Daratan Baru Muncul di Dekat Krakatau, Luasnya Capai 30,3 Hektare

Kamis, 24 September 2026 - 06:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Daratan baru sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Anak Krakatau dan Pulau Sertung.(Istimewa)

Daratan baru sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Anak Krakatau dan Pulau Sertung.(Istimewa)

WARTAGARUT.COM – Fenomena baru terjadi di kawasan Gunung Anak Krakatau, Lampung Selatan.

Daratan seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Selat Sunda.

Kemunculan daratan baru itu diketahui berasal dari material vulkanik yang dikeluarkan Gunung Anak Krakatau selama aktivitas erupsi.

Material tersebut kemudian terakumulasi secara bertahap di kawasan sekitar gunung api.

Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau, Suwarno, membenarkan keberadaan daratan baru tersebut.

“Ya, hasil dari letusan kemarin itu. Kurang lebih 30,3 hektare,” kata Suwarno, seperti diberitakan detikNews, Rabu (23/9/2026).

Menurut Suwarno, daratan tersebut tidak terbentuk secara tiba-tiba.

Material hasil erupsi yang dikeluarkan Gunung Anak Krakatau dalam periode aktivitas vulkanik sebelumnya secara bertahap menumpuk hingga membentuk daratan di kawasan tersebut.

Baca Juga :  CPNS 2026 Direncanakan Dibuka November, Cek Formasi dan Jadwalnya

Lokasinya berada tidak jauh dari kompleks Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung.

Keberadaan daratan itu juga telah diketahui dalam pemantauan aktivitas gunung api.

Bukan Berarti Gunung Api Baru

Kemunculan daratan baru di sekitar Krakatau kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kemungkinan terbentuknya gunung api baru.

Sebagian menyebut fenomena tersebut sebagai kemungkinan munculnya “cucu Krakatau”.

Namun, Suwarno belum memastikan adanya gunung api baru di lokasi tersebut.

Ia menegaskan bahwa kemunculan daratan akibat endapan material hasil erupsi tidak secara otomatis menunjukkan terbentuknya gunung api baru.

Baca Juga :  GPS Bantu Polisi Ungkap Dugaan 8 TKP Curanmor di Garut

“Ya, enggak jugalah, enggak,” ujar Suwarno.

Suwarno menjelaskan, aktivitas magma di bawah permukaan bumi memiliki jalur yang tidak dapat diketahui hanya berdasarkan perubahan yang terlihat di permukaan.

“Ya, namanya magma gitu kan, dia mencari celah-celah yang lebih ringan akan keluar,” katanya.

Karena itu, keberadaan daratan baru tersebut perlu tetap dipantau untuk mengetahui perkembangan aktivitas vulkanik di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Fenomena ini menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dapat memengaruhi bentuk bentang alam di sekitarnya.

Namun, informasi mengenai kemungkinan terbentuknya gunung api baru masih membutuhkan pemantauan dan kajian lebih lanjut.

Penulis : Soni Tarsoni

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
Kondisi Terbaru Dede Sunandar Usai Pingsan Dipukul Vicky Prasetyo
1 Oktober 2026 Hari Apa? Ini Hari Penting dan Status Liburnya
Guruh Soekarnoputra Wafat, Ini Jejak Seni dan Politiknya
Polsek Cilawu Pasang Traffic Mirror di 3 Tikungan Rawan Blind Spot
Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi
Amanda Rigby Jadi Sorotan, Ini Profil Amanda Lintang Larasati yang Dikaitkan dengan Andre Taulany

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:48 WIB

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kondisi Terbaru Dede Sunandar Usai Pingsan Dipukul Vicky Prasetyo

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

1 Oktober 2026 Hari Apa? Ini Hari Penting dan Status Liburnya

Sabtu, 26 September 2026 - 16:26 WIB

Guruh Soekarnoputra Wafat, Ini Jejak Seni dan Politiknya

Berita Terbaru

Polsek Tarogong Kidul mengamankan dua terduga pelaku curanmor yang diduga terlibat dalam delapan TKP.

Uncategorized

GPS Bantu Polisi Ungkap Dugaan 8 TKP Curanmor di Garut

Minggu, 8 Nov 2026 - 04:28 WIB