipelihara dengan baik, dengan kasih sayang, dengan cinta, insha Allah harganya akan jadi bagus. Ini akan membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Garut,” ucap Syakur Amin.

Bagi Pemerintah Kabupaten Garut, pengembangan Domba Garut juga berkaitan dengan upaya menjaga budaya lokal.

Seni ketangkasan domba telah menjadi ruang pertemuan antara peternak, pecinta domba dan masyarakat dari berbagai daerah.

Syakur Amin mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dapat memperkuat potensi khas Garut dan Jawa Barat.

“Yang kedua juga ini adalah aja silaturrahmi, tadi saya dengar ini kegiatannya bersekup Provinsi Jawa Barat, ini silaturahmi antara orang-orang yang memiliki kecintaan yang sama terhadap domba,” katanya.

Baca Juga :  RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan

Ke depan, Pemkab Garut berkomitmen mendorong kegiatan serupa agar semakin dikenal luas.

Salah satu rencana yang disampaikan adalah menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) serta melibatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas pengenalan terhadap kekhasan budaya Domba Garut sekaligus membuka peluang agar aktivitas yang berkaitan dengan domba memberikan dampak ekonomi lebih besar.

461 Domba Ikuti SKDG 2026

Sekretaris Jenderal Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Garut, Asep Rahwanto, mengatakan Grand Final SKDG merupakan rangkaian akhir dari sembilan putaran liga yang sebelumnya digelar di delapan pamidangan berbeda.

Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 461 ekor domba mengikuti seni ketangkasan.

Jumlah tersebut terdiri atas 143 ekor Kelas A, 143 ekor Kelas B dan 175 ekor Kelas C.

Pesertanya tidak hanya berasal dari Kabupaten Garut.

Asep menyebut sejumlah daerah lain seperti Sumedang, Pangandaran dan Bandung turut mengirimkan peserta.

“Kalau untuk kontes ternak ini diselenggarakan lokal, jadi peternak yang hanya di Kabupaten Garut saja yang ikut. Tetapi untuk SKDG ini terbuka, jadi ada yang dari Sumedang, Pangandaran, Bandung, jadi banyak. Jadi bukan hanya dari Kabupaten Garut saja,” ujarnya.

Selain SKDG, kontes ternak lokal juga digelar khusus bagi peternak Kabupaten Garut. Sebanyak 170 ekor ternak mengikuti lima kategori.

Baca Juga :  Persebaya vs Madura United 3-1, Bajul Ijo Menang Dramatis

Kategori tersebut meliputi Raja Petet Non Poel sebanyak 59 ekor, Raja Petet Satu Pasang Poel 55 ekor, Raja Calon Pejantan atau Raja Kasep dua pasang poel 33 ekor, Raja Pedaging dua pasang poel 8 ekor, serta Ratu Bibit dua pasang poel sebanyak 15 ekor.

Harga Domba Unggulan Capai Ratusan Juta

Asep mengatakan keberadaan event seperti kontes ternak dan seni ketangkasan turut memengaruhi nilai jual domba unggulan.

Menurut dia, domba Raja Kasep dapat memiliki harga hingga ratusan juta rupiah. Ia menyebut pernah ada domba yang mencapai harga Rp250 juta hingga Rp300 juta.

Bahkan, Asep menyampaikan ada domba yang pernah terjual hingga Rp400 juta karena memiliki kemampuan tangkas sekaligus kualitas fisik yang dinilai bagus.

“Makanya dengan adanya event seperti ini, harga domba itu betul-betul naik. Kalau sebaliknya kalau tidak ada event ya harga domba tidak akan naik,” pungkasnya.

Rangkaian kontes ternak berlangsung pada Sabtu, sedangkan seni ketangkasan dilanjutkan hingga Minggu untuk kategori Kelas A dan B.

Bagi HPDKI Garut, keberlanjutan kegiatan tersebut menjadi penting karena selain menjaga tradisi, event tahunan juga menjadi ruang untuk mempertemukan peternak dan memperlihatkan kualitas domba unggulan.

Sementara bagi Pemerintah Kabupaten Garut, pengembangan Domba Garut diarahkan agar kekhasan budaya tersebut dapat berjalan beriringan dengan peningkatan nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.***

Penulis : Soni Warta Garut

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan
Uang Tunai Bakal Hilang? Ini Fakta di Balik Transaksi Digital
Baznas Garut Masih Menunggu Seleksi Pimpinan, Masa Jabatan Ketua Berakhir November
Cek Bansos BPNT 2026: Link Resmi dan Cara Cek Pakai NIK
Peringati HUT ke-25, Partai Demokrat Garut Gelar Donor Darah Serentak, Dukung Ketersediaan Darah PMI
PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama
Dirut PDAM Tirta Intan Garut Ungkap Pesan Sekda Jelang Purna Tugas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:44 WIB

Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Uang Tunai Bakal Hilang? Ini Fakta di Balik Transaksi Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Baznas Garut Masih Menunggu Seleksi Pimpinan, Masa Jabatan Ketua Berakhir November

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Cek Bansos BPNT 2026: Link Resmi dan Cara Cek Pakai NIK

Berita Terbaru

Anggota Tapak Suci Unit 4 SMK Muhammadiyah Garut dalam kegiatan pembinaan bela diri dan karakter pelajar.

PENDIDIKAN

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:48 WIB